Call Center 112

Call Center 112

Share

LAYANAN NOMER PANGGILAN DARURAT (NPD) CALL CENTER 112 KOTA MATARAM

Photos from Call Center 112's post 06/06/2026

Wakil Wali Kota Apresiasi Kehadiran Linea Cafe, Perkuat Ekonomi Lokal dan Buka Peluang Kerja

Wakil Wali Kota Mataram, TGH. Mujiburrahman, mengapresiasi hadirnya Linea Cafe, Billiard, and Space sebagai bentuk kontribusi nyata sektor swasta dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan penyediaan lapangan kerja bagi masyarakat Kota Mataram. Apresiasi tersebut disampaikannya saat menghadiri Grand Opening Linea Cafe yang berlokasi di Jalan Panca Usaha Nomor 21 C-E, Kelurahan Cilinaya, Kecamatan Cakranegara, Sabtu (6/6/2026).

"Kami mengapresiasi kehadiran Linea Cafe sebagai bentuk kontribusi nyata dunia usaha dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat. Kehadiran usaha seperti ini tidak hanya menambah pilihan kuliner dan rekreasi, tetapi juga membantu pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, TGH. Mujiburrahman juga menyampaikan bahwa Kota Mataram saat ini masuk dalam jajaran 10 kota paling layak huni di Indonesia. Menurutnya, capaian tersebut menjadi modal penting bagi daerah untuk menarik investasi serta mendorong pertumbuhan sektor usaha dan pariwisata.

“Predikat Kota Mataram sebagai kota paling layak huni peringkat ketujuh di Indonesia menjadi peluang besar bagi dunia usaha. Meningkatnya kunjungan, baik formal maupun nonformal, harus disambut dengan pelayanan yang berkualitas sehingga mampu memberikan kesan positif bagi setiap orang yang datang ke Kota Mataram,” ungkapnya

Wakil Wali Kota berharap Linea Cafe, Billiard, and Space dapat berkembang menjadi salah satu destinasi pilihan masyarakat maupun pengunjung dari luar daerah. Selain menawarkan kuliner, tempat tersebut juga diharapkan mampu menghadirkan ruang interaksi yang nyaman, produktif, serta mendukung tumbuhnya kreativitas generasi muda.

“Kami berharap usaha ini dapat berjalan dengan baik, aman, lancar, semakin ramai pengunjung, dan terus berkembang. Semoga Linea Cafe menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat untuk menikmati kuliner sekaligus ruang yang mampu menciptakan suasana yang kondusif dan produktif,” pungkasnya.

Grand Opening Linea Cafe, Billiard, and Space menjadi salah satu indikator tumbuhnya kepercayaan pelaku usaha terhadap iklim investasi di Kota Mataram. Kehadiran usaha baru ini diharapkan tidak hanya memperluas lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi lokal, tetapi juga memperkaya pilihan destinasi kuliner dan ruang interaksi yang nyaman bagi masyarakat maupun pengunjung Kota Mataram.

Photos from Call Center 112's post 04/06/2026

Tindak Lanjuti Tiga Perda Baru, Pemkot Mataram Matangkan Penyusunan Perwal Teknis

Pemerintah Kota Mataram mulai mempersiapkan langkah strategis untuk menindaklanjuti penetapan tiga Peraturan Daerah (Perda) baru dengan menggelar rapat koordinasi penyamaan persepsi terkait penyusunan Rancangan Peraturan Wali Kota (Perwal) sebagai petunjuk teknis pelaksanaannya.
Rapat dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Mataram, TGH. Mujiburrahman, dan dihadiri seluruh camat serta kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kota Mataram di Ruang Kenari Kantor Wali Kota Mataram, Rabu (4/6/2026).
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas ditetapkannya tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) menjadi Peraturan Daerah dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Mataram pada 26 Mei 2026, yaitu Perda tentang Penyelenggaraan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan, Perda tentang Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Lingkungan, serta Perda tentang Penyelenggaraan Menara Telekomunikasi.
Dalam arahannya, Wakil Wali Kota Mataram menegaskan bahwa keberadaan Perda harus diikuti dengan regulasi teknis yang jelas agar dapat diimplementasikan secara efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Peraturan daerah ini hadir sebagai pedoman untuk kemajuan daerah yang kita cintai. Karena itu, saya berharap seluruh perangkat daerah dapat memberikan perhatian serius terhadap hasil rapat ini dan segera menindaklanjuti setiap tahapan yang diperlukan,” ujarnya.
Menurut TGH. Mujiburrahman, Perda bukan sekadar produk hukum, melainkan instrumen pembangunan yang bertujuan menciptakan ketertiban, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat arah pembangunan Kota Mataram. Oleh karena itu, penyusunan Perwal sebagai aturan pelaksana menjadi bagian penting untuk memastikan tujuan tersebut dapat terwujud, sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dan tanggung jawab moral dalam menjalankan amanah pemerintahan.
“Peraturan daerah ini dibuat untuk kebaikan masyarakat dan kemajuan Kota Mataram. Namun, agar dapat berjalan dengan baik, diperlukan tindak lanjut melalui Peraturan Wali Kota. Mari kita niatkan pekerjaan ini sebagai amal baik dan bagian dari ibadah kita dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.
Langkah ini sekaligus menjadi komitmen Pemkot Mataram untuk memastikan setiap produk hukum daerah tidak berhenti pada tahap pengesahan, tetapi mampu diimplementasikan secara optimal guna mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik dan pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Photos from Call Center 112's post 02/06/2026

