Edison R Pardede
-Pernah kuliah di Fak.Perikanan UNRI
-English Business Training,Manchester
19/08/2025
Renungan Pagi
Rabu, 20 Agustus 2025
𝙆𝙚𝙩𝙖𝙖𝙩𝙖𝙣 𝙥𝙖𝙙𝙖 𝙁𝙞𝙧𝙢𝙖𝙣 𝙏𝙪𝙝𝙖𝙣
Lukas 5:5
Sebagai nelayan yang berpengalaman,pada awalnya Simon Petrus merasa ragu mengikuti perintah Yesus untuk menebar jala di tempat yang lebih dalam, dianggap tidak masuk akal karena biasanya disana tidak banyak ikan, apalagi mereka telah bekerja keras sepanjang malam tanpa hasil tangkapan ikan.
Ternyata ketaatan Simon melakukan perintah Yesus, menghasilkan tangkapan ikan yang luar biasa banyaknya, sampai 2 perahu penuh dengan ikan tangkapan.
Kisah ini mengajarkan bahwa ketaatan atau kepatuhan melakukan perintah Tuhan akan membuka jalan bagi mujizat, atau kejadian diluar logika manusia.
Tuhan membuktikan bahwa Dia dapat mengubah situasi sulit menjadi keberhasilan yang luar biasa.
Kejadian ini menjadi titik balik bagi Simon Petrus untuk meninggalkan profesinya sebagai penjala ikan menjadi penjala manusia mengikut Tuhan Yesus.(10-11)
Oleh karena itu, marilah kita mendekatkan diri kepada Tuhan, menjadi pendengar dan pelaku firmanNya, niscaya kita akan menerima berkat berkelimpahan.
"Berbahagialah orang yang mendengar Firman Allah serta melakukannya." Luk.11:28
18/08/2025
Renungan Pagi
Selasa,19 Agustus 2025
𝙅𝙖𝙣𝙟𝙞 𝙥𝙚𝙢𝙪𝙡𝙞𝙝𝙖𝙣 𝙗𝙖𝙜𝙞 𝙄𝙨𝙧𝙖𝙚𝙡
Yeremia 33 : 10-11
Perikop ini adalah nubuatan tentang keadaan Yerusalem yang hancur karena serbuan tentara Kasdim.
Keadaan sangat sepi, seperti tidak penduduk, tidak ada orang lalu-lalang, hewan pun tidak nampak merumput, aktifitas ekonomi dan sosial pun lumpuh.
Dalam situasi demikianlah Nabi Yeremia menyampaikan Janji Tuhan untuk memulihkan bangsa Israel dari keterpurukan.
Akan tiba saatnya terdengar lagi suara kegembiraan dan s**acita di Yerusalem, sebagai bukti bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan umatNya, karena kasih setiaNya untuk selama-lamanya.
Setiap orang pasti pernah mengalami masalah, kesulitan atau penderitaan.
Firman ini mengingatkan kita agar lebih fokus kepada Tuhan daripada masalah, supaya kita diberi hikmat dan kemampuan mencari solusi atau jalan keluar.
Tetaplah taat dan setia berpengharapan kepadaNya, niscaya Tuhan akan memulihkan kehidupan kita.
"Yang berbahagia ialah orang yang mendengar dan yang memelihara firman Allah."
~ Lukas 11:28
17/08/2025
Renungan Pagi
Senin, 18 Agustus 2025
𝘽𝙚𝙧𝙖𝙠𝙖𝙧 𝙙𝙖𝙡𝙖𝙢 𝙠𝙖𝙨𝙞𝙝 𝙆𝙧𝙞𝙨𝙩𝙪𝙨
Efesus 3:17
Ayat ini adalah bagian dari doa Rasul Paulus, agar jemaat Efesus dipenuhi oleh kasih Kristus.
Paulus memakai metafora tumbuhan dengan kiasan akar, dan bangunan dengan kiasan dasar (Fondasi) untuk menggambarkan keteguhan dan kekuatan Iman yang dipenuhi oleh kasih Kristus.
Pohon akan tegak berdiri walaupun diterpa angin, karena ditopang oleh akar yang kuat.
Demikian juga bangunan yang kokoh dan tahan gempa, karena didukung oleh fondasi yang kuat.
Kasih Kristus harus menjadi akar dan dasar dari kehidupan orang Kristen, agar iman boleh bertumbuh dan berbuah.
Kristus akan tinggal di dalam hati orang percaya melalui iman, sehingga segala perkataan dan perbuatannya akan dituntun oleh Roh Kudus supaya sesuai dengan kehendak Kristus.
