Pustaka Bamboe Runcing
Perpustakaan Jalanan/Rumah Baca Jl. Ampera || Bulak Lor || Jatibarang || Indramayu || Jawa Barat || Indonesia || Asia Tenggara || Bumi Hanguskan||
Beberapa waktu yang lalu pemindahan ibukota resmi di umumkan ke publik oleh presiden RI
Pemindahan ibu kota bukan sesuatu yg mendesak dan harus di pertimbangkan. Setidaknya ada 4 hal yg mesti di pertimbangkan
1. Dana 466 T merupakan angka fantastis untuk ukuran Indonesia dalam kondisi ekonomi sekarang ini. Dana tsb sebaiknya dialokasikan untuk perbaikan ekonomi.
Pemerintah seharusnya berfokus pada target awal, yaitu peningkatan sumberdaya manusia untuk pertumbuhan berkualitas
Statistik 6 Mei 2019, hanya 12,5% tenaga kerja Indonesia yg lulus pendidikan diploma dan sarjana. 40,51% yg berpendidikan Sekolah dasar kebawah, dan 46,92% yg lulus sekolah menengah. Tak mengherankan dr data di atas sejak 1985 Indonesia masih terperangkap sebagai negara lower middle income.
Pemerataan setelah pemindahan tidak akan terjadi dalam waktu cepat, pemindahan ibukota diambil atas kebijakan publik dan didefinisikan sebagai kebijakan pemerintah. Pengambilan kebijakan publik tidaklah sederhana, tetapi membutuhkan proses yg kompleks dan dinamis. Karena akan melakukan action dan inaction dr kelompok2 dgn kepentingan di tahap yg bebeda. Karena itu, seharusnya tidak menjadikan Bappenas sebagai satu2nya pengambilan kebijakan.
Lembaga legislatif, swasta, NGO dan masyarakat, karena dampaknya pun akan luas thdp Indonesia pada umumnya.
Pemindahan ibukota harus melalui kajian akademik yg objektif, dalam kajian Bappenas dikatakan bahwa pemindahan ibukota dibuat berdasarkan Opini publik. Namun ternyata keputusan tsb hanya diambil berdasarkan persepsi 9 orang. Itupun hanya 6 yg setuju dan 3 sisanya tidak setuju. Hal ini tentu subjektif dan lemah. Seharusnya pemerintah menyajikan naskah akademik yg objektif dengan melihat aspek ekonomi, lingkungan, sosial, hukum, keamanan, serta budaya.
30/07/2019
Sisa semalam lapak didepan Balai Desa Bulak
19/05/2019
Orang yg tdk s**a baca buku
Akan lebih sering melamun
15/05/2019
14/05/2019
21/04/2019
Bantu SHARE Lur...
-----------
Info Orang Hilang
-----------
Nama : Marto
Alamat : Blok Roma Rt 09 Rw 01 Desa Bulak
Ciri-ciri : Kulit Hitam, Tuna Wicara
Apa bila melihat atau menemukan bisa diantarkan ke Kantor Desa Bulak
Atau Hubungi FB : Slamet Muhamad Ramdan
PEMUTARAN FILM DAN DISKUSI "SEXY KILLERS"
Listrik kini menjadi hal yang primer dalam kebutuhan sehari-hari kita, dengan energi batubara yang kini menjadi pilihan utama dalam memasok sumber energi di berbagai PLTU. Namun dibalik itu semua ada berbagai macam permasalahan di belakangnya, mulai dari pencemaran lingkungan, korban lubang tambang, perampasan lahan sampai konflik sosial.
Film dokumenter terbaru dari Watchdoc yaitu "Sexy Killers" akan mengupas semuanya bagaimana Industri batubara dari hulu sampai hilir serta oligarki politik kita saat ini yang tak bisa dipisahkan. Para pemilik tambang dan industri batubara yang berada di kubu 01 dan 02 justru memainkan peranan sebagai modal kendaraan politik dalam Pilpres 2019.
Untuk cerita detail nya mari kita datang, nonton lalu berdiskusi tentang film ini.
Pemateri;
-Didit Wicaksono (Greenpeace)
-Heri Pramono (LBH Bandung)
-Haerudin Inas (Walhi Jabar)
Moderator: DOM
Tempat: Blok Sembadra, Desa Mekarsari, Patrol - Indramayu
Waktu: 11 April 2019, Pukul 20.00 WIB - Selesai
Cp : 0857-9904-1776 (Toto)
10/04/2019
"DIALOG BUDAYA" Hari jadi Dewan Kesenian Indramayu ke-18, introspeksi menuju kualitas diri.
🙏
09/04/2019
Jangan Biarkan Rakyat menjadi Pintar, sebab pintar adalah Bahaya, menjadi kritis pemikirannya tentu penguasa akan terganggu.
Dianggap Tak Berizin, Komunitas Baca di Mataram Ini Dipaksa Tutup Komunitas BIAP yang telah 3 tahun aktif menggugah minat baca warga Kota Mataram terpaksa menutup lapak baca mereka karena dianggap tak miliki izin.
Click here to claim your Sponsored Listing.
Telephone
Website
Address
Jalan Ampera, Desa Bulak Lor , Kecamatan Jatibarang
Indramayu
45273