Peresmian Pondok Pesantren Darul Kutub Assalafiyah, Pesantren Harus Jadi Garda Terdepan Pembinaan Generasi Muda

Mataram – Wakil Wali Kota Mataram, TGH. Mujiburrahman, menghadiri peresmian Pondok Pesantren Darul Kutub Assalafiyah yang berlokasi di Kelurahan Pagutan Timur, Kecamatan Mataram. Kehadiran Wakil Wali Kota menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kota Mataram terhadap penguatan pendidikan keagamaan dan pembinaan generasi muda melalui lembaga pesantren.
Pondok Pesantren Darul Kutub Assalafiyah berada di bawah asuhan TGH. M. Qamarullah dan diresmikan langsung oleh KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy, S.Sy., M.H., Ph.D., Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, Situbondo, Jawa Timur. Pada Selasa (02/06/2026).
Dalam kesempatan itu, Wakil Wali Kota Mataram menyampaikan harapannya agar Pondok Pesantren Darul Kutub Assalafiyah dapat menjadi pusat pendidikan Islam yang tidak hanya mencetak generasi yang berilmu dan berakhlak mulia, tetapi juga mampu menjadi benteng moral dan spiritual bagi masyarakat di tengah berbagai tantangan perkembangan zaman.
Keberadaan pesantren dinilai memiliki peran strategis dalam membangun karakter generasi muda, menanamkan nilai-nilai keislaman, serta memperkuat kehidupan sosial yang harmonis di tengah masyarakat. Melalui pendidikan berbasis keagamaan, pesantren diharapkan mampu melahirkan generasi penerus bangsa yang memiliki integritas, wawasan keilmuan, dan kepedulian terhadap lingkungan sosialnya.
Rangkaian kegiatan peresmian turut diisi dengan pengajian umum yang disampaikan oleh KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy. Pengajian tersebut diikuti dengan antusias oleh masyarakat dan menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat nilai-nilai keagamaan di Kota Mataram.
Dengan diresmikannya Pondok Pesantren Darul Kutub Assalafiyah, diharapkan semakin memperkaya khazanah pendidikan Islam di Kota Mataram sekaligus menjadi sarana pembinaan umat yang berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang religius, berakhlak, dan berdaya saing.

Photos from Call Center 112's post 02/06/2026

Perkuat Sanitasi Inklusif Melalui Workshop GEDSI SPALD-T

Mataram - Melalui workshop ini, Pemerintah Kota Mataram berharap pelaksanaan proyek Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpadu (SPALD-T) atau dikenal juga dengan Citywide Inclusive Sanitation Project (CISP) dapat berjalan lebih inklusif, adil, responsif terhadap dampak sosial, serta memberi manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Workshop dan Pelatihan Gender dan Safeguards dalam proyek SPALD-T yang berlangsung pada 2–4 Juni 2026 di Kota Mataram.

Kegiatan yang difasilitasi National Project Management Consultant untuk Citywide Inclusive Sanitation Project (NPMC CISP) tersebut diikuti oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah Pemerintah Kota Mataram, camat, lurah, serta perwakilan wilayah penerima manfaat proyek. Workshop ini menjadi bagian penting dalam penguatan implementasi prinsip Gender Equality, Disability, and Social Inclusion (GEDSI) pada pembangunan SPALD-T.

