Liputan Infowarga

Liputan Infowarga

Share

Liputan Infowarga berkomitmen menyajikan informasi secara faktual dan terpercaya.

E-mail: [email protected]
Website: www.liputaninfowarga.com
Hp/Wa: 087860515872

Photos from Liputan Infowarga's post 05/06/2026

Siswa kelas VI SDN 1 Bantas, Tabanan menggelar kegiatan kunjungan edukasi dan pengenalan alam pada Jumat (5/6). Destinasi utama dalam kegiatan ini adalah Bali Farm House.

Melalui kunjungan ini, para siswa diajak untuk berinteraksi langsung serta mengenal berbagai jenis binatang dari mancanegara di lingkungan alam yang asri. Kegiatan edukasi luar ruangan ini bertujuan untuk memperluas wawasan lingkungan dan menyegarkan pikiran siswa pasca-ujian.

Kegiatan ini berjalan dengan aman dan lancar. Turut hadir mendampingi para siswa di lapangan, yaitu Kepala Sekolah, para guru, serta pengurus Komite SDN 1 Bantas. Sinergi ini memastikan seluruh rangkaian acara edukasi wisata dapat memberikan pengalaman belajar yang berkesan bagi siswa.

Bali Farm House yang berlokasi di Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, menawarkan pengalaman wisata yang unik dan berbeda di Pulau Dewata. Dengan konsep arsitektur bergaya Tuscany, Italia, destinasi ini menyuguhkan atmosfer liburan khas Eropa.

​Menggabungkan konsep perkebunan dan peternakan, Bali Farm House mengajak pengunjung untuk berinteraksi langsung dengan beragam satwa eksotis mancanegara. Beberapa di antaranya meliputi keledai dari Australia, kuda poni dari Belanda, kambing dari Ceko, serta burung unta dari Afrika. (*)

04/06/2026

Bali Raih Penghargaan Terbaik I Regional Jawa-Bali dalam Penanggulangan Kemiskinan dan Stunting

Pemerintah Provinsi Bali sukses mengukuhkan posisinya sebagai daerah dengan performa pembangunan paling unggul di regional Jawa-Bali. Dalam ajang bergengsi Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Provinsi Bali berhasil menyabet penghargaan Terbaik Pertama pada Kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting Tingkat Provinsi. Prosesi penganugerahan ini berlangsung di Grand Ballroom Yogyakarta Marriott Hotel, Kamis (4/6/2026).

Trofi penghargaan tertinggi tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI, Maruarar Sirait, yang hadir mewakili Kementerian Dalam Negeri, dan diterima secara langsung oleh Gubernur Bali, Wayan Koster. Selain pengakuan prestisius berupa trofi, Pemerintah Provinsi Bali juga berhak membawa pulang dana insentif apresiasi senilai Rp3 miliar dari Kemendagri.

Penghargaan fiskal ini diberikan atas keberhasilan eksekusi program penanggulangan kemiskinan dan penurunan stunting di Bali yang dinilai sangat kreatif, adaptif, serta memberikan dampak konkret yang terukur hingga ke level administrasi desa.

Keunggulan Bali pada kategori ini memaksa Provinsi Jawa Barat harus puas menempati posisi terbaik kedua di bawah Bali. Dominasi Pulau Dewata dalam ajang nasional ini kian mutlak karena prestasi serupa disapu bersih oleh jajaran pemerintah kabupaten dan kota di bawah wilayah administratifnya. Untuk tingkat kabupaten, Kabupaten Badung sukses mengamankan predikat terbaik pertama, disusul oleh Kabupaten Gianyar di posisi kedua, dan Kabupaten Tabanan di tempat ketiga. Sementara itu, Kota Denpasar juga sukses mengamankan predikat terbaik pertama untuk kategori yang sama pada tingkat kota.

Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, dalam sambutan resminya menjelaskan bahwa sistem evaluasi dan penilaian tahun ini sengaja diklasifikasikan menjadi enam regional yang berbeda. Langkah strategis ini diambil guna menciptakan iklim kompetisi yang lebih adil dan berimbang, terutama bagi daerah-daerah dengan skala fiskal terbatas agar tidak langsung diadu dengan daerah yang memiliki kapasitas anggaran besar.

