UKUR GARUT

UKUR GARUT

Share

Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from UKUR GARUT, Media, GARUT, Garut.

๐Ÿ“ GARUT, JAWA BARAT
๐ŸŽฌ KULINER, BISNIS, WISATA
โœ‰๏ธ INFORMASI KEJADIAN DI GARUT
๐ŸŒ BERITA INDONESIA VIRAL/HIBURAN
๐Ÿ‘„๐Ÿ‘‚๐Ÿผ CURHATAN MASYARAKAT GARUT

ENDORSE DM AJA๐Ÿ‘

12/06/2026

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengemukakan, dari hasil perhitungan dan pembenahan tata kelola, akan ada pengurangan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Bukan pemangkasan ya, tapi dari hasil perhitungan, kita meyakini akan ada pengurangan kebutuhan anggaran dari Program MBG ini, maka kami meminta waktu untuk menghitung dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) maupun Badan Gizi Nasional (BGN).

Jadi, dari proses penataan nanti akan bisa kita hitung dengan lebih cermat sesungguhnya anggaran yang dibutuhkan untuk Program MBG ini totalnya menjadi berapa," ujar Prasetyo usai rapat koordinasi di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan (Kemenko Pangan), Jakarta, Kamis (11/6).

Per tahun 2026, anggaran MBG telah ditetapkan sebesar Rp268 triliun. Mensesneg menegaskan, pemerintah telah menyepakati bersama terkait penataan menyeluruh dari Program MBG, yang ditargetkan dapat selesai dalam waktu satu bulan ke depan.

"Kalau bicaranya waktu, tentu secepat-cepatnya karena memang kan sebetulnya ada klaster-klaster permasalahan. Jadi, yang sebagian besar kan berjalan sesuai dengan mekanisme dan standar operasional prosedur (SOP) yang sudah ditetapkan, jadi itu jalan terus.

Nah, ada klaster-klaster yang memang harus kita tata ulang dan benahi, termasuk untuk kita segera prioritaskan juga di daerah yang tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) untuk bisa secepatnya mendapatkan manfaat dari Program MBG ini," paparnya.

Prasetyo menambahkan, pemerintah juga terus berupaya meningkatkan penerima MBG dari kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B) dalam waktu dua pekan ke depan.

Dalam proses penataan itu, pemerintah juga melakukan penataan ulang atau refocusing penerima manfaat, termasuk mengurangi distribusi ke sekolah-sekolah yang berdasarkan data dan prioritas tidak masuk dalam prioritas penyaluran MBG.

"Kemudian akan terjadi apa yang disebut dengan kesepakatan, atau sekolah apakah termasuk layak atau prioritas untuk menerima MBG atau tidak, kan begitu karena memang sejak awal standar operasional prosedurnya seperti itu," kata Prasetyo.

Sementara itu, Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan terdapat pembengkakan sebanyak 6.877 titik SPPG yang menyebabkan kemungkinan pemborosan sebesar Rp12 triliun per tahun.

"Rencana awal titik itu 21 ribu, tetapi sekarang sudah ada 27.877 titik. Ada membengkak 6.877 titik," ujar Zulhas.

Selain itu, juga terdapat pembengkakan titik SPPG di daerah 3T dari yang semula ditargetkan sebanyak 2 ribu menjadi 8.617 titik.

"Perlu penataan yang menyeluruh oleh Kepala BGN dan manajemen yang baru untuk membenahi program yang sangat penting," ujar Zulhas.

Sedangkan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang mengatakan pihaknya melakukan sejumlah langkah efisiensi anggaran agar pelaksanaan program tidak membebani keuangan negara tanpa mengubah target pemenuhan gizi bagi penerima manfaat.

Langkah pertama yang dilakukan adalah moratorium pembukaan titik dan dapur baru. Hingga saat ini terdapat 27.877 titik dapur operasional berdasarkan virtual account yang akan ditata kembali untuk menilai kesesuaian kapasitas layanan dengan jumlah penerima manfaat di masing-masing wilayah.

Sumber :CNN

12/06/2026

Tarkid โ€“ Unit Reskrim Polsek Tarogong Kidul berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di wilayah Kelurahan Haurpanggung, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut. Seorang pelaku berinisial HNA (27) berhasil diamankan kurang dari 24 jam setelah kejadian.

Kapolsek Tarogong Kidul AKP Agus Kustanto, S.H., menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan korban, terkait hilangnya satu unit sepeda motor Honda Revo X warna hitam tahun 2018 dengan nomor polisi Z-2567-DAA.