(Bd.Galatia 2:20)
16/08/2025
Minggu IX set.Trinitatis
17 Agustus 2025
𝙃𝙞𝙙𝙪𝙥 𝙨𝙚𝙗𝙖𝙜𝙖𝙞 𝙤𝙧𝙖𝙣𝙜 𝙢𝙚𝙧𝙙𝙚𝙠𝙖
1 Petrus 2:11-17
Rasul Petrus mengingatkan bahwa sebagai warga negara, jemaat Tuhan adalah warga Kerajaan Allah, dan statusnya seperti pendatang atau perantau di dunia ini, sehingga harus menjauhkan diri dari keinginan duniawi, merdeka dari perilaku dosa.
Kita menerima anugerah kemerdekaan seperti yang kita rayakan hari ini, merdeka dari penjajahan, namun kemerdekaan orang Kristen lebih holistik, karena termasuk kemerdekaan rohaniah, yaitu merdeka dari perilaku kejahatan.
Sebagai warga Kerajaan Allah yang hidup di dunia, orang Kristen harus hidup sebagai teladan, sebagai garam dan terang ditengah masyarakat, dan taat pada pemerintah.
Kepatuhan orang Kristen kepada otoritas pemerintah berdasarkan Takut akan Tuhan
(For the Lord's sake), karena pemerintah berada dibawah kekuasaan Allah dan kebijaksanaannya harus sesuai dengan kehendakNya.
Ketika keputusan pemerintah tidak sesuai dengan kehendak Tuhan,kita harus berani menyuarakan suara nabiah agar penguasa kembali ke jalan yang benar.
15/08/2025
Renungan Pagi
Sabtu,16 Agustus 2025
𝙋𝙚𝙣𝙜𝙚𝙣𝙖𝙡𝙖𝙣 𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙏𝙪𝙝𝙖𝙣
Mazmur 9:11
Seperti kata pepatah :
"Tak kenal maka tak sayang",
demikian juga hubungan kita dengan Tuhan.
Pengenalan kita akan Tuhan akan menentukan tingkat kepercayaan kita kepadanya.
Pada setiap ibadah, kita menyaksikan Pengakuan Iman Rasuli, pengakuan iman itu mudah mengucapkannya, tetapi dalam realitas hidup, ketika badai kehidupan menerpa, tingkat kepercayaan kita bisa menurun,iman kita bisa goyah oleh karena ketakutan dan kekuatiran.
Dalam segala situasi, s**a ataupun duka, percaya dan andalkanlah Tuhan, karena kuasaNya jauh lebih besar daripada masalah apapun yang kita hadapi.
Iman percaya kita harus bertumbuh dalam pengenalan akan Kristus, karena Dialah penguasa yang melebihi segala kuasa yang ada di dunia ini.
Dengan tuntunan Roh Kudus, kita akan diberi hikmat untuk mengenal Tuhan dengan benar, Tuhan yang penuh kasih setia, yang tidak akan meninggalkan orang yang sungguh-sungguh mencariNya.
14/08/2025
Renungan Pagi
Jumat,15 Agustus 2025
𝘼𝙣𝙖𝙠-𝙖𝙣𝙖𝙠 𝙏𝙚𝙧𝙖𝙣𝙜
1 Tesalonika 5:5
Perbedaan antara orang percaya dengan orang yang belum percaya, adalah seperti terang dan gelap.
Orang percaya telah dipindahkan dari kegelapan dosa kepada Terang Kristus, dipanggil untuk hidup dalam kebenaran dan kasih, mengenakan senjata terang untuk melawan kuasa galap.
Oleh karena itu, marilah kita pertahankan identitas kita sebagai anak-anak terang dengan menjauhi perbuatan kegelapan yang membawa kebinasaan.
𝙃𝙞𝙙𝙪𝙥𝙡𝙖𝙝 𝙨𝙖𝙡𝙚𝙝,𝙟𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙨𝙖𝙡𝙖𝙝.
𝙋𝙚𝙡𝙞𝙝𝙖𝙧𝙖 𝙞𝙢𝙖𝙣 𝙨𝙪𝙥𝙖𝙮𝙖 𝙖𝙢𝙖𝙣 !
13/08/2025
Renungan Pagi
Kamis,14 Agustus 2025
𝘽𝙚𝙧𝙞𝙩𝙖 𝙋𝙚𝙢𝙗𝙚𝙗𝙖𝙨𝙖𝙣
Yesaya 61:1
Nabi Yesaya memberitakan tentang masa pemulihan bagi bangsa Israel, setelah kembali dari pembuangan.
Namun ayat ini juga merupakan nubuatan tentang Yesus Kristus, yang digenapi 7 abad kemudian.
Ketika pertama kali Yesus melayani di BaitAllah,Dia membaca ayat ini dari gulungan kitab Yesaya.
Pesan yang disampaikan adalah janji penyembuhan bagi hati yang remuk, memberitakan kabar baik untuk orang miskin untuk kehidupan yang lebih baik,serta pembebasan bagi mereka yang terkurung.
