Kholish Optik

Kholish Optik

Share

Terimakasih telah mempercayakan masalah mata dan kacamata nya di KHOLISH OPTIK

21/06/2026

Bertahun-tahun hidup dalam kerinduan, akhirnya sebuah pesan terkirim...

"Apakah benar kamu Adi?"

Di sisi lain, seorang pria yang telah lama meninggalkan masa lalunya kini harus menghadapi kenyataan yang tak pernah ia bayangkan.

Akankah Adi menerima ibunya kembali?
Ataukah luka lama terlalu dalam untuk dimaafkan?

Saksikan kelanjutannya di Part 2.

19/06/2026

Usia 4 tahun, Adi harus merelakan ibunya pergi ke Taiwan untuk bekerja.

Ia ditinggalkan bersama neneknya yang sudah tua di sebuah rumah sederhana. Untuk bertahan hidup, mereka sering mencari sayuran sisa di pasar yang sudah sepi agar bisa makan dan melanjutkan hari esok.

Tahun demi tahun berlalu, tetapi ibunya tak pernah memberi kabar.

Adi hanya mengenal sosok ibunya melalui sebuah foto lama yang selalu ia simpan.

Saat usianya 9 tahun, cobaan terbesar datang. Nenek yang selama ini merawat dan menyayanginya meninggal dunia.

Sejak saat itu, Adi hidup sebatang kara.

Namun hidup yang keras tidak membuatnya menyerah. Dengan tekad, kerja keras, dan doa, Adi terus melangkah hingga berhasil mengubah nasibnya.

Kisah ini mengajarkan bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti berjuang.

❤️ Jangan lupa doakan nenek Adi.

19/06/2026

Di mata banyak orang, Ani memiliki segalanya.

Uang, kemewahan, dan kehidupan yang terlihat sempurna.

Namun tak ada yang tahu, di balik senyumnya tersimpan sebuah rahasia besar.

Seminggu lalu, seorang pria yang tulus melamarnya di tengah makan malam romantis. Untuk pertama kalinya, Ani merasa dicintai apa adanya.

Tetapi pria itu tidak mengetahui masa lalu yang selama ini disembunyikan Ani.

Kini Ani harus memilih...

Berkata jujur dan mungkin kehilangan orang yang dicintainya, atau mempertahankan kebohongan dan hidup dalam penyesalan.

Menurut kalian, apa yang seharusnya dilakukan Ani?

18/06/2026

Jangan pernah meremehkan amanah dan kepercayaan.
Uang yang hilang masih bisa dicari, tetapi kepercayaan yang rusak sangat sulit diperbaiki. Semoga kisah ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu jujur, bertanggung jawab, dan menghargai hak orang lain. 🙏✨

18/06/2026

Pak Sholeh hampir kehilangan segalanya karena hutang. Dalam keputusasaan, ia mencari jalan pintas lewat sebuah jimat.

Warungnya mendadak ramai, uang datang bertumpuk, mobil mewah, rumah megah, hingga hidup bergelimang harta.

Tapi saat ia membuka mata...

Semua itu ternyata hanya mimpi.

Kadang kita terlalu sibuk mencari jalan cepat, padahal keberhasilan sejati datang dari kerja keras, doa, dan kesabaran.

❤️ Jangan tinggalkan proses demi jalan pintas.

18/06/2026

Hari ini Raka membaca kembali surat terakhir dari ibunya...

Tak ada suara, tak ada pelukan, tak ada nasihat yang bisa ia dengar lagi.

Yang tersisa hanyalah selembar kertas tua, foto kenangan, dan rindu yang tak pernah benar-benar hilang.

Kadang kita baru menyadari betapa berharganya seseorang setelah ia tak lagi ada di samping kita.

Jika hari ini ibumu masih ada, peluklah beliau.
Jika masih bisa mendengar suaranya, dengarkanlah.
Jika masih bisa membuatnya tersenyum, lakukanlah.

Karena ada banyak anak di luar sana yang rela menukar apa pun, hanya untuk bisa berbicara dengan ibunya sekali lagi.

❤️ Ibu mungkin telah pergi, tapi cintanya akan tetap hidup di hati anaknya selamanya.

