Random Viral
Silahkan Promosikan produk anda disini sambil menonton serta berbagi video dan musik, jangan lupa like dan share halaman ini
02/02/2026
Mungkin ada benarnya 😀😀
KPK Melakukan OTT di Madiun dan Pati
19/01/2026
Hitam saat dibeli
Merah saat dipakai
Abu saat dibuang
R - A - N - G - A
Breaking news !!
Serpihan Pesawat ATR42-500 Rute yogyakarta - Makassar yang hilang kontak ditemukan di gunung bulusaraung
18/01/2026
Jusuf Kalla Bongkar Rahasia Perdamaian Aceh: Kalau Mualem Tak Mau, Senjata Tetap Meletus
Mantan Wakil Presiden RI sekaligus Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), M Jusuf Kalla, mengungkap kembali kisah di balik tercapainya perdamaian Aceh antara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan Pemerintah Republik Indonesia pada 2005 silam.
Pengakuan itu disampaikan dalam momen penyerahan bantuan kemanusiaan PMI kepada Pemerintah Aceh yang diterima langsung oleh Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem di Aceh Utara, Senin (12/1/2026). Potongan video pernyataan tersebut pun ramai beredar dan dibagikan di berbagai grup WhatsApp.
Jusuf Kalla menegaskan bahwa kunci utama perdamaian Aceh terletak pada sosok yang memegang kendali senjata di lapangan, sosok yang dimaksud adalah Mualem.
“Pokok yang paling penting itu siapa yang pegang senjata. Walaupun di atas mau, tapi kalau panglima (Mualem) tidak mau, itu susah. Kalau Mualem tak mau, senjata tetap meletus,” ujar Jusuf Kalla.
Menurut JK, sejak awal ia memahami bahwa komunikasi harus dilakukan langsung dengan pimpinan GAM di Aceh.
“Saya tahu komandannya, panglimanya. Jadi kenyataannya yang pertama saya mesti hubungi panglima,” katanya.
Namun upaya tersebut tidak mudah.
JK kemudian mendapat informasi bahwa Mualem sangat mendengar nasihat ibundanya yang kini telah almarhumah.
Atas informasi itu, ibunda Mualem diundang ke Jakarta oleh mantan Gubernur Aceh Abdullah Puteh, sebagai bagian dari upaya membangun komunikasi menuju perdamaian.
“Beliau berbicara di hutan dalam bahasa Aceh. Saya tidak mengerti apa yang dibicarakan, tapi diterjemahkan oleh Pak Abdullah Puteh,” ungkap JK.
Satu Jam Telepon Penentu Perdamaian
Jusuf Kalla mengenang, komunikasi intens dengan Mualem berlangsung lama dan penuh ketegangan.
“Lebih dari satu jam saya bicara. HP saya sampai panas, baterai habis,” katanya.
Namun dari komunikasi itulah, kesepahaman untuk berdamai mulai terbangun.
“Kesimpulannya kita mau damai. Soal pimpinan di luar negeri, terserah. Tapi kalau setuju, Bapak juga ikut setuju,” tutur JK menirukan pembicaraan saat itu.
15/01/2026
😀😀
01/01/2026
Siapa yang paling banyak fans nya disini ??
A. KDM komen & share
B. SAID IQBAL like & share
Kang Dedi Mulyadi
13/12/2025
Apa benar??
09/12/2025
Apakah ini Kota gaib tempat mendaratnya ADAM Air 574 Lewat Siluet Senja di Laut Majene ??
Saat ini Diberanda Medsos tak pernah terlewatkan sebuah gambar Siluet senja yang indah dan membuat orang mempunyai interpretasi yang berbeda maka aku mencoba menerasikan dengan nalarku sendiri bahwa di ufuk barat, di atas hamparan Laut Majene yang tenang, Sang Maha Pencipta sekali lagi melukiskan keagungan-Nya. Inilah "Subhanallah, Maha Besar Lukisan-Mu" yang hadir tanpa cela. Bola matahari perlahan tenggelam, memuntahkan jutaan gradasi warna yang membakar cakrawala. Dari emas yang menyala, berubah menjadi jingga membara, lalu memudar lembut ke ungu dan biru tua. Siluet menggambarkan sebuah kota indah dan megah di atas cermin air yang keemasan, adalah garis hitam kehidupan yang kontras namun sempurna.
Senja di Majene ini bukan sekadar pergantian waktu; ia adalah pertanda, sebuah janji yang terpahat di langit. Keindahan yang megah ini seolah berbisik, menguatkan hati para pemimpi: impian membangun Kota Majene bukan hanya sebatas mimpi, tapi sebuah takdir yang akan segera terwujud. Setiap warna yang terpancar adalah kobaran semangat, menegaskan bahwa kerja keras dan harapan tulus akan selalu memiliki akhir yang cemerlang, seperti akhir hari yang disempurnakan oleh pemandangan tak tertandingi ini.
Namun, di bawah kemegahan langit itu, tersembunyi sebuah memori, sebuah kisah kelam yang mendiamkan ombak. Laut yang sama, yang kini menjadi saksi bisu keindahan abadi, pernah menyimpan misteri yang mengguncang nurani. Pada tanggal 1 Januari 2007, tragedi menyelimuti Majene ketika penerbangan Adam Air 574 seolah menghilang ditelan kabut, menewaskan 102 jiwa yang tak sempat tiba.
Peristiwa itu, yang terjadi di perairan ini, melahirkan bisikan dan asumsi di benak masyarakat: bahwa mungkin ada "kota mistis" atau misteri kelam yang bersemayam di kedalaman Laut Majene, sebuah kekuatan gaib yang menolak kehadiran atau mengklaim kembali apa yang jatuh ke wilayahnya.
Tetapi, senja hari ini mengajarkan kita sebuah diktum: di tengah misteri dan kehilangan, harus selalu ada cahaya dan harapan. Keindahan yang Maha Besar ini adalah jawaban atas segala pertanyaan. Ia merangkul memori duka, membersihkannya dengan cahaya keemasan, dan mengubahnya menjadi energi positif.
Laut Majene, dengan siluet senja yang membingkai sempurna, adalah simbol nyata: Majene adalah kota yang kuat, yang mampu berdiri tegak di antara keindahan surgawi dan ujian sejarah
11/09/2025
Ada yang pernah alami? 😀😀
03/09/2025
Luar biasa bapak presidenku Prabowo Subianto
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Website
Address
Jakarta