Tito menegaskan bahwa pemberian penghargaan ini merupakan bentuk instrumen penyeimbang (reward) dari Kemendagri, yang selama ini dikenal sangat ketat dalam melakukan pengawasan, evaluasi, hingga penjatuhan sanksi bagi pemerintah daerah yang melakukan pelanggaran regulasi.

"Kali ini kita berikan carrot-nya (hadiah) supaya imbang, dengan harapan timbul extreme competition dan juga ada semangat untuk saling bersaing yang sehat di antara kepala daerah," ujar Tito Karnavian.

Lebih lanjut, Mendagri menggarisbawahi pentingnya mendiseminasikan prestasi-prestasi impresif para kepala daerah ke ruang publik. Hal ini dinilai krusial untuk membangun dan memulihkan kembali kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepemimpinan di daerah, di tengah maraknya sorotan kasus hukum yang melibatkan oknum pejabat belakangan ini.

"Sebetulnya banyak sekali kepala daerah yang memiliki kinerja dan prestasi yang bagus, ini yang perlu diangkat. Bahwa banyak pemimpin-pemimpin yang juga bagus, terlepas dari ada beberapa mungkin oknum yang bermasalah. Itulah tujuan kita, sehingga ada *trust* dari masyarakat dari publik kepada para kepala daerah," tambah Mendagri.

Ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi ini diharapkan mampu menjadi pemantik utama bagi lahirnya inovasi pembangunan yang berkelanjutan di seluruh penjuru tanah air, sekaligus menyelaraskan target indikator makro pembangunan daerah menuju visi besar Indonesia Emas. Bagi daerah yang belum berhasil mendapatkan penghargaan pada gelombang ini, Kemendagri mencatat masih menyediakan dua putaran evaluasi lagi pada gelombang berikutnya sebagai ruang untuk terus membenahi dan memaksimalisasi kinerja pelayanan publik.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali merilis data komparatif yang memperlihatkan tren positif di mana tingkat kemiskinan di Bali terus mengalami penurunan konsisten dan memegang rekor terendah secara nasional. Penurunan angka kemiskinan ekstrem tersebut berbanding lurus dengan tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk (Gini Ratio) yang kian melandai secara signifikan.

Di bawah kepemimpinan Gubernur Wayan Koster, tingkat kemiskinan berhasil ditekan hingga angka 3,42 persen—terendah secara nasional dan berada jauh di bawah rata-rata nasional sebesar 8,25 persen. Di sektor kesehatan masyarakat, prevalensi stunting Bali meluncur turun hingga 7,2 persen, menjadikannya sebagai satu-satunya provinsi di Indonesia dengan angka stunting di bawah 10 persen.

Ketangguhan ekonomi Bali juga tercermin dari angka pengangguran yang turun signifikan ke level 1,45 persen, memosisikannya kembali sebagai provinsi dengan angka pengangguran terendah secara nasional. Dari aspek pemerataan kesejahteraan, indeks Gini Ratio Bali tercatat sebesar 0,333, jauh lebih baik daripada rata-rata nasional yang berada di angka 0,363, mengindikasikan distribusi pendapatan masyarakat lokal yang semakin merata.

Keberhasilan program makroekonomi ini berkelindan erat dengan peningkatan pendapatan per kapita masyarakat Bali yang melonjak ke angka Rp72,66 juta. Berbagai capaian ini berkontribusi mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Bali ke posisi 79,37, ditunjang dengan peningkatan kualitas hidup melalui angka Usia Harapan Hidup yang menyentuh usia 75,46 tahun. Hasil pembangunan komprehensif Provinsi Bali sepanjang tahun 2025 tersebut dinilai berada pada kategori sangat baik dengan capaian riil yang melampaui seluruh target perencanaan awal secara komprehensif. (*)

04/06/2026

Pemerintah Kabupaten Tabanan Meraih Penghargaan sebagai Kabupaten dengan Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting Terbaik III Tahun 2026

Pemerintah Kabupaten Tabanan kembali mengukuhkan posisinya di panggung nasional dengan meraih penghargaan bergengsi sebagai Kabupaten Terbaik III dalam kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting Tahun 2026. Apresiasi ini diserahkan langsung oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, kepada Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., dalam acara Malam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 yang berlangsung di Yogyakarta Marriott Hotel, Jumat (4/6) malam.