Peristiwa pencurian terjadi pada Rabu (10/6/2026) sekitar pukul 15.30 WIB di Jalan Anggrek, Kampung Haurpanggung, Kecamatan Tarogong Kidul. Saat itu korban memarkirkan sepeda motornya di pinggir jalan gang dan masuk ke sebuah warung untuk berkumpul bersama teman-temannya. Namun ketika hendak pulang, korban mendapati kendaraan miliknya sudah tidak berada di lokasi parkir.

Mendapat laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Tarogong Kidul segera melakukan serangkaian penyelidikan. Dari hasil pengumpulan informasi di lapangan, petugas memperoleh petunjuk bahwa pelaku sempat mencopot plat nomor kendaraan hasil curian di salah satu rumah warga di wilayah Haurpanggung.

Berdasarkan informasi tersebut, petugas berhasil mengidentifikasi dan mengamankan HNA di kediamannya. Saat dilakukan pemeriksaan, pelaku mengakui telah mengambil sepeda motor milik korban dan menjualnya kepada seseorang di sekitar wilayah Desa. Haurpanggung.

Saat ini, pelaku telah diamankan di Polsek Tarogong Kidul guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Sementara itu, petugas masih terus melakukan pengembangan dan pencarian terhadap barang bukti kendaraan yang telah berpindah tangan.

Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian material sekitar Rp19,9 juta. Polisi juga telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi serta melengkapi administrasi penyidikan untuk proses penegakan hukum selanjutnya.

Kapolsek Tarogong Kidul mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat memarkir kendaraan dengan selalu mengunci stang, menggunakan kunci pengaman tambahan, serta memilih lokasi parkir yang aman guna mencegah terjadinya tindak pidana pencurian kendaraan bermotor.

12/06/2026

HARGA PERTAMAX NAIK ! BERAPA LAMA ANDA HARUS ANTRI SAAT ISI PERTALITE ?

11/06/2026

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) Yatalathof Ma'shum Imawan meminta maaf atas kemacetan lalu lintas yang berpotensi terjadi di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026) besok karena ada demo tolak BBM naik. Aksi demonstrasi mahasiswa dari BEM UI besok akan dimulai pukul 10.00 WIB.

"Teruntuk warga di Jakarta utamanya di sekitaran Bundaran HI, kami ingin memohon maaf atas kemacetan dan ketidaknyamanan yang akan terjadi esok hari," ujar Athof saat dikonfirmasi Kompas.com lewat pesan singkat, Kamis (11/6/2026).

"Namun, kami ingin memberi pesan bahwa kemacetan lalu lintas esok hanya berlangsung beberapa jam," tuturnya.

Di sisi lain, kata Athof, saat ini terjadi kemacetan mobilitas sosial, kemacetan lapangan kerja, dan kemacetan masa depan yang dipaksakan kepada rakyat. Kondisi tersebut telah berlangsung selama puluhan tahun dan tidak ada tanda-tanda akan berhenti.

Athof melanjutkan, kenyataan yang dihadapi masyarakat ini adalah ekonomi hanya tumbuh di atas kertas. "Tapi di meja makan rakyat, tidak ada yang berubah. Harga beras naik, lapangan kerja menyempit, rakyat sekarat dihajar pajak. Dan pemerintah? Sibuk memoles citra sambil membagi proyek kepada kroni," tutur Athof.

Ia menegaskan, masyarakat sudah memberi kesempatan dan waktu sudah terlalu lama. Kritikan lewat data juga sudah disampaikan dan selalu diabaikan. Athof mengungkapkan, atas segala permasalahan yang ada, rakyat Indonesia menyatakan muak dan menuntut lima hal:

- Pertama, setop pemborosan APBN.
- Kedua, turunkan harga kebutuhan pokok dan BBM.
- Ketiga, hentikan program MBG dan Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.
- Keempat, hentikan militerisme di ranah sipil.
- Kelima, meminta Presiden Prabowo berhenti mengelak dan akui kesalahan pemerintah.

Athof pun mengajak berbagai elemen masyarakat seperti buruh, guru, pedagang, ibu rumah tangga, serta komunitas/pecinta pelari serta siapapun untuk mengikuti demonstrasi besok. "Kita rebut keadilan! Karena keadilan tidak datang sendiri. Ia harus dijemput oleh rakyat Indonesia yang besar, bukan pemerintah yang berlagak besar," ujar Athof.

