Aliansi Muda Pembelajar Risalah Islam
Menebar Manfaat, Mencerdaskan Umat, Menuju Generasi Tauhid.
Al-Mudarris adalah organisasi yang membina generasi muda Islam baik spiritual, moral, intelektual dan amal.
14/02/2022
Kajian Hijrah Cinta
REZEKI ITU PUNYA ALAMAT
Kalau rizqi itu diukur dari kerja keras...
maka kuli bangunan lah yg akan cepat kaya.
Jika rizqi itu ditentukan dr waktu kerja...
maka warung kopi 24 jam lah yg akan lbh mendapatkanya..
bahkan mungkin mampu mengalahkah KFC dan Mc. DONALD
Jika rizki itu milik orang pintar...
maka dosen yg bergelar panjang yg akan lbh kaya...
Jika rizqi itu karena jabatan...
maka presiden dan rajalah orang yg akan menduduki 100 orang terkaya di dunia..
Rizqi itu karena kasih sayang Allah.
" Mengejar rizqi, jangan mengejar jumlahnya, tetapi berkahnya."
( Ali bin Abi Thalib )
MESKIPUN LARI, RIZKIMU AKAN TETAP MENGEJARMU
“Kalaulah anak Adam lari dari rizqinya (untuk menjalankan perintah Allah) sebagaimana ia lari dari kematian, niscaya rizqinya akan mengejarnya sebagaimana kematian itu akan mengejarnya.” (HR Ibnu Hibban No. 1084)
Miskin kaya sudah ada yang mengaturnya.
ABDURRAHMAN BIN AUF SELALU GAGAL JADI ORANG MISKIN
Jika tiba-tiba kondisi ekonomi "down", dalem terhibur mengingat kisah bisnis Abdurrahman bin Auf, tentang investasinya membeli kurma busuk.
Suatu ketika Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam berkata, Abdurrahman bin Auf r.a akan masuk surga terakhir karena terlalu kaya.
Ini karena orang yang paling kaya akan dihisab paling lama.
Maka mendengar ini, Abdul Rahman bin Auf r.a pun berfikir keras, bagaimana agar bisa kembali menjadi miskin supaya dapat masuk syurga lebih awal.
Setelah Perang Tabuk, kurma di Madinah yang ditinggalkan sahabat menjadi busuk. Lalu harganya jatuh.
Abdurrahman bin Auf r.a pun menjual semua hartanya, kemudian memborong semua kurma busuk milik sahabat tadi dengan harga kurma bagus.
Semuanya bersyukur, Alhamdulillah, kurma yang dikhawatirkan tidak laku, tiba-tiba laku keras! Diborong semuanya oleh Abdurrahman bin Auf. Sahabat gembira.
Abdurrahman bin Auf r.a pun juga gembira.
Sahabat lain gembira sebab semua dagangannya laku.
Abdurrahman bin Auf r.a gembira juga, sebab berharap
jatuh miskin!
Masya Allah, hebat.
Coba kalau kita ? Usaha diuji dikit, udah teriak tak tentu arah.
Abdurrahman bin Auf r.a merasa sangat lega, sebab tahu akan bakal masuk surga dulu, sebab sudah miskin.
Namun, Masya Allah
Rencana Allah Subhanahu wa ta'ala itu memang terbaik...
Tiba-tiba, datang utusan dari Yaman membawa berita, Raja Yaman mencari kurma busuk.
Rupa-rupanya, di Yaman sedang berjangkit wabah penyakit menular, dan obat yang cocok adalah KURMA BUSUK !
Utusan Raja Yaman berniat memborong semua kurma Abdurrahman bin Auf r.a dengan harga 10 kali lipat dari harga kurma biasa.
Subhanalloh
Orang lain berusaha keras jadi kaya. Sebaliknya, Abdurrahman bin Auf berusaha keras jadi miskin tapi selalu gagal. Benarlah firman Allah:
"Wahai manusia, di langit ada rizqi bagi kalian. Juga semua karunia yang dijanjikan pada kalian " (Qs. Adz Dzariat, 22 )
Jadi, yang banyak memberi rizqi itu datangnya dari kurma yang bagus atau kurma yang busuk?
Allah Subhanahu wa ta'ala lah yang Memberi rizqi
"Dan Allah memberi rezeki kepada siapa yang di kehendaki-Nya tanpa batas
(QS.An-Nur[24]:38)
Semoga kisah ini dapat menyuntik kembali semangat dalam diri kita semua, yang sedang diuji dalam pekerjaan dan usaha kita, UNTUK LEBIH MENGUTAMAKAN URUSAN KEPADA ALLAH dibanding urusan dunia yang sementara ini...
*آمِــــــــــيْنَ يَا رَبَّ الْعَالَمِــــــــــيْنَ*
Seseorang didatangi temannya dengan menceritakan keburukan saudaranya sesama muslim. Maka ia berkata kepada temannya tersebut:
Engkau mendatangiku dengan tiga keburukan:
(1) Engkau membuatku benci kepada saudaraku,
(2) Engkau mengisi hatiku dengan kekosongan,
(3) Engkau mencap dirimu sendiri sebagai seorang penghasut/pengadu-domba.
------
Jadikanlah pertemuan kita dengan teman kita sebagai pertemuan yang penuh keberkahan.