Sekretaris Daerah Kota Mataram, H. Lalu Alwan Basri menegaskan bahwa pembangunan sanitasi saat ini tidak lagi hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga menyentuh aspek kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.

“Pembangunan infrastruktur sanitasi pada saat ini bukan semata-mata membangun jaringan perpipaan, instalasi atau fasilitas fisik lainnya. Lebih dari itu, pembangunan sanitasi adalah upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, kesehatan lingkungan, serta meningkatkan pelayanan dasar,” ungkapnya dalam sambutan.

Ia juga berharap seluruh peserta, khususnya dari wilayah penerima manfaat proyek, dapat mengikuti pelatihan secara optimal hingga selesai agar pemahaman terkait implementasi GEDSI dapat diterapkan secara nyata di lapangan.

“Harapan kami, harapan saya, dan harapan teman-teman semuanya, yang dari kelurahan, dari Kecamatan Sekarbela dan Ampenan, termasuk seluruh pengurus dan pihak terkait, tolong diikuti sampai dengan tuntas,” ujarnya.

Workshop dan pelatihan ini merupakan agenda strategis Kementerian PUPR bersama Asian Development Bank (ADB) untuk memastikan penerapan prinsip kesetaraan gender, perlindungan sosial, disabilitas, dan inklusi sosial dalam pembangunan SPALD-T di Kota Mataram.

Melalui kegiatan tersebut, kapasitas pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan diperkuat agar mampu secara proaktif melibatkan perempuan, kelompok rentan, dan penyandang disabilitas dalam seluruh tahapan proyek, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan.

Selain itu, pelatihan juga membahas implementasi safeguards atau perlindungan lingkungan dan sosial serta penyusunan Gender Action Plan agar sesuai dengan standar Asian Development Bank (ADB).

Pelaksanaan proyek SPALD-T CISP di Kota Mataram sendiri melibatkan sinergi lintas instansi, di antaranya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Sosial, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan serta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, yang memastikan arah kebijakan inklusivitas dan perlindungan sosial berjalan optimal.

Direktur Sanitasi Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR RI, Prasetyo, mengapresiasi langkah Kota Mataram yang telah menjadi bagian dari upaya nasional dalam meningkatkan akses sanitasi aman melalui pembangunan SPALD-T skala perkotaan.

“Kami mengapresiasi Kota Mataram karena telah menjadi bagian dari tujuan Republik Indonesia untuk meningkatkan akses aman sanitasi melalui kegiatan Sistem Pengelolaan Limbah Domestik Terpusat atau SPALD-T skala perkotaan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan target nasional sektor sanitasi, yakni menurunkan angka buang air besar sembarangan hingga 0 persen serta meningkatkan akses sanitasi aman mencapai 30 persen pada tahun 2029.

Target tersebut sejalan dengan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2018 tentang Standar Pelayanan Minimal (SPM), yang menegaskan bahwa setiap warga negara berhak memperoleh layanan pengelolaan air limbah domestik. Selain itu, Peraturan Menteri PUPR Nomor 13 Tahun 2023 juga mendorong peningkatan layanan sanitasi tidak hanya pada akses layak, tetapi harus mencapai akses aman.**(TK-DISKOMINFO)

