Offside.id
Follow Untuk mendapatkan berita viral terupdate
09/06/2026
Sebuah peristiwa tragis mengguncang lingkungan pondok pesantren di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Tiga orang santri dilaporkan menjadi korban dugaan aksi pembakaran yang dilakukan oleh seorang santri senior. Akibat kejadian ini, satu korban dinyatakan meninggal dunia, sementara dua lainnya mengalami luka bakar serius.
Kasus yang diduga terjadi pada November 2025 ini baru mencuat ke publik setelah salah satu korban menjadi viral di media sosial. Terungkap p**a bahwa beban biaya pengobatan yang mahal membuat salah satu korban terpaksa harus berutang demi mendapatkan perawatan intensif.
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lombok Tengah telah menindaklanjuti laporan terkait kasus kekerasan berat tersebut. Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah, AKP Punguan Hutahaean, mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian baru menerima informasi resmi dan laporan dari orang tua korban pada Rabu (3/6/2026).
Menanggapi peristiwa ini, Ketua Yayasan Ponpes Rosyidatushaulatiyyah Al-Ibrahimi NW, TGH Ahmad Muzakki Rahmatullah, menyampaikan refleksi dan harapannya agar situasi tetap kondusif. la mengimbau masyarakat, khususnya pengguna media sosial, untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
"Mari kita bangun pondok pesantren bersama-sama. Jangan terlalu cepat menyebarkan berita hoaks. Jangan bikin masalah dan jangan s**a memperbesar masalah," ungkap TGH Ahmad Muzakki, dikutip dari NTBsatu rabu (3/6/2026).
la menekankan pentingnya proses tabayun (klarifikasi) sebagai jalan keluar terbaik sesuai nilai-nilai keagamaan dalam menyelesaikan permasalahan, alih-alih saling memprovokasi di ruang digital. TGH Ahmad Muzakki juga mengingatkan tentang dampak jangka panjang dari jejak digital.
Pihak ponpes berharap agar masyarakat dapat bersikap bijak dalam mengawal proses hukum yang sedang berjalan agar kasus ini dapat dituntaskan dengan adil tanpa memperkeruh suasana.
09/06/2026
Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Ma'sud menyampaikan keluhan kepada DPR RI terkait pemangkasan dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat pada tahun anggaran 2026. la menyebut pemangkasan hingga lebih dari 30 persen berdampak pada kemampuan daerah dalam membiayai belanja pegawai dan pelayanan publik.
Dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI di Senayan, Jakarta, Senin (8/6/2026), Rudy menjelaskan bahwa TKD Kaltim turun dari Rp78,04 triliun pada tahun sebelumnya menjadi Rp52,83 triliun.
Menurutnya, penurunan tersebut mengganggu perencanaan anggaran daerah, terutama karena realisasi TKD hingga pertengahan tahun baru mencapai sekitar 30 persen, padahal idealnya sudah berada di kisaran 45-50 persen.
Rudy menilai kondisi tersebut membuat sejumlah program dan pelayanan publik di daerah ikut terhambat, sementara pemerintah daerah tetap dituntut untuk mempercepat belanja APBD.
Selain soal TKD, Rudy juga menyampaikan sejumlah persoalan terkait kepegawaian, khususnya PPPK. la menyoroti belum adanya regulasi yang mengatur peningkatan kompetensi dan studi lanjutan, ketiadaan aturan mutasi internal, serta beban fiskal daerah dalam menggaji PPPK di tengah penurunan dana transfer pusat.
la pun meminta pemerintah pusat mempertimbangkan kembali kebijakan alokasi TKD agar tidak semakin membebani keuangan daerah dan mengganggu pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.
08/06/2026
Tiga santri di sebuah pondok pesantren di Lombok Tengah, NTB, diduga dibakar kakak kelas mereka pada November 2025. Kasus ini terungkap setelah video salah satu korban viral di media sosial. Dari tiga korban, satu santri berinisial SS (13) meninggal dunia setelah dua bulan dirawat.
Korban selamat, SAH (13), mengaku dirinya dan teman-temannya dibakar setelah melaporkan kenakalan seorang senior kepada pimpinan pesantren. Terduga pelaku diduga menyiramkan bensin dan membakar ruangan kosong tempat para korban berada, sementara pintu dikunci dari luar sehingga korban kesulitan menyelamatkan diri.
Keluarga korban melaporkan kasus tersebut ke Polres Lombok Tengah karena menilai ada kejanggalan dan tidak adanya tanggung jawab terhadap pengobatan korban. Kasi Humas Polres Lombok Tengah Iptu Lalu Brata Kusnadi membenarkan laporan itu dan menyebut penyidik masih mengumpulkan keterangan serta alat bukti untuk mengusut kasus yang terjadi sekitar delapan bulan lalu tersebut.
Sumber kumparan
08/06/2026
Kasus tew*4snya Joni Iskandar alias Jl usai penangkapan oleh aparat di Lampung Timur menjadi perhatian publik. Pihak kepolisian menyebut korban ditemb**4k karena melakukan perlawanan saat pengembangan kasus, sementara keluarga membantah dan menilai terdapat kejanggalan pada kondisi jenazah.
Perbedaan keterangan ini memicu reaksi masyarakat yang meminta kasus tersebut diusut secara transparan dan menyeluruh. Bagaimana menurut kalian?
08/06/2026
Polres Metro Jakarta Timur menindak tegas aksi debt collector yang meresahkan masyarakat di Jalan Raya Bekasi KM 17.
Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap gangguan kamtibmas, tindak kejahatan, maupun situasi yang membutuhkan kehadiran polisi.
Apabila menemukan kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban, segera laporkan melalui Layanan Polri 110 agar dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas.
08/06/2026
Dunia maya dihebohkan dengan ramai beredarnya sebuah video singkat yang berlokasi disebuah tempat hiburan malam yang dikabarkan berada diwilayah Karawang Jawa Barat.
Dalam video tampak sejumlah pasangan sesama jenis berpelukan berjoget dalam sebuah pesta malam.
Seperti biasa video singkat inipun sontak beredar viral diberbagai platform media sosial .
Dikutip dari Kumparan com hari ini Senin 8/6/2026.
Bupati Karawang Aep Syaepuloh merespons keras pria-pria yang diduga pesta gay di salah satu tempat hiburan malam (THM) di Karawang. Ia mengancam akan mencabut izin tempat hiburan malam tersebut.
“Karawang ini Kota Santri. Kita punya kurang lebih 514 pesantren. Hal-hal seperti itu tidak patut dan tidak elok,” tegasnya.
Pemkab Karawang disebutnya telah mengantongi sejumlah bukti terkait dugaan pelanggaran tersebut. Bukti itu akan menjadi dasar dalam proses penindakan sesuai ketentuan administrasi yang berlaku.
Publik kini menantikan klarifikasi dari pihak terkait agar informasi yang beredar dapat dipastikan kebenarannya dan tidak menimbulkan kesimpangsiuran di tengah masyarakat.
⚠️STOP NORMALISASI PENYIMPANGAN !
⚠️MEREKA ADA DIMANA MANA.... JADI TUGAS ORANG TUA MEMANTAU
LINGKUNGAN PERGAULAN PUTERA PUTERINYA.... JANGAN SAMPAI ADA PENYESALAN KEMUDIAN..
08/06/2026
Izin Ormas Madas Nusantara di Bali Dikabarkan Dicabut, Bali Radic Sampaikan Apresiasi
Denpasar - Kelompok Bali Radic yang dipimpin oleh Wayan Setiawan menyampaikan apresiasi atas pencabutan izin organisasi masyarakat (ormas) Madas Nusantara di Bali.
Melalui pernyataannya, Bali Radic menyebut pencabutan izin tersebut merupakan hasil dari perjuangan dan aspirasi yang telah mereka sampaikan kepada instansi terkait. Mereka mengaku telah dua kali mendatangi Kantor Kesbangpol untuk menyuarakan sikap mereka terkait keberadaan organisasi tersebut di Bali.
Dalam pernyataannya, Bali Radic menegaskan bahwa Bali telah memiliki sistem keamanan yang melibatkan unsur pecalang, TNI, dan Polri dalam menjaga ketertiban serta keamanan daerah.
"Tak sia-sia perjuangan kami dua kali menuju Kantor Kesbangpol. Akhirnya izin Ormas Madas Nusantara dicabut. Suksema," demikian pernyataan yang disampaikan Bali Radic.
Sumber: ig denpasarcerita
08/06/2026
Agak Laen emang 😅😅.
Bagaimana menurut kalian.
07/06/2026
Seorang Pria 30 Tahun di Tegal Diamankan Polisi, Nekat Bacxk kakak kandung Di picu tidak terima di suruh sholat
Seorang pria di tegal Nekad aniaya kakak kandungnya, pria berinisial M (30), warga Desa Sitail, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah diamankan polisi.
M diamankan polisi bersama anggota TNI dan warga tak lama setelah melakukan aksi penganiayaan terhadap kakak kandungnya sendiri.
Korban mengalami sejumlah luka terbuka di wajah dan kini dalam kondisi kritis usai diserang menggunakan sabit oleh adiknya. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu 6 Juni 2026 sore.
Korban berinisial A saat ini menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Soeselo Slawi, Tegal.
Saksi mata T yang merupakan bibi korban mengungkapkan kejadian bermula saat korban sedang rebahan sambil bermain handphone di kamarnya.
Tiba-tiba pelaku masuk dan langsung menyerang membabi buta menggunakan senjata tajam. Korban tidak sempat menghindar dan mengalami luka parah.
"Korban langsung dilarikan ke rumah sakit karena kondisinya kritis," ujar Taslimah.
Kapolsek Jatinegara Iptu Marsono membenarkan adanya aksi penganiayaan tersebut.
Dari informasi yang kami dapat motif pelaku melakukan aksi penganiayaan di picu Emosi karena di suruh Sholat
sementara, pelaku di periksa kejiwaan. "Untuk kepentingan penyelidikan, kami akan memeriksa kondisi kejiwaan pelaku untuk memastikan apakah benar mengidap gangguan jiwa," kata Iptu Marsono.
Polisi telah mengamankan sebuah sabit yang digunakan pelaku sebagai barang bukti. Saat ini pelaku diamankan di Polsek Jatinegara untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kasus ini menambah daftar kekerasan dalam keluarga yang diduga dipicu gangguan kejiwaan.
"Kami mengimbau masyarakat yang memiliki anggota keluarga dengan riwayat serupa agar melakukan pengawasan dan pengobatan rutin guna mencegah kejadian serupa terjadi," pungkas Kapolsek.
07/06/2026
Amien Rais minta Presiden Prabowo Subianto untuk menjauhkan Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, pada hari kerja.
Amien bilang kalau mau hahahihi atau cengengesan bisa di weekend.
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Address
Mustika Prakarsa
Karawang
41371