Sore Rabu Project

Sore Rabu Project

Share

Photography discussion class on West Sumatra, Indonesia Diskusi, slideshow, kelas dan workshop fotografi

01/12/2022

PAYAKUMBUH - REREADING PHOTOGRAPHY

Payakumbuh akan menjadi kota pamungkas dalam rangkaian Empat Titik Kota Sore Rabu Project. Sebelumnya kita sudah membincangkan ragam persoalan fotografi baik dari segi teknis sampai nonteknis, dari ide yang abstrak hingga karya yang signifikan di Bukittinggi, Padang Panjang dan Painan.

Masih membawa Rereading Photography sebagai pokok perbincangan, kita juga akan membicarakan bagaimana proses fotografi berjalan dengan segala dinamikanya di Payakumbuh. Untuk itu marilah sama-sama kita datang dan duduk bersama untuk lagi-lagi membicarakan fotografi sebagai obrolan yang dekat. Bincang-bincang ini tak semata bagi fotografer, namun juga terbuka bagi siapa saja. terlebih bagi kawan-kawan yang memiliki ketertarikan pada dunia visual.

Bincang-bincang ini akan diadakan pada 5-6 Desember. Pukul 17:30- Selesai. Berlokasi di Uda Espreso Parik Rantang Jl. Soekarno - Hatta, Parik Rantang.
Kota Payakumbuh

Mari datang dan berbincang

Foto:

24/10/2022

Setelah Bukittinggi dan Padang Panjang, Sore Rabu Project akan langsir ke Painan. Bukittinggi dan Padang Panjang merupakan dua kota di dataran tinggi, sedangkan Painan adalah berada kawasan pesisir barat Sumatra, dinamika ini tentu menghadirkan kondisi dan perkembangan yang berbeda pada masyarakatnya. Apakah dinamika yang sama juga terjadi pada ranah fotografi?

Masih mengusung Rereading Photography sebagai alas pembuka cerita, kita akan duduk bersama untuk memahami dan membaca kembali fotografi secara sederhana dengan segala persoalan di dalamnya, sekaligus menggali potensi apa saja yang bisa dikembangkan lewat fotografi.

Kawan-kawan di Bukittinggi misalnya, berhasil menggagas pameran secara efisien sebagai ujung dari sebuah obrolan. Kawan-kawan di Padang Panjang sedang menyusun “garapan fotografi” dengan bentuk yang lain p**a. Tawaran dan potensi-potensi di setiap kota inilah yang kita harap dapat menampilkan keragaman isu dan sudut pandang yang barangkali bisa memperkaya ragam fotografi kita.

Untuk itu Sore Rabu Project mengundang kawan-kawan dan rekan sekalian untuk lagi-lagi membicarakan fotografi sebagai obrolan yang dekat. Bincang-bincang ini tidak hanya untuk fotografer, namun juga terbuka bagi semua yang memiliki ketertarikan pada dunia visual.

Bincang-bincang ini akan diadakan pada 26 dan 27 Oktober pukul 17:30 WIB. Berlokasi di Khawla Coffee Roastery Jl. Setia Budi No.16 IV Jurai, Paianan.

Mari datang dan berbincang

Foto:

21/09/2022

PADANG PANJANG - REREADING PHOTOGRAPHY

Setelah membicarakan berbagai dinamika fotografi di Bukittinggi, akhir pekan ini, Sore Rabu Project akan berkunjung ke Padang Panjang. Rereading Photography secara sederhana bisa dibaca sebagai upaya kecil untuk memahami dan mendekati kembali fotografi. Di Padang Panjang, tema Rereading Photography, sangat mungkin akan berisi perbincangan dengan persoalan dan atmosfer yang berbeda dari kota sebelumnya

Sore Rabu Project mengundang kawan-kawan dan rekan sekalian untuk turut hadir membicarakan fotografi sebagai obrolan yang dekat. Bincang-bincang ini tidak hanya untuk fotografer, namun juga terbuka bagi semua yang memiliki ketertarikan pada dunia visual.

Bincang-bincang tatap muka ini akan diadakan pada 24 dan 25 September pukul 19:30 WIB. Berlokasi di Kokula Co Workingspace. Jl. Ahmad Yani No.1 Ngalau Padang Panjang Timur, Padang Panjang.

Mari datang dan berbincang

26/08/2022

BUKITTINGGI - REREADING PHOTOGRAPHY

Sore Rabu Project mengundang kawan-kawan dan sanak sekalian untuk hadir membicarakan fotografi sebagai obrolan yang dekat. Sekaligus untuk bereskperimen dengan hal-hal baru. Tema 'Rereading Photography' dapat dilihat sebagai usaha membaca lagi fotografi dari berbagai sudut pandang. Ini membuat fotografi sangat mungkin didekati dari berbagai perspektif.

Bincang-bincang ini tidak hanya untuk fotografer, tapi juga untuk semua kalangan yang memiliki ketertarikan pada fotografi.

***
Tanggal: 30-31 Agustus 2022
Jam: 16.00 WIB - selesai
Lokasi: .mouara Jl. Yos Sudarso, Benteng, Pasar Atas, Bukittinggi

Mari datang dan berbincang

***
Foto:

***

20/08/2022

REREADING PHOTOGRAPHY

Rereading Photography dapat dibaca sebagai upaya kecil untuk memahami dan mendekati kembali fotografi. Barangkali juga sebuah cara untuk mempertanyaan kembali motif dan harapan yang disandarkan pada praktik-praktik fotografis yang kita lakukan. Kondisi yang terus berubah, lingkungan yang berkembang, dan keadaan ruang yang tidak melulu tetap membuat kita barangkali harus sesekali melihat ke belakang.