Photos from Call Center 112's post 02/06/2026

Pancasila Bukan Sekadar Warisan Bangsa, tetapi Fondasi Perdamaian Dunia

MATARAM – Di tengah berbagai tantangan global yang semakin kompleks, mulai dari konflik geopolitik, krisis kemanusiaan, hingga disrupsi teknologi yang mengubah tatanan kehidupan masyarakat dunia, Pancasila kembali ditegaskan sebagai kompas moral yang menjaga arah perjalanan bangsa Indonesia.
Pesan tersebut disampaikan Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana, saat membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi, dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang berlangsung di Halaman Kantor Wali Kota Mataram, Selasa (02/06/2026).
Dalam amanatnya, ditegaskan bahwa Pancasila telah membuktikan ketangguhannya sebagai perekat bangsa yang mampu menyatukan keberagaman Indonesia. Dengan lebih dari 17 ribu pulau, ratusan kelompok etnis, bahasa, serta ragam budaya yang dimiliki, Indonesia tetap berdiri kokoh dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia berkat nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila.
“Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya. Di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan. Pancasila juga menjadi jangkar moral bangsa dalam menghadapi berbagai turbulensi global,” ujar H. Mohan Roliskana.
Pada peringatan tahun ini, pemerintah mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Tema tersebut menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila tidak hanya penting dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa Indonesia, tetapi juga memiliki relevansi universal sebagai kontribusi Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dunia.
Menurutnya, Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut menjaga ketertiban dunia sebagaimana diamanatkan dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Dalam konteks tersebut, Pancasila menjadi landasan utama pelaksanaan politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif.
“Nilai musyawarah dan mufakat yang menjadi karakter bangsa Indonesia merupakan instrumen diplomasi yang sangat dibutuhkan dunia saat ini untuk menjembatani perbedaan dan membantu menghentikan konflik,” lanjutnya.
Komitmen tersebut telah diwujudkan melalui berbagai kontribusi nyata Indonesia di tingkat internasional, mulai dari keterlibatan pasukan perdamaian di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), peran aktif dalam berbagai upaya mediasi konflik regional, hingga konsistensi Indonesia dalam memperjuangkan keadilan bagi bangsa-bangsa yang masih mengalami penjajahan dan penindasan.
Dalam kesempatan itu, generasi muda juga mendapat perhatian khusus sebagai pewaris sekaligus penjaga masa depan bangsa. Mereka diajak untuk tidak sekadar menghafal Pancasila, tetapi menjadikannya sebagai ideologi yang hidup dan tercermin dalam perilaku sehari-hari.
“Indonesia Raya bukanlah mimpi kosong. Namun kemajuan ekonomi dan teknologi harus selalu dibarengi dengan arah moral yang kuat. Karena itu, generasi muda harus menjadikan Pancasila sebagai living ideology, ideologi yang hidup dan terus relevan dalam menjawab tantangan zaman,” ungkapnya.
Menutup amanatnya, Kepala BPIP mengajak seluruh elemen bangsa, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga masyarakat luas untuk terus menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
“Kepada para menteri dan kepala daerah agar memastikan setiap kebijakan publik yang lahir berlandaskan keadilan sosial, memenuhi rasa keadilan masyarakat, menjamin hak-hak rakyat kecil, dan tidak membiarkan seorang pun merasa ditinggalkan. Kita juga harus terus melawan segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang dapat mengganggu harmoni kehidupan berbangsa,” pungkasnya.

31/05/2026

Selamat Memperingati Hari Lahir Pancasila
1 Juni 2026

Pancasila adalah dasar negara sekaligus pemersatu bangsa yang menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Mari terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari untuk mewujudkan Indonesia yang maju, harmonis, dan berkeadilan.

“Pancasila Pemersatu Bangsa, Pondasi Perdamaian Dunia.”

31/05/2026

Selamat memperingati Hari Raya Waisak 2570 BE / 2026 M. Semoga semangat Waisak membawa kedamaian, kebijaksanaan, dan kasih sayang dalam setiap langkah kehidupan. Melalui nilai-nilai Dharma, kita diajak untuk senantiasa menumbuhkan sikap saling menghormati, memperkuat persaudaraan, serta menjaga harmoni di tengah keberagaman.

Mari jadikan perayaan Waisak sebagai momentum untuk mempererat persatuan dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Dengan menjunjung tinggi nilai moral dan kebijaksanaan, semoga kita dapat bersama-sama mewujudkan masyarakat yang rukun, sejahtera, dan berdaya saing demi kemajuan Kota Mataram yang semakin baik. Selamat Hari Raya Waisak bagi seluruh umat Buddha yang merayakan. 🙏✨

Photos from Call Center 112's post 30/05/2026

Rakerda IKAPAS UIN Mataram Perkuat Konsolidasi Alumni untuk Kemajuan Almamater dan Masyarakat

