Trending Top 8
#videoviral
#beritaterkini
#beritaviral
#beritatrending
#trendingtop8
BOOM...!!!
TAK ADA AMNESTI PAJAK SEPERTI JABAR, JATENG DAN BANTEN, WARGA JATIM MEMBAKAR MOBIL USANGNYA
Salah satu warga jatim nekat membakar mobilnya yang usang karena kesal pemerintah jawa timur tak kunjung memberikan program pemutihan terhadap pajak kendaraan bermotor (PKB) seperti yang dilakukan oleh memerintah jawa barat , jawa tengah dan banten
Lucunya pemilik mobil megatakan "jika di dunia ini pajaknya tak mendapat pemgampunan biar tuhan saja yang mengampuni" sembari di sambut tertawa oleh pengambil video tersebut
Ada ada aja ya hehehehe
BOOM...!!!
WILLIE SALIM DI TUNTUT GELAR TEPUNG TAWAR
Buntut Konten Rendang Di BKB, Sultan Palembang Tuntut Wilie Salim Gelar Tepung Tawar , jika tidak sanggup maka seluruh masyarakat adat palembang mengutuk dan melarang WS datang di tanah palembang (24/3/2025)
Kesultanan Palembang Darussalam secara resmi mengeluarkan maklumat sikap tegas terhadap konten kreator Willie Salim terkait video viral masak rendang di Benteng Kuto Besak (BKB) yang dinilai telah mencemarkan martabat budaya Palembang.
Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Raden Muhammad Fauwaz Diradja, S.H. M. Kn. dalam pernyataannya menegaskan, Budaya semon (malu) yang menjadi ciri khas Wong Palembang telah dinodai oleh konten tidak bertanggung jawab ini.
BOOM...!!!
DETIK DETIK POLISI RINGKUS BEGAL
Aksi dramatis penangkapan dua begal motor terjadi di Dringu, Kabupaten Probolinggo viral di media sosial. Dalam penangkapan itu, polisi melepaskan tembakan.
Peristiwa ini terjadi di jalan raya masuk Desa Sebaung, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Sabtu (22/3/2025).
Dalam video yang beredar, anggota Polsek Dringu tampak menodongkan senjata api kepada seorang pelaku diduga begal di jalanan.
Tampak pria yang diduga begal itu, meminta ampun setelah anggota polisi menembak salah satu temannya yang telah tersungkur karena ditembak. Pelaku yang meminta ampun itu pun memilih menyerah.
Kasatreskrim Polres Probolinggo AKP Putra Adi Fajar Winarsa membenarkan peristiwa tersebut. Sedangkan anggotanya yang menembak dua begal bernama Aipda Andi Muhyeni.
Fajar menambahkan para pelaku ditembak karena melawan dengan celurit saat hendak ditangkap. Karena membahayakan, petugas langsung memberi tindakan tegas terukur.
"Tindakan (tembakan) terukur dari petugas langsung mengenai betis dua pelaku sehingga membuatnya tersungkur. Kedua pelaku sempat dibawa ke puskesmas dan saat ini ditahan di Polsek Gending," kata Fajar, Sabtu (22/3/2025).
Setelah mengamankan kedua pelaku, lanjut Fajar, pihaknya kemudian mengamankan beberapa barang bukti dan melakukan olah TKP.
"Di antaranya ada sepeda motor yang dikendarai kedua pelaku dan dua senjata tajam jenis celurit yang dibawa pelaku saat melangsungkan aksinya. Saat ini kami masih mengembangkan kasus ini," ungkap Fajar.
"Untuk modus operandi dan identitas kedua pelaku menyusul ya, karena masih belum dapat laporan dari penyidik. Termasuk juga hasil pengembangan pelaku ini sudah beraksi dimana saja, mohon waktu," pungkasnya.
21/03/2025
MARI BERTANI SEDARI MUDA , AGAR KITA BISA SWASEMBADA
20/03/2025
BOOM...!!!
FOTO IKONIK TAHUN INI
Foto yang akan jadi ikon perjuangan mahasiswa yang berunjuk rasa menuntut di batalkannya UU TNI
20/03/2025
BOOM...!!!
HEBOH PENIKAHAN DENGAN MAHAR 1 MILIAR
Warga Lamongan dan Gresik, Jawa Timur, Rabu (19/3/3025) dikejutkan pernikahan Syaiful Naziq (44) warga Lamongan dengan Aminatus Sholikah (32), pegawai Pemerintah Kabupaten Gresik dengan mahar uang tunai Rp 999.999.999 atau Rp 1 Miliar kurang 1 rupiah.
Nilai mahar yang diberikan kepada nenpelai putri warga Banjarsari, Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik itu dinilai fantastis.
Mempelai putri, Aminatus Sholikah, lahir di Surabaya pada 1 Mei 1993. Ia bekerja sebagai pegawai di lingkungan Pemkab Gresik. Ia dipersunting seorang wiraswastawan, Syaiful Naziq, pria kelahiran Lamongan pada 22 Mei 1981.
Prosesi pernikahan berlangsung khidmat dengan melibatkan wali hakim, dihadiri keluarga dan kerabat dekat.
Dalam surat permohonan wali hakim yang diajukan, Aminatus Sholikah mengungkapkan keinginannya menikah dengan Syaiful Naziq dengan mahar berupa uang tunai Rp 999.999.999.
Pernikahan dengan mahar tinggi itu menjadi simbol penghormatan dan kesungguhan mempelai pria
Nurqomar Hadi, penyuluh agama Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sarirejo Lamongan menuturkan kedua calon mempelai telah melengkapi berkas di KUA Sarirejo.