Sc:Kompas

11/06/2026

Cibalong โ€“ Seorang pemuda berinisial A (24) diamankan jajaran Polsek Cibalong setelah diduga melakukan tindak pidana pencurian di wilayah Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut. Pria tersebut sebelumnya diamankan warga usai diduga mencuri telepon genggam dari sebuah rumah di Kampung Cilopang Padamulya, Desa Najaten, Kamis (11/6/2026) sekitar pukul 00.30 WIB.

Kapolsek Cibalong IPTU Irwandani mengatakan, pengungkapan kasus bermula dari laporan masyarakat mengenai seorang pria yang tertangkap tangan setelah diduga masuk ke rumah warga melalui jendela samping dan membawa kabur satu unit telepon genggam milik penghuni rumah.

Setelah diamankan, petugas melakukan pemeriksaan awal terhadap terduga pelaku. Dari hasil interogasi, A mengaku pernah melakukan aksi pencurian lainnya di wilayah Kecamatan Cibalong.

Pengakuan tersebut mengarah pada kasus pencurian yang dialami seorang warga yang baru mengetahui rumahnya dibobol saat kembali dari Bandung pada Selasa (9/6/2026). Saat tiba di rumah, korban mendapati kondisi bangunan telah diacak-acak oleh pelaku.

Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku diduga masuk ke dalam rumah dengan cara mencongkel jendela kamar bagian belakang. Setelah berhasil masuk, pelaku mengambil kunci warung yang tersimpan di dalam tas, kemudian menggasak sejumlah barang berharga.

Selain membawa uang tunai dari laci warung, pelaku juga mengambil berbagai merek kopi, rokok, serta satu unit sepeda motor Honda Beat Street milik korban. Total kerugian yang dialami korban ditaksir mencapai Rp18,5 juta.

Petugas kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa korban dan sejumlah saksi, serta mengamankan barang bukti untuk kepentingan penyidikan.

Saat ini, terduga pelaku telah diserahkan ke Satreskrim Polres Garut guna menjalani proses hukum lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

Polres Garut mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas di lingkungan sekitar dan segera melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada pihak kepolisian.

11/06/2026

Kubakat reuwas nya pak! Keun lah pak nu penting menyelamatkan diri heula we !

11/06/2026

Enjing keneh tos ngahayal hoyong siga kieu admin duh , baraya upami dipasihan istri muda ku anu istri pertama bade dikumahakeun tah ?

10/06/2026

Fenomena penumpukan ribuan unit kendaraan motor listrik yang diperuntukkan bagi operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sebuah gudang kawasan industri Sentul, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, kini menjadi sorotan publik.

Menanggapi hal tersebut, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bogor menyatakan kesiapannya untuk melakukan pengawasan terhadap aset negara tersebut jika diperlukan.

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor, Denny Achmad, menjelaskan bahwa pada prinsipnya, pengelolaan dan teknis pelaksanaan program MBG berada di bawah kewenangan instansi terkait. Oleh karena itu, sejauh ini pihaknya masih menunggu instruksi lebih lanjut.

โ€œKeberadaan gudang penyimpanan kendaraan listrik MBG di wilayah Kabupaten Bogor, pada prinsipnya pelaksanaan program dan pengelolaannya merupakan kewenangan instansi terkait,โ€ ujar Denny kepada wartawan, Minggu (7/6/2026).

Denny menambahkan, hingga saat ini Kejari Kabupaten Bogor belum menerima penugasan atau permintaan pendampingan khusus dari Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait aset tersebut, meski mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) RI, Dadan Hindayana, telah ditetapkan sebagai tersangka.

Kendati demikian, Kejari Kabupaten Bogor menegaskan komitmennya untuk segera bergerak jika ada arahan resmi dari Kejaksaan Agung di kemudian hari.

โ€œApabila di kemudian hari terdapat permohonan pendampingan hukum atau tugas sesuai kewenangan kejaksaan, tentunya akan dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,โ€ tegasnya.

Sebagai informasi, pengadaan motor listrik untuk program MBG ini tengah menjadi perhatian nasional setelah Kejagung menemukan dugaan penggelembungan dana (markup) dalam pengadaan barang senilai triliunan rupiah, yang mencakup motor listrik, sepatu, hingga perangkat elektronik. (rk)

10/06/2026

Baraya nuju naraon ? Coba komen pake photo

10/06/2026

Peperiheun mah Gajih teu naek, minimal pertamax naek atuh nya , kmaha tanggapanna wargi ?

Want your business to be the top-listed Media Company in Garut?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Category

Telephone

Website

Address


GARUT
Garut
44162