MATARAM – Ikatan Alumni Pascasarjana (IKAPAS) UIN Mataram menegaskan komitmennya memperkuat peran alumni dalam pengembangan almamater dan masyarakat. Ketua IKAPAS UIN Mataram, Wakil Wali Kota Mataram, sekaligus Ketua IKAPAS UIN Mataram, TGH. Mujiburrahman, menekankan bahwa IKAPAS bukan sekadar wadah organisasi alumni, melainkan ikhtiar membangun kesinambungan intelektual, moral, dan sosial antara alumni dan kampus. Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan Temu Alumni IKAPAS UIN Mataram yang digelar di Ballroom Hotel Lombok Raya, Mataram, Sabtu (30/5/2026).
“Pembentukan IKAPAS bukan sekadar menghadirkan wadah organisasi alumni. Lebih dari itu, ini adalah ikhtiar untuk membangun kesinambungan intelektual, moral, dan sosial antara alumni dengan almamater. Hubungan alumni dengan kampus tidak berhenti ketika wisuda selesai, tetapi justru memasuki fase pengabdian yang lebih luas bagi umat, bangsa, dan masyarakat,” ujarnya.
Menurut TGH. Mujiburrahman, IKAPAS lahir dari kesadaran bahwa jejaring alumni tidak hanya berfungsi sebagai sarana silaturahmi, tetapi juga ruang kolaborasi keilmuan, penguatan profesionalisme, serta kontribusi nyata bagi pengembangan institusi dan kemajuan masyarakat. Karena itu, Rakerda diharapkan menjadi ruang konsolidasi gagasan, penyatuan visi, dan penguatan komitmen pengabdian alumni.
Ia juga mengingatkan bahwa alumni Pascasarjana UIN Mataram memiliki tanggung jawab moral dan intelektual untuk menjaga marwah keilmuan Islam yang moderat, integratif, dan transformatif di tengah berbagai tantangan zaman, mulai dari disrupsi digital, fragmentasi sosial, krisis moral, hingga degradasi etika publik.
“Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa, alumni perguruan tinggi Islam harus tampil menjadi penghubung antara ilmu, nilai, dan pengabdian sosial. Kita tidak boleh hanya menjadi penonton sejarah, tetapi harus menjadi bagian dari solusi yang membawa manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Ke depan, IKAPAS UIN Mataram diharapkan menjadi pusat jejaring intelektual alumni, motor pengembangan sumber daya manusia, ruang penguatan ukhuwah, sekaligus mitra strategis kampus dalam membangun peradaban ilmu yang berakar pada nilai-nilai Islam rahmatan lil alamin.
Menutup sambutannya, TGH. Mujiburrahman menyampaikan pantun yang disambut antusias para peserta.
"Pergi ke taman memetik melati, Melati harum di pagi hari, IKAPAS hadir menyatukan hati,
Mengabdi untuk umat dan juga negeri."
Sementara itu, Ketua Panitia Temu Alumni dan Rakerda IKAPAS UIN Mataram, L. Muhammad Iqbal menyampaikan bahwa pelaksanaan Rakerda sengaja dirancang lebih fokus dan realistis agar menghasilkan program yang benar-benar dapat diwujudkan.
Menurutnya, setiap bidang diminta menetapkan satu program prioritas yang dapat dilaksanakan secara nyata selama satu tahun ke depan, sehingga hasil Rakerda tidak berhenti sebatas dokumen perencanaan.
“Rakerda ini kami desain sederhana namun terukur. Kami tidak ingin menyusun banyak program yang akhirnya hanya menjadi dokumen. Setiap bidang cukup menetapkan satu kegiatan yang benar-benar bisa dilaksanakan dan memberikan manfaat bagi alumni maupun almamater,” ujarnya.
Sekretaris IKAPAS UIN Mataram, sekaligus Ketua Baznas NTB tersebut berharap semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap almamater menjadi energi utama dalam menjalankan berbagai program IKAPAS ke depan.
“Kami berharap semangat cinta dan pengabdian kepada almamater menjadi energi utama dalam setiap program IKAPAS. Sebab, eksistensi kita hari ini tidak dapat dipisahkan dari peran UIN Mataram yang telah membentuk dan membimbing perjalanan intelektual kita,” tutupnya.
Melalui Rakerda ini, IKAPAS UIN Mataram diharapkan semakin solid dalam memperkuat jejaring alumni, melahirkan program-program yang berdampak nyata, serta berkontribusi bagi kemajuan almamater, umat, dan masyarakat.

