NU RJB

NU RJB

Share

PRNU KEL. RANGKAPAN JAYA BARU - PANCORAN MAS KOTA DEPOK Akun Resmi Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama Rangkapan Jaya Baru

Klik untuk donasi - BANTU KEBUT RENOVASI MUSHOLLA AL FAJAR 29/03/2021

https://kitabisa.com/campaign/bantukebutrenovmushollalfajar

[BAKTI AMAL SOSIAL PRNU RJB]

Dalam rangka kegiatan bakti amal sosial dan akses dakwah ASWAJA PRNU Rangkapan Jaya Baru Pancoran Mas Kota Depok, kami memberi kesempatan bagi saudara/i yang ingin membantu dalam proses renovasi Musholah Al-Fajar yang saat ini masih berlangsung.

Bantuan dapat disalurkan ke nomor rekening : ⬇️⬇️⬇️
1570005402459 Bank Mandiri
A.N Hadi Darmawan (Ketua Ranting NU RJB)

Bagi saudara/i yang sudah membantu melalui transfer, harap konfirmasi ke nomor :
+62 812-9698-4249 (Ust. Hadi Darmawan) Atau
+62 896-5621-6913 (Sdr. Fadil)

Semoga Allah Subhanahu Wata'ala memberi kemurahan dan keberkahan rizki kita semua, aamiin..

Klik untuk donasi - BANTU KEBUT RENOVASI MUSHOLLA AL FAJAR Berikan donasi terbaikmu untuk Wakaf Renovasi Musholla AL Fajar Kp. Parung Bingung.

29/03/2021

https://kitabisa.com/campaign/bantukebutrenovmushollalfajar

[BAKTI AMAL SOSIAL PRNU RJB]

Dalam rangka kegiatan bakti amal sosial dan akses dakwah ASWAJA PRNU Rangkapan Jaya Baru Pancoran Mas Kota Depok, kami memberi kesempatan bagi saudara/i yang ingin membantu dalam proses renovasi Musholah Al-Fajar yang saat ini masih berlangsung.

Bantuan dapat disalurkan ke nomor rekening : ⬇️⬇️⬇️
1570005402459 Bank Mandiri
A.N Hadi Darmawan (Ketua Ranting NU RJB)

atau dapat melalui E-Payment Apps (Ovo & Gopay) :
0898-7761-470 A.n Zezen Sukrillah

Bagi saudara/i yang sudah membantu melalui transfer, harap konfirmasi ke nomor :
+62 812-9698-4249 (Ust. Hadi Darmawan) Atau
+62 896-5621-6913 (Sdr. Fadil)

Semoga Allah Subhanahu Wata'ala memberi kemurahan dan keberkahan rizki kita semua, aamiin..

Photos from NU RJB's post 29/03/2021

[BAKTI AMAL SOSIAL PRNU RJB]

Dalam rangka kegiatan bakti amal sosial dan akses dakwah ASWAJA PRNU Rangkapan Jaya Baru Pancoran Mas Kota Depok, kami memberi kesempatan bagi saudara/i yang ingin membantu dalam proses renovasi Musholah Al-Fajar yang saat ini masih berlangsung.

Bantuan dapat disalurkan ke nomor rekening : ⬇️⬇️⬇️
1570005402459 Bank Mandiri
A.N Hadi Darmawan (Ketua Ranting NU RJB)

atau dapat melalui E-Payment Apps (Ovo & Gopay) :
0898-7761-470 A.n Zezen Sukrillah

Bagi saudara/i yang sudah membantu melalui transfer, harap konfirmasi ke nomor :
+62 812-9698-4249 (Ust. Hadi Darmawan) Atau
+62 896-5621-6913 (Sdr. Fadil)

Semoga Allah Subhanahu Wata'ala memberi kemurahan dan keberkahan rizki kita semua, aamiin..