Penghargaan skala nasional ini diserahkan sesaat setelah Bupati Sanjaya menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa dan Bali yang diselenggarakan di Gedhong Pracimasana, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta. Forum strategis tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Menteri Dalam Negeri, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, serta Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), guna menyelaraskan langkah dalam menjaga stabilitas dan kerukunan wilayah.

Parameter Penilaian Kinerja Terpadu
Keberhasilan Kabupaten Tabanan menembus jajaran tiga besar nasional didasarkan pada penilaian ketat yang mencakup konvergensi program antarlini, capaian riil layanan publik, serta efektivitas intervensi penanganan yang menyasar hingga ke tingkat desa. Selain itu, aspek lain yang menjadi indikator utama adalah laju penurunan angka stunting dan kemiskinan yang signifikan, serta lahirnya inovasi daerah yang adaptif dan memberikan dampak langsung secara berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat setempat.

Salah satu langkah terobosan yang diakui secara nasional sebagai motor penggerak keberhasilan ini adalah program unggulan "Bupati Ngantor di Desa". Program yang diinisiasi langsung oleh Bupati Komang Gede Sanjaya ini terbukti ampuh memperkuat integrasi dan sinergi kerja antara pemerintah daerah, jajaran perangkat desa, lintas sektoral, serta masyarakat luas. Melalui mekanisme ini, berbagai hambatan pembangunan dan pemetaan keluarga sasaran stunting dapat diintervensi serta diselesaikan secara cepat dan tepat di lapangan.

Sinergi Finansial dan Tata Kelola Pemerintahan
Selain penerimaan penghargaan, rangkaian agenda di Yogyakarta tersebut juga diisi dengan Regional Financial Discussion yang dipelopori oleh Kementerian Dalam Negeri dengan tajuk “Pengelolaan Keuangan Daerah dan Creative Financing”. Diskusi ini membedah kondisi riil tata kelola keuangan daerah, tantangan mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD), optimasi pos belanja, hingga penjajakan potensi pembiayaan kreatif yang aman dari risiko fiskal guna mendukung akselerasi pembangunan daerah.

Bupati Sanjaya dalam kesempatan tersebut menyampaikan rasa hormat dan terima kasih yang mendalam kepada pemerintah pusat, khususnya Kementerian Dalam Negeri, atas pengakuan publik terhadap komitmen Kabupaten Tabanan. Dirinya menegaskan bahwa prestasi ini bukan semata-mata pencapaian personal, melainkan buah dari dedikasi dan kerja keras kolektif seluruh elemen masyarakat Tabanan.

“Capaian ini merupakan hasil kerja bersama yang solid antara pemerintah dan masyarakat dalam mengejawantahkan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani. Hubungan koordinatif dan gotong royong yang kuat inilah yang membuat program-program kita berjalan efektif di lapangan,” ungkap Bupati Sanjaya dalam keterangannya.

Ia menambahkan, penghargaan tingkat nasional ini akan dijadikan momentum sekaligus motivasi tambahan bagi jajaran birokrasi Pemerintah Kabupaten Tabanan. Ke depan, fokus kerja akan terus diarahkan pada penguatan program pemberdayaan ekonomi, percepatan pemenuhan gizi untuk penurunan stunting, serta strategi pengentasan kemiskinan yang terstruktur demi terwujudnya pemerataan kesejahteraan yang berkeadilan di Kabupaten Tabanan. (*)

03/06/2026

Wabup I Made Dirga Hadiri Karya Ngenteg Linggih di Pura Desa Adat Batunya Baturiti

TABANAN – Semangat kebersamaan dan pelestarian tradisi leluhur kembali ditunjukkan oleh masyarakat Tabanan. Mewakili Bupati Tabanan, Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga menghadiri undangan upacara keagamaan Uleman Ngupasaksi lan Muspayang Karya Ngenteg Linggih Wrespati Kalpa, Mapedudusan Alit yang digelar di Pura Desa, Desa Adat Batunya, Kecamatan Baturiti, Tabanan, pada Selasa (2/6/2026).

Kehadiran jajaran pemerintah dalam upacara sakral ini menjadi bukti nyata sinergi dan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Bali serta Pemerintah Kabupaten Tabanan terhadap pelestarian adat, budaya, dan tradisi keagamaan yang selama ini kokoh dijaga oleh masyarakat setempat.