17/06/2026

Setiap pagi Pa Kunto mengayuh sepeda tuanya menyusuri jalan kampung. Dengan keranjang penuh mainan dan senyum yang tak pernah hilang, ia mencari rezeki halal untuk keluarganya.
Tak peduli panas matahari atau dagangan yang kadang tak laku, Pa Kunto tetap semangat. Karena ia tahu, di rumah ada istri yang setia menunggu dan seorang anak yang sedang berjuang meraih masa depan melalui pendidikan.
Mungkin sepeda itu sudah tua. Mungkin penghasilannya tak menentu. Namun cinta seorang ayah selalu lebih kuat daripada segala keterbatasan.
Semoga setiap kayuhan Pa Kunto menjadi jalan menuju kebahagiaan dan keberhasilan anak yang ia perjuangkan setiap hari. ❤️"

❤️🙏

17/06/2026

Malam itu ia tertawa paling keras.

Dikelilingi teman-teman, musik yang riuh, dan suasana yang terlihat sempurna. Semua orang mengira ia bahagia.

Namun saat pintu kamar tertutup dan tidak ada lagi sorak sorai, yang tersisa hanyalah kesunyian.

Kadang kita mencari kebahagiaan di banyak tempat, berlari dari satu keramaian ke keramaian lain, berharap hati yang kosong bisa terisi.

Sampai akhirnya sadar...

Yang hilang bukanlah hiburan.
Yang hilang adalah ketenangan.

Karena tidak semua senyum berarti bahagia, dan tidak semua keramaian mampu mengusir sepi.

Semoga siapa pun yang sedang mencari kebahagiaan, menemukan jalan pulang yang sesungguhnya.
🤲❤️

17/06/2026

Di balik senyum seorang anak, sering ada perjuangan yang tidak banyak orang ketahui.

Adi, anak sederhana yang sepulang sekolah berjualan kacang kwaci dan permen di stasiun demi membantu ibunya. Namun keterbatasan tidak pernah menghalangi semangatnya untuk belajar dan berprestasi.

Hari ini bukan hanya hari ulang tahunnya, tetapi juga hari dimana Adi merasakan betapa berharganya persahabatan dan kasih sayang dari orang-orang di sekitarnya.

Teman-teman seangkatannya, para guru, dan orang-orang yang peduli hadir memberikan kejutan sederhana yang membuat hari itu menjadi begitu istimewa.

Karena terkadang, hadiah terindah bukanlah barang yang mahal, melainkan perhatian, doa, dan kebersamaan dari orang-orang yang tulus menyayangi kita.

Selamat ulang tahun, Adi. Teruslah bermimpi, teruslah berjuang, dan jangan pernah berhenti menjadi anak yang membanggakan.

❤️ Dari kesederhanaan lahir keteguhan.
❤️ Dari perjuangan lahir prestasi.
❤️ Dari kebaikan lahir harapan.

16/06/2026

Di tengah derasnya arus perkembangan zaman, masih ada kebahagiaan sederhana yang tak bisa dibeli dengan apa pun. Tawa lepas anak-anak yang bermain dan mandi di sungai bersama teman-temannya menjadi pemandangan yang begitu indah dan menenangkan. Tidak ada gadget canggih, tidak ada permainan mahal, hanya air sungai yang jernih, alam yang asri, serta persahabatan yang tulus.

Bahkan kerbau yang sehari-hari membantu para petani pun ikut menjadi bagian dari cerita. Mereka mandi bersama, bercanda, bermain air, dan menikmati waktu tanpa beban. Mungkin bagi sebagian orang ini terlihat biasa, tetapi di balik kesederhanaan itu tersimpan kenangan yang akan selalu hidup hingga mereka dewasa nanti.

Inilah potret masa kecil yang sesungguhnya. Belajar mencintai alam, menghargai kebersamaan, dan menemukan kebahagiaan dari hal-hal yang paling sederhana. Semoga tawa mereka hari ini menjadi kenangan indah yang akan selalu mereka rindukan di masa depan. Karena sejatinya, masa kecil yang bahagia bukan tentang apa yang dimiliki, melainkan tentang momen-momen sederhana yang dijalani dengan penuh keceriaan dan kebersamaan. 🌿🐃💦❤️

Want your practice to be the top-listed Clinic in Sumedang?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Category

Telephone

Website

Address


Mayor Abdurachman No 184
Sumedang
45322

Opening Hours

Monday 08:00 - 20:30
Tuesday 08:00 - 20:30
Wednesday 08:00 - 20:30
Thursday 08:00 - 20:30
Friday 08:00 - 20:30
Saturday 08:00 - 20:30
Sunday 08:00 - 20:30