Akad nikah berlangsung Rabu (19/3/2025) bertepatan hari ke-19 puasa Ramadhan.
Sumber: Detak Pos
BOOM...!!!
TIM DVI POLDA LAMPUNG BEBERKAN PENYEBAB KEMATIAN 3 ANGGOTANYA
Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Lampung telah mengungkap hasil otopsi terhadap tiga polisi yang tewas dalam insiden penembakan saat menggerebek arena sabung ayam.
Vice Commander DVI Polda Lampung, AKBP Legowo, menjelaskan bahwa proses otopsi berlangsung selama 12 jam, dimulai dari Selasa (18/3/2025) pukul 02.00 WIB hingga 12.00 WIB.
Untuk AKP (anumerta) Lusiyanto, terdapat lubang bekas peluru dari arah depan di dada kanan," ungkap Legowo di RS Bhayangkara.
Lebih lanjut, Legowo menambahkan bahwa dalam otopsi juga ditemukan proyektil peluru yang berada di rongga dada sebelah kiri.
Sementara itu, untuk Aipda (anumerta) Petrus Apriyanto, ditemukan lubang bekas luka peluru dengan arah dari depan, tepat di mata sebelah kiri.
"Dan saat otopsi, proyektil ditemukan di tempurung kepala," jelasnya.
Briptu (anumerta) Ghalib Surya Ganta juga mengalami luka tembak, dengan lubang bekas peluru berada di sisi kiri bibir yang menembus rongga mulut.
Proyektil peluru tersebut ditemukan di tempurung kepala dan tenggorokan, atau berada di bagian belakang kepala.
Sumber : (kompas)
18/03/2025
BOOM...!!!
TIGA ANGGOTA POLRES WAY KANAN GUGUR DALAM TUGAS
Tiga anggota Polres Way Kanan, Lampung,dinyatakan meninggal dunia karena ditembak saat menjalankan tugas menggerebek perjudian sabung ayam. Ketiga korban diduga ditembak oleh pemilik tempat sabung ayam.
Dilansir detikSumbagsel, peristiwa ini terjadi di Kampung Karang Manik, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan, Lampung, pada Senin (17/3/2025) pukul 16.50 WIB.
Adapun identitas ketiga korban adalah Iptu Lusiyanto, Bripka Petrus, serta Bripda Ghalib. Ketiganya diduga ditembak oleh pelaku di bagian kepala hingga meninggal dunia.
Dikonfirmasi terkait peristiwa itu, Kapolres Way Kanan AKBP Adanan Mangopang belum memberikan keterangan meski telah dihubungi melalui pesan WhatsApp di nomor pribadinya.
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Yuni Iswandari pun belum memberikan keterangan resmi terkait meninggalnya tiga polisi tersebut.
Saat ini, ketiga jasad korban masih dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk dilakukan proses autopsi.
BOOM...!!! 😢
PAHLAWAN DEVISA MENJADI KORBAN KEKERASAN MAJIKAN
Nasib buruk di alami Seorang TKW asal Sukabumi Jawa Barat berinisial SU
Dia mengaku sering mendapat tindakan kekerasan dari majikannya
SU membagikan video ini dan meminta bantuan kepada siapapun agar bisa membantu dia pulang ke tanah air
semoga pihak terkait segera membantu pemulangan dan menjamin keselamatannya
BOOM...!!!
PERTAMINA MEMASTIKAN PERTAMAX BERKUALITAS
Setelah kasus pengoplosan yang diduga dilakukan pertamina viral ,kini SPBU mulai berbenah , setiap hari pegawai memeriksa kualitas dan kelayakan konsumsi bagi kendaraan
Apakah yang di lakukan SPBU cukup efektif untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat yang terlanjur kecewa dengan pemberitaan dan dugaan praktek pengoplosan yang beredar
BOOM ...!!!
MENANYAKAN SURAT PERINTAH TUGAS SAAT RAZIA
Bolehkah Bertanya Surat Tugas Saat Ada Razia Kendaraan ?
Ini Kata Polisi :
pengendara boleh bertanya surat tugas kepada polisi saat kena razia.
*)Namun, sebaiknya hak itu tidak disalahgunakan untuk mencari-cari alasan ketika pengendara terbukti melanggar aturan dan ingin menghindari hukum yang berlaku.
Surat perintah tugas kepolisian saat razia di jalan harus memenuhi ketentuan sebagai berikut:
1. Tercantum penanggung jawab
2. Tercantum daftar polisi atau Penyidik pegawai Negeri Sipil di Bidang Lalu Lintas dan angkutan Jalan yang melakukan pemeriksaan
3.Sesuai dengan pasal 15 ayat (1) PP No 80 tahun 2012 tentang tata cara pemeriksaan kendaraan bermotor di jalan (sumber: google)
BOOM...!!!
PEMUDA DI MADURA MENGANIAYA IBU KANDUNGNYA
Seorang anak muda berusia 23 tahun di bangkalan ,madura di ringkus polisi karena menganiaya ibu kandungnya sendiri yang berusia 57 tahun hanya gara gara tak di kasih uang , pemuda durhaka itu juga sempat mau menjual sepeda milik ibunya namun dilarang
Sebelumnya pemuda dengan inisial FZ ini juga pernah dilaporkan ke polisi dengan kasus yang sama namun laporan di cabut olen ibunya
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Website
Address
Citra Raya Boulevard
Tangerang
17510