Tradisi Rakyat Bali

Tradisi Rakyat Bali

Share

informasi menarik seputar Tradisi, Budaya dan Kehidupan di Bali. Video Original dari Team TRB

02/10/2026

Kemarau panjang

29/09/2026

Dumogi amor ing acintya

Nama I Gede Selamet menjadi perhatian publik setelah dirinya menjadi korban dugaan pembakaran di Desa Muncan, Kecamatan Selat, Karangasem. Namun di balik peristiwa tragis tersebut, Selamet merupakan seorang pemuda asal Banjar Dinas Susut yang sehari-hari bekerja sebagai sopir truk.

Selamet berusia 21 tahun dan merupakan warga Desa Muncan, Kecamatan Selat, Karangasem. Ia menjalani kehidupannya sebagai seorang pekerja yang menggantungkan penghasilan dari pekerjaannya sebagai sopir truk.

Kehidupan Selamet berubah drastis pada Jumat (18/9/2026). Ia mengalami luka bakar serius dalam sebuah peristiwa yang diduga melibatkan atasannya, I Putu Cahyadi Putra (37).

Peristiwa tersebut disebut bermula dari persoalan uang setoran. Selamet sebelumnya tidak bekerja selama beberapa hari karena sakit sehingga terjadi persoalan terkait setoran dari truk yang dikemudikannya.

Setelah kejadian, Selamet berusaha keluar dari kamar dengan kondisi tubuh terbakar dan meminta pertolongan. Warga kemudian memberikan pertolongan dan membawanya untuk mendapatkan penanganan medis sebelum akhirnya dirujuk ke RSUP Prof Ngoerah Denpasar.

Di rumah sakit, perjuangan Selamet berlangsung selama sekitar sepekan.

Dokter menemukan luka bakar yang jauh lebih luas dibandingkan perkiraan awal. Sekitar 68 persen bagian tubuh Selamet mengalami luka bakar, mulai dari wajah, leher, dada, punggung, kedua tangan hingga kedua kaki.

Selamet juga mengalami trauma inhalasi karena menghirup uap panas. Kondisi tersebut menyebabkan saluran pernapasan dan jaringan paru-parunya mengalami kerusakan.

Tim medis RSUP Prof Ngoerah melakukan berbagai upaya untuk mempertahankan kondisinya, termasuk memberikan bantuan ventilator, cairan, antibiotik serta melakukan perawatan luka dan tindakan medis lainnya. Selamet juga sempat menjalani dua kali operasi.

Di tengah perjuangan tersebut, persoalan biaya pengobatan turut menjadi beban bagi keluarga.

Hingga Kamis (24/9/2026), biaya perawatan Selamet disebut telah mencapai Rp88 juta. Donasi dari masyarakat dan relawan terkumpul sekitar Rp35 juta, sementara Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka juga memberikan bantuan Rp25 juta yang langsung masuk ke rekening RSUP Prof Ngoerah.

Bantuan tersebut menjadi bagian dari solidaritas berbagai pihak terhadap Selamet dan keluarganya. Namun kondisi Selamet terus memburuk akibat luasnya luka bakar serta kerusakan pada saluran pernapasan dan paru-paru.

Pada Jumat (25/9/2026) pagi, perjuangan Selamet akhirnya berakhir.

Kepala ICU RSUP Prof Ngoerah, dr. Putu Kurniyanta, menjelaskan kondisi Selamet sejak awal memang sudah kritis. Tim medis sempat melakukan upaya resusitasi ketika kondisinya memburuk, tetapi tidak mendapatkan respons. Selamet dinyatakan meninggal dunia pukul 07.51 Wita.

Kabar meninggalnya Selamet kemudian diterima Perbekel Desa Muncan I Wayan Tunas dari pihak keluarga sekitar pukul 08.30 Wita.

Jenazah Selamet masih berada di RSUP Prof Ngoerah. Pihak keluarga masih berembuk mengenai waktu pemulangan ke Desa Muncan.

Bagi masyarakat Muncan, Selamet bukan sekadar nama yang muncul dalam pemberitaan setelah kasus tersebut terjadi. Ia adalah seorang pemuda desa yang menjalani kesehariannya sebagai sopir truk, sebelum sebuah peristiwa mengubah hidupnya dan membawanya pada perjuangan panjang di ruang perawatan.

Kini perjuangan itu telah selesai.

Amor Ing Acintya.

Selamat jalan, I Gede Selamet.

Sumber telusur bali
(TB)

21/09/2026
13/09/2026

Semangat megae

12/09/2026

Melayani Rekaman Gamelan dan Tari seluruh Bali.
Konsep rekaman gamelan bisa rekaman audio saja, maupun lengkap dengan live video.nya. whatsapp 081915715383

10/09/2026

Apakah Panel Surya menimbulkan efek rumah kaca pada bumi?

08/09/2026

Cerah...

08/09/2026

Selamat Pagi Baliku

Want your establishment to be the top-listed Arts & Entertainment in Buleleng?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Category

Telephone

Address


Buleleng

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Tradisi Rakyat Bali posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Subscribe

We will notify you when anything happens in Buleleng.