29/03/2021
20/01/2021

Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkanku dari apa yang menimpamu dan memberikan keutamaan kepadaku atas kebanyakan makhluk, (jika karunia itu juga diterima) niscaya bala tidak menimpa

الحَمْدُ لِلَّهِ الَّذي عَافَانِي مِمَّا ابْتِلَاكَ بِهِ وَفَضَّلَنِي عَلَى كَثِيرٍ مِمَّنْ خَلَقَ تَفْضِيلاً لَمْ يُصِبْهُ ذَلِكَ البَلَاءُ

PRNU Rangkapan Jaya Baru untuk para korban musibah ini semua.

20/01/2021

Jakarta, NU Online Muktamar Ke-33 NU di Jombang, 1-5 Agustus lalu, menghasilkan sejumlah perubahan pasal pada beberapa bab di Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Nahdlatul Ulama. Muktamirin di antaranya menyepakati penambahan unsur gambar dalam logo NU. Pada AD/ART sebelumnya, pasal tentang logo tertulis bahwa lambang Nahdlatul Ulama berupa gambar bola dunia yang dilingkari tali tersimpul, dikitari oleh 9 (sembilan) bintang, 5 (lima) bintang terletak melingkari di atas garis khatulistiwa yang terbesar di antaranya terletak di tengah atas, sedang 4 (empat) bintang lainnya terletak melingkar di bawah garis khatulistiwa, dengan tulisan Nahdlatul Ulama dalam huruf Arab yang melintang dari sebelah kanan bola dunia ke sebelah kiri, semua terlukis dengan warna putih di atas dasar hijau. Sementara pada perubahan hasil Muktamar Ke-33 NU, muktamirin menyisipkan kalimat “dan ada huruf ‘N’ di bawah kiri dan ‘U’ di bawah kanan” sebelum kalimat “semua terlukis dengan warna putih di atas dasar hijau”. Hasil muktamar ini sekaligus meluruskan kekeliruan logo NU yang tersebar di masyarakat. Logo NU yang bertebaran ternyata memiliki beragam versi, selain bentuk huruf, perbedaan juga terletak pada warna latar dan tulisan. Bahkan, hingga kini masih dijumpai logo NU yang salah tulis.

link dwonload
logo NU : s.id/lambangNU



Sumber: https://www.nu.or.id/post/read/61821/inilah-perubahan-logo-nu-hasil-muktamar-ke-33

Photos from NU RJB's post 19/01/2021

LINK FOTO 1 https://www.twibbonize.com/harlahnu95nurjb
LINK FOTO 2 https://www.twibbonize.com/khidmah95nurjb

CARA PENGAPLIKASIAN FRAME FOTO
Menyemarakkan Khidmah Harlah NU ke-95 NU RJB Media
Pengurus Ranting Rangkapan Jaya Baru - Kec. Pancoran Mas Kota Depok

Pertama, tap link di atas
kemudian, gunakan fitur pilih foto untuk memilih foto sesuai selera gallery dari handphone-mu.
terakhir atur tata letak dengan Scroll apabila di PC, atau tinggal dislide dengan sentuhan dua jari untuk mengatur skala foto apabila di Handphone.. dan Crop sebagai langkah terakhir, fotomu kini sudah ready untuk disimpan.

Salam Khidmah, menyemarakkan Harlah NU ke-95
31 Januari 1926-2021.

*Creditor

30/11/2020

Mohon ziyadah doa dari semua warga nahdliyyin, untuk
kesembuhan Al-Mukarram Prof. KH. Said Aqil Siroj.
Semoga beliau segera pulih dan kembali beraktivitas besama kita semua.
Aamiin

PRNU Kel. Rangkapan Jaya Baru - Pancoran Mas, Kota Depok
____
Allahumma rabban naas mudzhibal ba’si isyfi antasy-syaafii laa syafiya illaa anta syifaa’an laa yughaadiru saqoman

09/11/2020

Teruntuk para pahlawan syahid jihad bangsa, agama dan tanah air Indonesia... Al-faatihah...