Prosesi ritual keagamaan tersebut berjalan lancar dan sakral. Komitmen dan antusiasme warga terlihat jelas melalui aksi gotong royong krama adat yang bahu-membahu menyukseskan seluruh rangkaian upacara sejak awal hingga selesai.

Turut hadir memenuhi undangan dalam momentum suci ini, Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta, Camat Baturiti, Jero Bendesa lanang istri, para Bendesa Adat se-Desa Batunya, serta seluruh krama adat setempat yang memadati area pura.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga memberikan apresiasi yang mendalam atas kelancaran dan kekompakan warga dalam menyelenggarakan upacara besar ini. Beliau menekankan bahwa nilai persatuan dan semangat gotong royong merupakan pondasi utama, tidak hanya untuk keberhasilan pembangunan desa, tetapi juga dalam menjaga keberlanjutan kegiatan adat dan keagamaan di Desa Batunya. (*)

01/06/2026

Peringati Hari Lahir Pancasila, Pemkab Tabanan Serukan Pesan Perdamaian Dunia dan Penguatan Nasionalisme

TABANAN— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan secara resmi menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 yang dirangkaikan secara khidmat dengan pembukaan Bulan B**g Karno VIII. Perhelatan kebangsaan ini dipusatkan di Lapangan Alit Saputra, Tabanan, pada Senin pagi (1/6), dengan mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia".

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, hadir mewakili Bupati Tabanan untuk memimpin jalannya upacara. Prosesi sakral ini turut dihadiri oleh berbagai figur penting daerah, di antaranya Raja Tabanan Ida Cokorda Anglurah Tabanan, jajaran Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Tabanan, perwakilan Rindam X/Udayana, Sekretaris Daerah, para asisten Setda, kepala perangkat daerah, pimpinan BUMN/BUMD, hingga tokoh masyarakat setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati I Made Dirga membacakan amanat resmi dari Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia. Melalui amanat tersebut, ia menegaskan bahwa peringatan bersejarah ini bukan sekadar rutinitas seremonial tahunan semata. Sebaliknya, momentum ini merupakan ruang refleksi kolektif demi menjamin nilai-nilai luhur Pancasila tetap terinternalisasi dan hidup di dalam sanubari setiap elemen masyarakat.

Amanat BPIP juga menyoroti relevansi tema tahun ini terhadap geopolitik global. Nilai-nilai dasar Pancasila dinilai tidak hanya krusial untuk menjaga stabilitas domestik dan persatuan internal NKRI, tetapi juga mampu menawarkan formula strategis bagi peradaban yang harmonis serta perdamaian dunia yang berkelanjutan. Indonesia memegang mandat konstitusional untuk aktif dalam ketertiban dunia, di mana Pancasila melandasi doktrin politik luar negeri yang bebas aktif.

"Kontribusi nyata pasukan perdamaian kita di kancah internasional, peran mediasi konflik regional, serta konsistensi dalam membela hak-hak kemerdekaan bangsa terjajah merupakan bentuk nyata dari implementasi Sila Kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Kita ingin memperlihatkan kepada dunia bahwa perdamaian hakiki hanya tercipta saat keadilan tegak bagi seluruh umat manusia," ujar Wabup Dirga saat membacakan amanat tersebut.

Di tengah tantangan modernisasi, seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda, diimbau untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup (living ideology). Pemkab Tabanan menekankan bahwa kemajuan ekonomi dan lompatan teknologi yang masif akan kehilangan arah moral jika terlepas dari tuntunan nilai-nilai dasar negara. Ideologi ini harus diwujudkan dalam tindakan nyata, bukan sekadar menjadi teks sejarah yang pasif.

Analisis Perspektif Pancasila
Dari sudut pandang ideologis, upacara gabungan di Tabanan ini merefleksikan penguatan Sila Ketiga (Persatuan Indonesia) dan Sila Kedua (Kemanusiaan yang Adil dan Beradab) secara simultan. Pemkab Tabanan berhasil membumikan konsep kebangsaan dengan mengaitkan keharmonisan lokal dan tanggung jawab internasional.

