Pikiran Merdeka

Pikiran Merdeka

Share

Tabloid Mingguan Aceh, Aspiratif dan Tepercaya Merdeka Memberitakan

Layar Dakwah di Ulee Alue: Film Sebagai Cahaya di Kaki Gunung 02/07/2025

Oleh: Putra Hidayatullah

“Keseluruhan proses ini menunjukkan bahwa film, jika diprogram dan dikurasi dengan tepat, dapat menjadi jembatan pengetahuan, ruang dialog, sekaligus medium pencerahan yang berdampak di tengah kondisi yang selama ini tertutup oleh stigma dan prasangka”

Layar Dakwah di Ulee Alue: Film Sebagai Cahaya di Kaki Gunung Oleh: Putra Hidayatullah PM, Bireuen – Bakda Isya, layar tancap selebar 5 x 4 meter menyala di Kampung Ulee Alue, Samalanga. Tiga baris paling depan tampak anak-anak menatap layar dengan raut wajah ceria. Ibu-ibu dan pemuda telah berkumpul di atas kursi plastik. Halaman meunasah tampak bertebar be...

08/06/2025

Angin Kencang Terjang Aceh Utara, Lima Rumah Rusak Berat

08/06/2025

Cuaca Ekstrem Landa Aceh Besar, BPBD Imbau Warga Waspada

06/06/2025

Jaringan Sabu Aceh-Banten Terbongkar, 40 Kilogram Barang Bukti Diamankan

06/06/2025

Tiga Remaja Curi Motor di Halaman Masjid, Dua Mengaku Suami-Istri

05/06/2025

🐏 Selamat Uroe Raya Idul Adha 1446 H 🌙

Semoga semangat berkurban menumbuhkan kasih sayang dan kepedulian antarsesama.

Sengketa Empat Pulau, Bobby Ingin Pengelolaan Bersama dengan Aceh 05/06/2025

Sengketa Empat Pulau, Bobby Ingin Pengelolaan Bersama dengan Aceh PM, BANDA ACEH — Polemik status empat pulau di perbatasan Provinsi Aceh dan Sumatera Utara kembali mencuat. Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, bertemu dengan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, di Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh, Rabu (4/6), untuk membahas persoalan tersebut. Dalam pertemuan itu...

Bobby Nasution Temui Mualem Bahas Sengketa Empat Pulau 04/06/2025

Bobby Nasution Temui Mualem Bahas Sengketa Empat Pulau PM, BANDA ACEH – Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, melakukan kunjungan mendadak ke Meuligoe Gubernur Aceh, Rabu pagi (4/6). Kunjungannya bertujuan membahas status administratif empat pulau di perbatasan Sumatera Utara dan Aceh. Bobby disambut langsung oleh Gubernur Aceh, H Muzakir Manaf ata...

02/06/2025

Fotografer perempuan muda berbakat asal Aceh, Wahyu Majiah, terpilih sebagai salah satu dari sepuluh peserta yang menampilkan karya dalam Pameran Foto & Video bertajuk Kita Berhak Sehat. Pameran tersebut digelar di Galeri Cemara 6 – Toeti Heraty Museum, Menteng, Jakarta Pusat, pada 30 Mei hingga 1 Juni 2025, dalam rangka peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) 2025.

Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI) dan PannaFoto Institute melalui program Lokakarya Foto & Video, sebagai bagian dari rangkaian Save Our Surroundings Fest 2025 yang mengangkat isu kesehatan dan bahaya konsumsi produk tembakau.

Wahyu Majiah, yang juga dikenal dengan nama Ayu, menampilkan karya bertajuk Menghindari Jebakan Instan, yang mendokumentasikan perjuangan seorang ibu muda bernama Melli (24) di Banda Aceh dalam menyediakan makanan bergizi bagi anaknya yang masih berusia dua tahun. Melalui rangkaian foto humanis, Ayu menyoroti keseharian keluarga kecil yang menghadapi godaan produk makanan instan di pasar dan supermarket, serta proses perlahan Melli dalam memilih bahan pangan alami yang lebih sehat.