Mari kita bersama-sama jaga persatuan dan kesatuan
NKRI harga mati

06/11/2020

RESOLUSI JIHAD NU OLEH HADRATUSYAIKH KH. HASYIM ASY'ARI
------------------
Perjuangan kaum santri melawan penjajahan Belanda dan Jepang di Tanah Air, tak lepas dari peran pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Hasyim Asy’ari.

Di masa penjajahan Belanda, pesantren dianggap sebagai wadah perusuh, pemberontak, dan orang-orang Islam ekstrem. Berbagai upaya dilakukan Belanda untuk menghancurkan pesantren.

Tak sedikit dari santri KH Hasyim Asy’ari yang wafat karena menghalangi Belanda yang ingin menghancurkan pesantren dan mengancam membunuh KH Hasyim Asy’ari. Bagaimana cerita KH Hasyim Asy’ari melawan Belanda lewat pesantren?

1. Melawan penjajah lewat pesantren
Dilansir dari situs resmi NU, nu.or.id, KH Hasyim Asy’ari mendirikan Pondok Pesantren Tebuireng di Jombang, Jawa Timur pada 1899 . Dari pesantren ini kemudian Kiai Hasyim yang merupakan ulama abad 20, berhasil melahirkan ribuan kiai.

Saat itu, Kiai Hasyim mendirikan pesantren bukan hanya bertujuan untuk memperkuat ilmu agama, tetapi juga untuk jihad melawan penjajah Belanda dan juga Nippon (Jepang).

Sejarah mencatat, hanya kalangan pesantren yang tidak mudah tunduk begitu saja di tangan penjajah. Dengan perlawanan kulturalnya, Kiai Hasyim dan pesantrennya tidak pernah luput dari spionase Belanda.

Langkah awal perlawanan kultural yang dilakukan oleh pesantren, menunjukkan bahwa pondok pesantren tidak hanya menjadi tempat menempa ilmu agama, tetapi juga menjadi wadah pergerakan nasional, hingga akhirnya bangsa Indonesia mencapai kemerdekaan hakiki secara lahir dan batin.

Kemerdekaan ini tentu hasil perjuangan seluruh rakyat Indonesia. Tetapi, tentu saja peran ulama pesantren sebagai motor, motivator, sekaligus negosiator tidak bisa dielakkan begitu saja.

2. Kiai Hasyim mengeluarkan fatwa jihad melawan penjajah
Salah satu strategi kultural yang dilakukan oleh pesantren untuk melawan penjajah adalah mengeluarkan fatwa, dan menjadi wadah pergerakan nasional secara umum.

Sejumlah fatwa yang dikeluarkan oleh KH Hasyim di antaranya ketika mengharamkan santri memakai pakaian yang menyerupai Belanda, yang terbukti efektif menggerakkan perlawanan secara luas terhadap kolonial.

Namun, fatwa tersebut hanya berlaku pada konteks saat itu, saat Kiai Hasyim Asy’ari melihat propaganda Belanda melalui borjuisme kolonial lewat busana.

3. Fatwa Resolusi Jihad pada 22 Oktober 1945 untuk melawan Agresi Militer Belanda II
Fatwa penting juga dikeluarkan oleh KH Hasyim Asy’ari bersama ulama se-Jawa dan Madura yaitu Fatwa Resolusi Jihad pada 22 Oktober 1945.

Saat itu Belanda (NICA) yang membonceng pasukan Sekutu (Inggris), hendak ingin kembali menduduki wilayah Indonesia dalam Agresi Militer Belanda II.

Fatwa jihad tersebut seketika menggelorakan semangat juang rakyat Indonesia dari seluruh penjuru Tanah Air, untuk mempertahankan kemerdekaan yang telah diproklamasikan pada 17 Agustus 1945.

Resolusi Jihad KH Hasyim Asy’ari mempunyai esensi bahwa berjuang mempertahankan kemerdekaan merupakan kewajiban agama.

Want your place of worship to be the top-listed Place Of Worship in Depok?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Website

Address


Jalan Road Sukarma RT. 003 RW, 003 Kel. Rangkapan Jaya Baru
Depok
16434