Melalui tema Bulan B**g Karno dan penegasan amanat BPIP, kegiatan ini memperlihatkan bahwa asas musyawarah-mufakat dan gotong royong adalah instrumen diplomasi tertinggi untuk menjembatani perbedaan konflik global. Ini merupakan wujud nyata kepemimpinan daerah yang memandang nasionalisme bukan sebagai sikap chauvinistik (anti-asing), melainkan sebagai dasar kontribusi kemanusiaan yang universal.

Selain refleksi ideologis, upacara ini ditandai dengan aksi nyata pemberian apresiasi. Pemkab Tabanan menyerahkan penghargaan kepada jajaran anggota Purna Paskibraka Tahun 2025, pelatih, serta tim medis sebagai bentuk pengakuan atas kedisiplinan dan pengabdian moral mereka. Bersamaan dengan itu, pemerintah daerah resmi melepas delegasi putra-putri terbaik Tabanan untuk berkompetisi dalam seleksi Paskibraka di tingkat Provinsi Bali dan Nasional tahun 2026.

Penghargaan setinggi-tingginya juga dianugerahkan kepada 42 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Tabanan yang memasuki masa purna tugas per 1 Juni 2026. Penghargaan tersebut merupakan bentuk penghormatan atas dedikasi panjang para aparatur sipil negara dalam mendukung percepatan pembangunan daerah demi mewujudkan visi Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani (AUM).

Sebagai puncak dari rangkaian acara, perhelatan Bulan B**g Karno VIII Tahun 2026 resmi dibuka, ditandai dengan pelepasan balon ke udara. Mengusung tema "Kawya Atma Kerthi – Meraya Jiwa Perjuangan Proklamator", agenda satu bulan penuh ini didedikasikan untuk menghidupkan kembali spirit kepahlawanan, nasionalisme, dan etos gotong royong yang diwariskan oleh Proklamator kemerdekaan RI, sekaligus menjadikannya motor penggerak pembangunan di Kabupaten Tabanan. (*)

**gKarnoVIII

Photos from Liputan Infowarga's post 01/06/2026

Sampaikan Duka Cita, Legislator Tabanan Made Muskadana Melayat ke Rumah Duka Jro Mangku Mrajapati di Mambang Kaja

TABANAN – Anggota DPRD Kabupaten Tabanan, I Made Muskadana, S.Sos., menunjukkan kepedulian sosialnya dengan melayat ke rumah duka salah satu warga di Banjar Mambang Kaja, Desa Mambang, Kecamatan Selemadeg Timur, Minggu (31/5). Kehadiran legislator tersebut bertujuan untuk menyampaikan duka cita atas berpulangnya menantu dari Jro Mangku Mrajapati Br. Mambang Kaja.

Setibanya di lokasi, I Made Muskadana disambut langsung oleh pihak keluarga yang sedang berkabung serta sejumlah tokoh masyarakat setempat. Pertemuan yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan tersebut menjadi momen bagi sang wakil rakyat untuk membaur dan merasakan langsung duka cita yang dialami warganya.

Dalam kesempatan tersebut, Muskadana menyampaikan untaian doa agar mendiang diberikan tempat terbaik di sisi Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Ia juga memberikan penguatan moral kepada keluarga yang ditinggalkan agar senantiasa diberikan ketabahan dan keikhlasan dalam menghadapi masa-masa sulit ini.

Aksi solidaritas ini dinilai sebagai kedekatan seorang pejabat publik terhadap masyarakat di daerah pemilihannya. Kehadiran figur pemimpin di tengah kedukaan, memberikan motivasi dan kekuatan bagi keluarga yang sedang berduka. (*)

Photos from Liputan Infowarga's post 31/05/2026

Maksimalkan Distribusi Kupon, Panitia Pura Dadya Agung Pasek Kubayan Bakal Undang Pengurus Se-Bali

TABANAN - Panitia Pembangunan Pura Dadya Agung Pasek Kubayan Br. Bendul, Wangaya Gede, Penebel mengadakan rapat koordinasi pada Minggu, 31 Mei 2026. Acara diawali dengan persembahyangan bersama, lalu dilanjutkan dengan pembahasan distribusi 10 ribu kupon ACK yang dicetak untuk program penggalian dana.

