Galeri NU dan Banomnya
• INFO KEGIATAN NAHDLATUL ULAMA DAN BANOM-BANOMNYA
• BERKHIDMAT UNTUK AGAMA DAN BANGSA
• MENGABDI KEPADA NU DAN KIYAI
19/05/2026
Selesai latihan langsung nongkrong.
~Para Petarung Pagar Nusa NU
Fatayat Eksis
19/05/2026
Banser Mantap Salam Satu Komando‼️
19/05/2026
اِنَّ فِيْ الصَّدَقَاتِ خَمْسَ خِصَالٍ
“Sesungguhnya dalam shodaqoh itu ada lima kebaikan.”
1. Shodaqoh Menambah Harta
الأول تَزِيْدُهُمْ فِىْ اَمْوَالِهِمْ
“Pertama, shodaqoh dapat menambah harta dan keberkahan rezeki.”
2. Shodaqoh Sebagai Obat
الثَّانِيْ دَوَاءٌ لِلْمَرَضِ
Kedua, shodaqoh dapat menjadi lantaran kesembuhan dari penyakit.
3. Shodaqoh Menolak Bala
الثَّالِثُ يَرْفَعُ اللّٰهُ تَعَالٰى عَنْهُمُ الْبَلَاءَ
Ketiga, shodaqoh mampu menghilangkan dan menolak bencana.
4. Shodaqoh Mempercepat di Shirathal Mustaqim
الرَّابِعُ يَمُرُّوْنَ عَلٰى الصِّرَاطِ كَاالبَرْقِ الْخَاطِفِ
Manfaat keempat, di hari kiamat kelak orang yang gemar bershodaqoh akan melewati shirathal mustaqim dengan cepat, seperti burung alap-alap yang menyambar.
5. Shodaqoh Jalan Masuk Surga
الخَامِسُ يَدْخُلُوْنَ الْجَنَّةَ بِغَيْرِ حِسَابٍ وَلَا عَذَابٍ
Adapun yang kelima, shodaqoh menjadi jalan bagi seorang hamba untuk masuk surga tanpa hisab dan tanpa siksa.
(KITAB DURROTUN NASIIHIN)
19/05/2026
[KISAH]
Aisyah al-Marwaziyah — Wali Perempuan yang Dermawan
Nama lengkapnya ‘Aisyah binti Ahmad ath-Thawwil al-Marwaziyyah. Istri dari Abdul Wahid as-Sayyari (w. 375 H), seorang sufi dan muhaddits. Imam Abu Abdurrahman as-Sulami dalam Thabaqat ash-Shufiyyah (Beirut, Dar al-Kutub al-Ilmiyah, 1998: 330) dan Imam Abu Na’im al-Asfahani dalam Hilyatul Auliya (Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyah, 1988: X/380) menyebut nama Abdul Wahid bin Ali as-Sayyari beberapa kali dalam mata rantai periwayatan hadits, khususnya pada bagian yang membahas tentang Abul Abbas al-Qasim as-Sayyari.
Dalam catatan Abu Abdurrahman as-Sulami, ‘Aisyah merupakan perempuan yang memiliki keutamaan dan sangat rajin dalam beribadah. Ia memiliki kedudukan spiritual yang tinggi, bahkan sulit untuk dicari sosok yang sebanding dengannya. As-Sulami mengatakan:
“Tidak ada di masanya orang yang memiliki keadaan spiritual lebih bagus darinya, dan tidak ada yang lebih lembut jalannya dalam tasawuf.”
'Aisyah al-Marwaziyah sangat terkenal kedermawanannya. Ia senang menghabiskan beribu-ribu dirham untuk orang-orang yang membutuhkan, termasuk para sufi yang sedang melakukan perjalanan. Kedermawanannya ini tercatat dalam kitab Thabaqatush Shufiyyah karya Imam Abu Abdurrahman as-Sulami.
Perempuan mulia ini meninggalkan warisan spiritual yang dalam. Namanya tercatat dalam ensiklopedi biografi wali-wali besar. Sayangnya, hari kewafatannya tidak diketahui pasti. Yang jelas ‘Aisyah al-Marwaziyah hidup di abad ke-4 Hijriyah, sama seperti suaminya Abdul Wahid bin Ali as-Sayyari yang wafat pada tahun 375 H. Wallahu a'lam
18/05/2026
Kader yang hebat itu bukan cuma pandai berorganisasi, tapi juga tau cara mencintai seni dan budaya...
Karena di setiap nada, tari, dan tradisi… ada jiwa yang terus dijaga agar tak hilang dimakan zaman ...
18/05/2026
Ada yang tahu beliau dinas dimana?..
Di Fatayat NU yang pasti!
Kebahagian Bersama Tumpah Ruah Kumpul Bareng Fatayat & Muslimat NU
18/05/2026
Para Penerus Perjuangan Mahbub Junaidi. Salam Pergerakan Sahabati!
18/05/2026
Pagar Nusa
Dalam setiap kuda-kuda ada keteguhan.
Dalam setiap jurus ada kesabaran.
Dan dalam setiap latihan, ada proses menempa diri agar lebih kuat tanpa harus merasa paling hebat.
Karena sejatinya, pendekar bukan mereka yang gemar mencari lawan, melainkan mereka yang mampu menaklukkan dirinya sendiri.
17/05/2026
Menjadi kader NU lewat IPPNU sebagai banomnya sejak di bangku sekolah menengah atas
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Website
Address
Sentolo