ilyas
Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from ilyas, Airport, Bandar.
ilyas Airport
Betapa sulitnya manusia bersyukur atas nafas yang masih berhembus di badan. Namun betapa mudahnya manusia mengeluh hanya karena kakinya menginjak kotoran..
“Jangan pernah merobohkan pagar tanpa mengetahui mengapa didirikan. Jangan pernah mengabaikan tuntunan kebaikan tanpa mengetahui keburukan yang kemudian anda dapat”
pengobatan yg herbal sudah terbukti...
"We don't stop playing because we grow old; we grow old because we stop playing."
"Kita bukannya berhenti bermain karena kita makin tua; tetapi kita makin tua karena kita berhenti bermain."
Sebuah Kisah
Dahulu kala, hiduplah seorang tabi’in. Imannya kuat. Ibadahnya tak pernah putus. Al-Qur’an menjadi kesehariannya. Islam menghiasi jiwanya. Hatinya selalu terikat kepada sang Pencipta. Dialah ‘Urwah bin Zubair’. Hingga pada suatu hari, Allah mentakdirkan salah satu kakinya harus diamputasi. Menyiasati agar ia tidak kesakitan sewaktu pemotongan, ditawarkanlah kepadanya arak. Namun ia menolak mentah-mentah hal itu.
Setelah selesai pemotongan, dihadirkanlah kaki yang telah dipotong. Tiba-tiba menangislah Urwah bin Zubair. Timbullah prasangka buruk dari orang-orang di sekitarnya. Sampai salah seorang dari mereka berkata kepadanya, “Kami semula merasa bangga dengan ketegaran Anda, tapi mengapa Anda sekarang menangis?” Beliau pun menjawab, “Demi Allah, hanya Allah yang Maha Mengetahui. Bukanlah kehilangan satu kaki yang membuat saya menangis. Sungguh, kaki ini adalah milik Allah. Justru yang membuat saya menangis adalah sebuah kekhawatiran. Apakah dengan satu kaki yang saya miliki sekarang, saya masih bisa beribadah dengan sempurna kepada Allah?”
Musibah belum berhenti sampai di sana. Siangnya kaki beliau diamputasi, malamnya salah satu dari tujuh anaknya meninggal dunia. Ketika diberitahukan perihal kematian anaknya, beliau berkata, “Saya belum bisa bangkit dari pembaringan. Oleh karena itu, saya minta tolong, uruskan jenazahnya.” Sebelum dikuburkan, ia meminta agar jenazah anaknya diperlihatkan kepadanya. Di hadapan wajah anaknya yang hanya diam membisu, ia berdoa kepada Allah seraya mengusap kepala anaknya, “Puji syukur kepada-Mu ya Allah. Engkau telah mengaruniakan saya tujuh anak. Semoga sebagai ayah mereka, saya sudah melaksanakan kewajiban untuk mendidik mereka ke jalan yang Engkau ridhai. Ya Allah, pada saat ini, Engkau telah mengambil salah satu dari mereka. Ambillah! Mereka milik-Mu ya Allah, bukan milik saya. Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun. Mudah-mudahan Engkau masih memberikan manfaat untuk enam orang anak yang tersisa.”
10/02/2012
Setiap detik, setiap jam, setiap hari itu tidak tergantikan. Sekali waktu berlalu, ia tidak akan bisa diulang lagi. Maka janganlah Anda menghancurkan hari Anda sendiri dengan mengijinkan orang lain menarik Anda ke dalam "mood" atau sikap negatif mereka.
Berbahagialah di setiap saatnya, karena saat-saat tersebut tidak bisa diulang lagi. (Paling tidak bersikap positif-lah selalu, apapun yang terjadi.)
Bila ingin sukses mencapai apapun yang kita inginkan, tidak ada yang lebih penting daripada tekat dan kegigihan yang disertai keyakinan dan semangat kita.
Bakat saja tidak cukup untuk menjadi modal sukses. Banyak sekali orang yang berbakat tetapi gagal dan menyerah.
Begitu juga kepandaian, tidak akan banyak membantu. Banyak orang pintar yang hidupnya tidak mencapai potensi mereka.
Pendidikan juga tidak bisa menggantikan semangat, keyakinan dan kegigihan kita. Dunia ini penuh dengan orang-orang bertitel yang hidupnya terlantar atau tidak bermanfaat bagi masyarakat.
Tekat, semangat, kegigihan dan keyakinan kita, itulah modal utama kita mencapai kesuksesan yang kita inginkan.
Seperti dibuktikan oleh slogan "maju terus" yang telah banyak dan akan terus membantu umat manusia menyelesaikan segala macam masalahnya.
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Contact the business
Telephone
Website
Address
Bandar
43111