Project Multatuli
Sebuah inisiatif jurnalisme yang ingin melayani publik dengan mengangkat suara-suara terpinggirkan,
Untuk yang di Makassar.
13/05/2026
Mikroplastik tak lagi hanya mengotori laut dan sungai. Ia kini ditemukan dalam darah, urine, feses, sperma, bahkan air ketuban.
Partikel yang lebih tipis dari sehelai rambut itu masuk ke tubuh kita lewat udara yang kita hirup, makanan yang kita makan, pakaian yang kita pakai, hingga kemasan yang kita gunakan setiap hari.
Indonesia bukan hanya menghasilkan jutaan ton sampah plastik setiap tahun tetapi juga masih mengimpor sampah plastik hingga pakaian bekas. Begitu juga produksi pakaian sintetis dalam skala besar yang masih tinggi.
Di sisi lain, kemampuan daur ulang masih rendah. Begitu juga regulasi pengelolaan sampah plastik dan tanggung jawab produsen.
Liputan ini adalah kolaborasi lintas-negara Asia Pasifik bertajuk “Following the Fumes” yang didukung Earth Journalism Network.
Baca selengkapnya di projectmultatuli.org
📷: Husna Hayati, Dhanny Sanjaya
13/05/2026
Setelah ratusan triliun digelontorkan untuk IKN, gugatan uji materi UU IKN resmi ditolak MK, Jakarta masih sah jadi ibu kota negara.
Entah bagaimana nasib IKN ke depan. Satu hal yang jelas dan terlihat bentuknya: dampak dari ambisi pribadi seorang presiden itu tak cuma ditanggung oleh dirinya sendiri.
Jadi, ibu kota baru untuk siapa?
IbuKotaBaruUntukSiapa Ibu Kota Nusantara (IKN) mengumbar banyak janji manis, utamanya pemerataan pembangunan. Tetapi benar kah begitu kenyataannya? Serial ini menyoroti proyek IKN dibangun di atas peminggiran dan eksploitasi ruang hidup masyarakat setempat, proses kebijakan yang ugalan-ugalan termasuk pembuatan undang-un
Pernyataan dari Novel Baswedan, mantan penyidik KPK yang pernah menjadi korban penyiraman air keras.
Ia menekankan pentingnya peradilan untuk berpihak pada korban.
🎥: Adrian Mulya
12/05/2026
Hanya ada satu kata untuk kawan-kawan semua yang tahu dan membaca Project Multatuli. Beli!
Buku ini kami dedikasikan untuk dijual. Agar kami punya pendapatan baru, dan bisa membuat liputan-liputan baru tentang mereka yang dipinggirkan.
12/05/2026
Setiap detik yang terjadi pada Mei 1998 menjadi catatan abadi di ingatan yang dipendam ayah dan ibu Inda. Inda tidak pernah benar-benar tahu apa yang sepenuhnya dialami dan dirasakan orangtuanya, hanya sependek kepingan cerita tentang kakak sepupunya itu.
Seturut dengan keterbatasan perasaan itu, Inda justru tumbuh dengan memendam marah, bingung, dan begitu penasaran tentang apa yang sebenarnya terjadi. Ini yang lalu membuatnya tertarik untuk mendalami informasi dari berbagai buku, artikel, serta film mengenai 1998.
Berbagai referensi yang didapat membuatnya berpikir, “Oh separah itu, ya?”
Lalu, memaklumi kekhawatiran orangtuanya, “Ya, wajar, kalau aku hidup di zaman itu pun mungkin aku sikapnya akan berbeda ke anak aku.”
Namun, ia tetap mempertanyakan, “Kenapa, harus Chinese?”
“Jadi, sampai sekarang aku butuh jawaban gitu sebetulnya.”
Belum Kunjung Usai: Generasi Muda dan Warisan Trauma Orde Baru Seperti harta dan utang, apakah trauma juga dapat kita wariskan? Inda: Mencari Jawaban Atas Ketakutan Inda (26), tumbuh besar dengan banyak kekangan. Ia melihat orangtuanya selalu merasa tak aman lantas menjadi protektif. Inda tidak diizinkan untuk berteman dekat apalagi menjalin hubungan de
11/05/2026
Buat teman-teman yang ada di Makassar dan sekitarnya, mari kita bersua lagi di Makassar International Writers Festival (MIWF), 14-17 Mei 2026.
Project Multatuli akan ada beberapa acara di sana. Lebih lengkapnya bisa lihat di slide demi slide konten ini. Seperti tahun-tahun sebelumnya, kami juga akan ada booth di sana.
Jadi, Sampai bersua di Benteng Rotterdam, Makassar.
11/05/2026
Di rumah keluarga Dinar, atau yang dikenal sebagai Haji Nare, pengetahuan menenun diwariskan. Perempuan asal Desa Sempange, Kecamatan Tanasitolo, Kabupaten Wajo, ini tak lagi duduk saban hari di kursi penenun. Usia, banyaknya pesanan, serta tanggung jawab rumah tangga membuatnya beralih peran. Kini Haji Nare lebih banyak mengatur alur kerja, menjaga kualitas, dan merawat relasi.
Perempuan Wajo Menjaga Napas Sutra Di rumah keluarga Dinar, atau yang dikenal sebagai Haji Nare, pengetahuan menenun diwariskan. Perempuan asal Desa Sempange, Kecamatan Tanasitolo, Kabupaten Wajo, ini tak lagi duduk saban hari di kursi penenun. Usia, banyaknya pesanan, serta tanggung jawab rumah tangga membuatnya beralih peran. Kini
08/05/2026
Sidang peradilan militer kasus penyiaraman air keras terhadap Andrie Yunus berjalan dengan cepat. Pekan ini, sidang berlangsung dua kali: pemeriksaan saksi lapangan dan ahli.
Pengadilan juga ingin memaksa korban untuk dihadirkan di persidangan. Padahal sejak awal proses penyidikan, sebelum kasus dilimpahkan ke pengadilan, korban sama sekali tidak dimintai keterangan.
Tim Advokasi untuk Demokrasi mencatat setidaknya ada enam kejanggalan dari persidangan di pengadilan militer tersebut.
📷: Rangga Firmansyah
07/05/2026
Tak semua orang paham hukum. Tapi, setiap orang berhak mendapatkan perlakuan yang adil di hadapan hukum.
Makanya ada konsep bantuan hukum yang bisa diberikan bagi kita yang hak-haknya dilanggar dan tak memiliki sumber daya untuk melakukan advokasi.
Sedikit informasi tentang bantuan hukum ini mungkin bisa berguna buat warga-wargi.
07/05/2026
Lagi ramai soal homeless media yang banyak diklaim bekerja sama dengan Bakom RI. Ini berita soal media konvensional yang juga sedang ada upaya untuk ditundukan: redaksi rutin ditelepon pejabat, berita diminta turun, bisnis media diancam, hingga ada manuver politik untuk menyetir pemberitaan.
Dead Press Society: Saat Hari-Hari Kembali Penuh Omong Kosong Jokowi pakai orang tertentu buat mengawasi ruang redaksi dari luar; sekarang orang-orang Prabowo sudah masuk ke ruang redaksi, mengawasi dari dalam.
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Contact the business
Website
Address
Damar Kencana, BSD City
Tangerang
15318