Setelah dua tahun lebih dipukul pandemi, Sore Rabu Project kembali hadir untuk membincangkan fotografi sebagai obrolan ringan dan sekaligus praktikal.

Melalui tema Rereading Photography, Sore Rabu Project akan berkunjung ke Bukittinggi, Padang Panjang, Painan dan Payakumbuh untuk membicarakan kemungkinan-kemungkinan baru yang akan dilakukan lewat medium fotografi. Bincang-bincang tatap muka yang sudah lama sekali tidak kita langsungkan.

Silakan pantau dan ikuti informasi selanjutnya.

***

Foto:

***

Apa Kabar Fotografi Kritis? 06/04/2021

Esai baru dari Pinyu Ramadhani di Sore Rabu Project.

Apa Kabar Fotografi Kritis? Kondisi ini bagi saya menjadi sebuah paradoks yang mungkin hanya terjadi di Indonesia. Hal ini tidak mungkin terjadi tanpa sebab. Kira-kira terdapat suatu kondisi kompleks dalam fotografi Indonesia yang memungkinkan hal-hal semacam ini dapat terjadi.

Photos 30/06/2020

Besok malam, bincang-bincang soal kolektif fotografi via virtual. Mari.
Dapurku Talk #7
Kolektif Muda Fotografi: Kini & Nanti

Satu dekade terakhir, fotografi menjadi praktik kesenian yang semakin masif dilakukan. Kolektif-kolektif lahir dengan visi atau setidaknya ketertarikan yang sama. Praktik kreatif dan gaya dari sebuah kolektif akan terbentuk seiring dengan kerja-kerja bersama yang dilakukan.

Kami mengundang perwakilan dari 4 kolektif dengan ragam praktik fotografi. Kerja-kerja kolektivitas, cerita tentang perjuangannya, hingga negosiasi sosial dan kultural pada patron-patron yang ada akan menjadi topik bincang virtual kali ini.

Mari! Rabu, 1 Juli 2020 - 19:30 WIB - s.id/komfo | disiarkan secara langsung juga di kanal Youtube Dapur 8 - s.id/kanal8.

yogyakarta

Photos 23/10/2019

Bincang-bincang besok sore di tentang ide dan proses kreatif di balik pendokumentasian hajatan pernikahan bersama Hatta Marta (), Holz Company (), dan Muhammad Abrar Manaf ().
Kamis, 24 Oktober 2019, pukul 15.30 wib -selesai di Rimbun Espresso & Brew Bar Padang.
Presented by
Supported by :
pdgid

Photos 30/09/2019

Sepuluh tahun silam, gempa besar mengguncang Sumatera Barat. Kota Padang luluh lantak. Situasi mencekam itu masih menghantui saya hingga saat ini (Cekam Padang-Idrizal)

https://sorerabu.org/featured/photo-story/cekam-padang/

Photos 22/09/2019

Presentasi duo Rafi Tanjung dan Uyung Hamdani tentang karya mereka di Slideshow Sore Rabu Project.

Hari/tanggal : Rabu, 25 September 2019
Pukul : 15.30-selesai
Tempat : Rimbun Espresso & Brew Bar Padang

Presented by :
Sore Rabu Project

Supported by :
Rimbun Espresso & Brew Bar pdgid

Fotografi Kritis dan Omong Kosong 16/09/2019

Kritik Pinyu Ramadhani terhadap proyek foto Buru Babi milik Yoppy Pieter sudah dibalas dengan tulisan Yoppy yang berjudul "Di Balik Si Buru Babi". Usai tulisan itu tayang, beberapa tanggapan datang. Pertama dari Eka Nickmatulhuda ( https://www.facebook.com/notes/eka-nickmatulhuda/kritik-terhadap-ide-foto-story-buru-babi-yoppy-pieter/2309942949133749/ ). Lalu, Tomi Saputra ( https://udasukaria.com/merespon-perdebatan-intelektual-proyek-foto-buru-babi-yoppy-pieter/ ).

Berikut esai baru dari Ramadhani membalas apa yang diurai Yoppy dalam "Di Balik Si Buru Babi".

Fotografi Kritis dan Omong Kosong Saya tidak mengerti apa dan bagaimana idealnya fotografi kritis itu. Saya hanya percaya, fotografi kritis ditujukan untuk memproduksi dan membaca fotografi dengan lebih baik, dan kejujuran menjadi salah satu akarnya.

Di Balik Si Buru Babi 11/09/2019

Tulisan Yoppy Pieter untuk kritik yang diberikan Pinyu Ramadhani atas karya Buru Babi miliknya.

Tulisan ini pertama kali terbit di blog Yoppy Pieter (https://yoppypieter.wordpress.com/di-balik-si-buru-babi/). Atas izin beliau, tulisan tersebut diposting ulang di website Sore Rabu Project .

Di Balik Si Buru Babi Simbol-simbol maskulinitas lainnya muncul secara visual di mana anjing-anjing yang berlumuran darah sebagai representasi sifat agresif. Mampu membeli anjing dengan harga ratusan juta sebagai simbol unggul. Hegemoni maskulinitas ini dikonstruksi dalam imaji pemburu untuk melahirkan prestise.

Want your business to be the top-listed Photography Service in Bukittinggi?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Category

Address


Bukittinggi
26000