Dalam Kristus kita mendapat pembebasan dari dosa dan membawa kita ke dalam kehidupan yang merdeka.
Marilah kita membawa hati yang patah dan remuk kepada Tuhan agar dipulihkan.
Ketika kita hanya mengandalkan Tuhan, kita akan diberikan s**acita, damai sejahtera dan kehidupan yang penuh makna.
12/08/2025
Renungan Pagi
Rabu,13 Agustus 2025
𝙅𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙠𝙪𝙖𝙩𝙞𝙧
Filipi 4:6
Kuatir adalah perasaan yang manusiawi, emosi yang wajar dialami oleh setiap orang.
Kekuatiran biasanya muncul di tengah ketidak-pastian.
Paulus menulis surat ini dari penjara, namun tetap bers**acita, dia tidak kuatir karena yakin dan percaya pada penyertaan dan pemeliharaan Tuhan.
Paulus mengingatkan jemaat Filipi agar tidak kuatir akan apapun juga, tetapi menyerahkan segala kekuatiran itu dalam doa dan permohonan, sambil tetap bersyukur atas segala berkat yang telah kita terima.
Apabila kita melakukan hal ini, maka Tuhan akan memberi damai sejahtera yang melampaui segala akal, untuk memelihara hati dan pikiran kita.(ay.7)
Oleh karena itu, tekunlah berdoa, agar kekuatiran, ketakutan dan kecemasan tidak menguasai hidup kita.
11/08/2025
Renungan Pagi
Selasa,12 Agustus 2025
𝙎𝙚𝙜𝙖𝙡𝙖 𝙗𝙖𝙣𝙜𝙨𝙖 𝙢𝙚𝙢𝙪𝙟𝙞 𝙏𝙪𝙝𝙖𝙣
Mazmur 117:1
Mazmur ini adalah mazmur terpendek dalam Alkitab, hanya 2 ayat, tetapi mempunyai makna yang besar.
Pemazmur mengajak semua orang di seluruh dunia untuk memuji Tuhan, karena Dia adalah Tuhan bagi semua bangsa kasih setiaNya juga untuk semua bangsa.
Ternyata ayat ini juga merupakan nubuatan Injil dari Amanat Agung Kristus, seperti tertulis dalam Matius 28:19,
"Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa muridKu dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus.
Sebagai umat yang telah menerima anugerah keselamatan dari Yesus Kristus, sudah seharusnya kita mengucap syukur dan memuji Tuhan atas kasih karuniaNya.
Pujian kita tidak hanya melalui kata-kata dan nyanyian, tetapi harus nyata melalui perbuatan yang memuliakan namaNya.
Marilah kita memegahkan namaNya, melalui pemberitaan Injil kepada semua bangsa di dunia.
𝙏𝙪𝙝𝙖𝙣 𝙔𝙚𝙨𝙪𝙨 𝙢𝙚𝙢𝙗𝙚𝙧𝙠𝙖𝙩𝙞 !
10/08/2025
Renungan Pagi
Senin,11 Agustus 2025
𝙆𝙚𝙧𝙖𝙜𝙪𝙖𝙣 𝙢𝙚𝙣𝙟𝙖𝙙𝙞 𝙠𝙚𝙮𝙖𝙠𝙞𝙣𝙖𝙣
Yohanes 20:28
Ayat ini menjelaskan tentang keraguan Tomas terhadap kebangkitan Yesus, tetapi berubah menjadi keyakinan setelah Yesus menampakkan diriNya kepada para murid, termasuk Tomas.
Saat bertemu dengan Yesus, Tomas spontan berseru :
"𝙔𝙖 𝙏𝙪𝙝𝙖𝙣𝙠𝙪 𝙙𝙖𝙣 𝘼𝙡𝙡𝙖𝙝𝙠𝙪."
Pernyataan ini menjadi pengakuan iman, bahwa Yesus adalah Tuhan dan Allah.
Pengakuan Tomas direspons oleh Yesus :
"Karena engkau telah melihat Aku,maka engkau percaya.
Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya."
(29)
Pernyataan Yesus ini juga ditujukan kepada semua orang percaya, bahwa Dia yang mati karena dosa manusia dan bangkit mengalahkan maut, menjadi dasar iman kita kepada Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Allah.
𝘽𝙚𝙧𝙗𝙖𝙝𝙖𝙜𝙞𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙠𝙞𝙩𝙖 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙢𝙚𝙡𝙞𝙝𝙖𝙩,𝙣𝙖𝙢𝙪𝙣 𝙥𝙚𝙧𝙘𝙖𝙮𝙖.
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Website
Address
Perumnas Simalingkar
Medan
20141
20/08/2025