Photos from Call Center 112's post 27/05/2026

Pemkot Mataram Serahkan Sapi Kurban Bantuan Presiden Berbobot 979 Kg kepada Warga Bebidas
Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram menyerahkan sapi kurban bantuan Presiden Republik Indonesia, H. Prabowo Subianto, dengan bobot mencapai 979 kilogram kepada warga Lingkungan Bebidas, Kelurahan Pagesangan, Kecamatan Mataram, Rabu (27/5/2026).
Penyerahan hewan kurban tersebut dilakukan secara langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Mataram, H. Lalu Alwan Basri kepada Ketua Takmir Masjid Narul Falah, H. Adnan serta disaksikan oleh para Asisten Sekda dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Mataram. Kehadiran jajaran pemerintah daerah ini menjadi wujud nyata kepedulian dan perhatian terhadap masyarakat, khususnya dalam menyambut Hari Raya Iduladha.
Sapi kurban jenis metal dengan bobot hampir satu ton tersebut merupakan bagian dari bantuan Presiden RI yang diharapkan dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat Lingkungan Bebidas. Selain untuk memenuhi kebutuhan ibadah kurban, bantuan ini juga diharapkan mampu memperkuat semangat kebersamaan, gotong royong, dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.
H. L Alwan Basri menegaskan bahwa bantuan sapi kurban ini merupakan amanah yang harus dikelola dan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat. Sekda juga mengajak seluruh warga untuk terus mempererat nilai kebersamaan, meningkatkan kepedulian sosial, serta menumbuhkan semangat berbagi, terutama pada momentum Idul Adha.
Masyarakat Lingkungan Bebidas menyambut penyerahan sapi kurban tersebut dengan penuh rasa syukur dan antusias. Mereka mengapresiasi perhatian pemerintah pusat dan Pemerintah Kota Mataram yang senantiasa hadir serta peduli terhadap kebutuhan masyarakat di berbagai kesempatan.

Photos from Call Center 112's post 27/05/2026

Wakil Wali Kota Mataram Ajak Masyarakat Teladani Keluarga Nabi Ibrahim AS, Tekankan Makna Pengorbanan dan Penyucian Diri

Wakil Wali Kota Mataram, TGH. Mujiburrahman, mengajak seluruh masyarakat meneladani keluarga Nabi Ibrahim AS sebagai simbol keteguhan iman, kesabaran, pengorbanan, dan ketaatan dalam kehidupan sehari-hari. Pesan tersebut disampaikan dalam khutbahnya saat menjadi khatib Salat Iduladha 1447 H yang berlangsung di Masjid Al Raisiyah, Sekarbela, Rabu (27/05/2026).
“Kisah Nabi Ibrahim AS, Siti Hajar, dan Nabi Ismail AS merupakan teladan besar tentang pengorbanan, kesabaran, dan tawakal kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Pengorbanan yang dilakukan dengan penuh keikhlasan tidak akan pernah sia-sia di sisi Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Air mata karena taat kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala tidak akan pernah hilang tanpa balasan dari-Nya,” imbuhnya.
Selain itu, TGH. Mujiburrahman menegaskan bahwa hakikat kurban bukan hanya menyembelih hewan, tetapi juga menyembelih sifat-sifat buruk dalam diri manusia, seperti kesombongan, kekikiran, kebencian, dan hawa nafsu.
Dalam khutbah tersebut, Wakil Wali Kota juga mengingatkan pentingnya kesabaran dalam menjalankan ajaran agama. Menurutnya, menjaga salat tepat waktu, menahan amarah, menjaga lisan, serta mempertahankan kejujuran di tengah berbagai godaan merupakan bagian dari perjuangan seorang muslim.
Wakil Wali Kota mengutip hadis Rasulullah SAW tentang makna kekuatan sejati, bahwa orang yang kuat bukanlah mereka yang mampu mengalahkan lawannya, melainkan orang yang mampu mengendalikan dirinya ketika marah.
“Musuh terbesar manusia sering kali bukan orang lain, melainkan hawa nafsunya sendiri,” ujarnya.
Menutup khutbahnya, Wakil Wali Kota menegaskan bahwa Iduladha bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat ketakwaan dan memperbesar kepedulian terhadap sesama. Menurutnya, gema takbir yang dikumandangkan umat Islam harus dimaknai sebagai seruan untuk membesarkan Allah SWT dalam hati, bukan sekadar ucapan di lisan.
“Takbir yang kita kumandangkan bukan hanya ucapan di lisan, tetapi seruan untuk membesarkan Allah dalam hati kita. Sebab di zaman sekarang banyak manusia membesarkan dunia, jabatan, dan harta, tetapi lupa membesarkan Allah dalam kehidupannya,” pungkasnya.

Want your organization to be the top-listed Non Profit Organization in Mataram?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Telephone

112

Website

Address


Mataram
83126