Pertemuan yang saling mengingatkan untuk berbuat kebaikan. Yang saling berjumpa dan berpisahnya KARENA ALLAH.
Bukan perjumpaan yang menjadikan kita membuat dua orang muslim saling membenci dan bermusuhan;
bukan perjumpaan yang membuat hati kita maupun teman kita pada kelalaian (apalagi malah menjatuhkannya pada maksiat);
bukan perjumpaan yang dengannya justru menghinakan diri kita sendiri.
Tidakkah kita ingin menjadi seorang yang dinaungi Allah di hari kiamat?
وَرَجُلاَنِ تَحَابَّا فِي اللَّهِ اجْتَمَعَا عَلَيْهِ وَتَفَرَّقَا عَلَيْهِ
(yaitu) dua orang yang saling mencinta karena Allah, bertemu karenaNya dan berpisah karenaNya.
Semoga Allah memberi petunjuk pada hati, lisan dan perbuatan kita;
sehingga dengan petunjuk itu memberikan manfaat bagi diri kita; dan juga orang lain yang kita temui. Aamiin...
Hikmah Dari Musibah
SEBUAH musibah mampu mengeluarkan nilai-nilai ubudiyah doa yang selama ini terpendam. Dikatakan, “Maha suci Dzat yang telah mengeluarkan (ketulusan) doa dengan musibah.” Dalam atsar disebutkan, “Allah menurunkan ujian kepada seorang hamba yang salih dari hamba-hamba-Nya. Dan kepada para malaikat Dia berkata, ‘Agar Aku mendengar suaranya (doa dan permintaannya),.”
Faedah lainnya, dihancurkan kesombongan dan keangkuhan jiwa. Sebab, Allah berfirman, “Ketahuilah! Sesungguhnya manusia melampaui batas, karena dia melihat dirinya serba cukup.” (QS. Al-Alaq 6-7).
Musibah juga dapat mengunggah empati sesama manusia, semakin merekatkan rasa cinta antar sesama, dan saling mendoakan kepada yang sedang tertimpa. Karena manusiawi sekali jika seorang merasa terpanggil untuk bertanggung jawab dan mencintai orang yang sedang tertimpa musibah atau mendapat ujian.
Musibah itu akan membukakan mata mereka kepada hal yang lebih besar. Selama ini, mereka hanya melihat hal yang kecil dibandingkan dengan musibah lain yang lebih besar. Mereka menerima bahwa itu semua merupakan penebusan dosa dan kesalahan, sekaligus pahala dan ganjaran di sisi Allah. Jika umat manusia menyadari semua ini adalah buah yang bisa dipetik dari musibah, maka mereka akan menghadapinya dengan senang dan tenang.
“Sesungguhnya, hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (QS. Az-Zumar: 10).
بَارَكَ اللهُ فِيْك
29/05/2015
ngefans sama Rasulullah...
24/05/2015
Zaman nya online online.., katanya klo gak online gak eksis, gak Eksis masuk golongan purbakala.
Bisnismu mau eksis, mau bisnis bingung mau jualan apa..sudah punya online shop omsetnya masih gitu2 aja, cobain kesini aja.
Sabtu, 30 MEI'15 GRATISS! TERBATAS! Daftar di> http://yuk.bi/t18d5d
Samarinda Seminar Bisnis Gratis Buka Toko Online Langsung Laris Samarinda Seminar Bisnis Gratis Buka Toko Online Langsung Laris 14 Juni 2015, pembicara Jaya Setiabudi dan Budi Satria Isman.
14/05/2015
Free terbatas... Yuk Segera daftar...!!!
ASSALAMU'ALAIKUM..
ALMUDARRIS FRIENDLY MATCH
ayo brgabung dgn serunya prtndingan FUTSAL.
Senin, 20 April 2015
Jam 9, , BELATUK
ayo brsatu padu, SALAM AMD
Umar bin Khattab bertemu seorang penggembala kambing. Umar lalu meminta kepada penggembala itu untuk menjual satu kambing kepadanya. Penggembala itu mengatakan kambing itu bukan miliknya. Kambing itu milik majikannya.
Lalu Umar mengatakan, kenapa tidak kamu jual saja. Lagi p**a majikan kamu tidak tahu kalau kamu menjualnya. Jual saja kepadaku, dan kamu akan mendapatkan uang. Kurang lebih seperti itu kata Umar kepada lelaki tadi.
Kemudian apa yang terjadi? Lelaki itu menunjuk ke langit seraya berkata, “Lalu bagaimana dengan Allah? Bukankah Allah melihat semuanya? Umar pun terharu mendengar jawaban lelaki ini. Lalu Umar bergegas menemui majikan budak ini dan memerdekakannya.
Jika dzikr sudah mendarah daging, maka kejujuran dan takut kepada Allah akan memenuhi dada dada kita.
Karya barunya OASE Production .
Pesan untuk Pengguna Sosial Media .
kamu muslim yg S**a chat, fb-an, cek timeline. udah jadi media sosialita? kamu mesti cek video kreatif ini. kisah inspiratif orang yg ga punya satupun akun email, ga punya fb, twiter, tapi namanya masih eksis di dunia maya. Cek aja dan kamu pasti bakal nyengir.
Click here to claim your Sponsored Listing.
Website
Address
Samarinda
75115