Selengkapnya di pikiranmerdeka.co

31/05/2025

Seorang pria berinisial S (54), warga Desa Krueng, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, tega membunuh istrinya sendiri, H (43), dengan cara melilitkan sarung ke leher korban. Aksi pembunuhan ini dipicu kecemburuan pelaku karena korban sering melakukan siaran langsung (live) di platform TikTok.

Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal menyampaikan, insiden tragis itu terjadi pada Rabu dinihari, 28 Mei 2025, setelah keduanya terlibat cekcok. “Kejadian itu bermula dari pertengkaran rumah tangga yang dipicu kecemburuan pelaku terhadap aktivitas korban di TikTok,” ujarnya, Sabtu (31/5/2025).

Pertengkaran memuncak hingga pelaku gelap mata dan menjerat leher sang istri dengan sarung. Peristiwa ini diketahui salah satu anak mereka yang mendengar keributan dan memutuskan mendobrak pintu kamar. Anak korban mendapati ibunya sudah tidak bernyawa, sementara sang ayah masih berada di lokasi kejadian.

Pelaku langsung melarikan diri setelah dipergoki. Anak korban segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Tak butuh waktu lama, S berhasil ditangkap tim kepolisian di kawasan Deah Pangwa, Kecamatan Trienggadeng, pada hari yang sama, sekitar pukul 20.00 WIB. Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUZA Banda Aceh untuk keperluan autopsi.

Pelaku ditahan di Rutan Polres Pidie Jaya sejak 29 Mei hingga 17 Juni 2025 untuk proses penyidikan lebih lanjut. Ia dijerat dengan Pasal 338 juncto Pasal 351 ayat (3) KUHP tentang pembunuhan dan penganiayaan yang menyebabkan kematian, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

“Kami berkomitmen menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Terima kasih kepada personel atas respon cepatnya dalam menangani kasus ini,” tutup AKBP Faisal.

Photos from Pikiran Merdeka's post 31/05/2025

Setelah melewati jembatan rangka baja dengan aliran sungai yang deras di bawahnya, mobil kami berbelok ke kiri, memasuki Gampong Lamsujen. Saya menurunkan kaca mobil dan tubuh saya segera merasakan kesejukan yang tak ada duanya. Apalagi cuaca agak mendung hari itu. Dan jalanan agak basah, sepertinya hujan turun semalam.

Dikelilingi oleh bukit-bukit yang menjulang, Lamsujen masuk dalam Kecamatan Lhoong, Aceh Besar. Kami akan membuat pelatihan Programmer Gampong Film bersama pemuda dan pemudi di Gampong Lamsujen.

“Dalam suara setan, itu arti Lamsujen dalam Indonesia kan? Puitis kalii,” ujar saya kepada teman-teman.

“Ya,” jawab Azhari Meugiet.

Mobil kami berhenti di depan meunasah Gampong Lamsujen. Dalam perkarangan meunasah ada dua bangunan yang digunakan untuk kantor geuchik dan ruang organisasi gampong lainnya. Meunasah dan kantor-kantor tersebut berhadapan langsung dengan sungai dan bukit.

Beberapa meter dari meunasah, ada barisan warung-warung. Kami menyeruput kopi pertama pagi itu di salah satu warung. Suara aliran air sungai dan parit membuat suasana pagi itu semakin syahdu.

“Yok kita siap-siap!” ujar Jamal kepada kami setelah menelpon Bang Hasri.

Kami pun bergegas menuju kantor geuchik Lamsujen, tempat di mana pelatihan akan dilaksanakan. Saya, Jamal, Azhari, dan Tama begegas mempersiapkan ruangan: memasang proyektor, roll banner dan peralatan lainnya.

Pelatihan Programmer Gampong Film bertujuan untuk melatih pemuda di beberapa gampong di Aceh tentang bagaimana cara memutar film.

Selengkapnya di pikiranmerdeka.co

Want your practice to be the top-listed Law Practice in Banda?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Telephone

Address


Jalan T. Nyak Arief No. 888 Lamgugop
Banda
23115