​Dalam rapat yang dibuka oleh Sekretaris Panitia, Ketut Supardi, direncanakan pertemuan lanjutan dengan mengundang pengurus seluruh Bali pada Minggu, 7 Juni 2026, demi memaksimalkan peredaran kupon. Panitia tetap berharap doa dan dukungan semeton sami agar pembangunan wantilan berjalan sukses. (*)

Photos from Liputan Infowarga's post 30/05/2026

Anggota DPRD Tabanan, I Made Muskadana Melayat ke Rumah Duka Jro Sapuh Pura Puseh Desa Adat Bantas

TABANAN — Suasana duka menyelimuti Banjar Bantas Bale Agung, Desa Adat Bantas, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan. Mengingat dedikasi almarhum sebagai pengayah di Pura, Anggota DPRD Kabupaten Tabanan, I Made Muskadana, S.Sos., hadir langsung untuk menyampaikan duka cita atas berpulangnya Jro Sapuh Pura Puseh Desa Adat Bantas, I Made Mudita, pada Sabtu (30/5/2026).

Mendiang I Made Mudita, yang akrab disapa Pekak Prima oleh krama setempat, mengembuskan napas terakhirnya di rumah sakit setelah sempat menjalani perawatan medis. Sebagai bentuk empati dan penghormatan terakhir kepada sosok yang telah mendedikasikan hidupnya untuk sekala-niskala.

I Made Muskadana, S.Sos., menyempatkan diri melayat ke rumah duka. Kehadiran legislator asal Tabanan ini disambut langsung oleh perwakilan keluarga besar Pura Panti Taman Sari Bendesa Manik Mas, Klian Adat, Kepala Wilayah (Kawil), serta tokoh masyarakat setempat. Di sela-sela kunjungannya, I Made Muskadana mengenang almarhum sebagai pribadi yang bersahaja dan penuh komitmen dalam menjalankan kewajiban sucinya.

"Mendiang Jro Sapuh I Made Mudita merupakan pribadi yang sangat baik dan penuh dedikasi sebagai seorang pengayah di Pura Tri Kahyangan Desa Adat. Semoga tulus ikhlas pengabdian beliau menuntun jalannya, dan keluarga besar yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan," ungkap Muskadana.

Kehadiran wakil rakyat di tengah-tengah krama yang sedang berduka ini memberikan dorongan moral bagi pihak keluarga. Dalam konteks kehidupan berdesa adat di Bali, kehadiran tokoh masyarakat pada momentum kedukaan dinilai sebagai bentuk penguatan ikatan menyama braya.

Hingga saat ini, pihak keluarga beserta prajuru adat setempat tengah mempersiapkan rangkaian upacara adat selanjutnya sesuai dengan dresta (tradisi) yang berlaku di Desa Adat Bantas. (*)

Photos from Liputan Infowarga's post 27/05/2026

Eratkan Solidaritas dan Wujud Syukur, LPD Desa Adat Bantas Gelar Tirtayatra ke Berbagai Pura di Bali Barat

TABANAN – Dalam rangka mempererat tali pesemetonan serta sebagai wujud rasa syukur atas perkembangan lembaga keuangan mikro desa yang berjalan positif, Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat Bantas melaksanakan kegiatan persembahyangan bersama (tirta yatra) pada Rabu, 27 Mei 2026.
Perjalanan spiritual ini menyasar beberapa pura penting di kawasan Bali Barat, di antaranya Pura Segara Rupek, Pesimpangan Jayaprana, Pura Pulaki, dan Pura Melanting.

Kegiatan yang dikoordinir langsung oleh Ketua LPD Bantas, Ir. I Nyoman Darmawan, ini tidak hanya diikuti oleh internal pengurus dan jajaran staf LPD. Kehadiran para tokoh penting desa turut memberikan makna mendalam pada kegiatan ini. Tampak hadir dalam rombongan antara lain Pejuru Desa Adat, Pejuru Banjar Adat, Jro Mangku dan Jro Rembat Tri Kahyangan, serta Juru Sunggi.

Seluruh akomodasi peserta, mulai dari transportasi, konsumsi, hingga snack selama perjalanan, ditanggung sepenuhnya oleh pihak LPD Desa Adat Bantas sebagai bentuk apresiasi atas sinergi yang terjalin selama ini.

Menurut Ir. I Nyoman Darmawan, kehadiran para tokoh adat dan agama ini memiliki esensi penting, yakni untuk mempererat solidaritas antar-elemen di Desa Adat Bantas. Selain itu, kegiatan ini merupakan bentuk yadnya (wujud syukur) kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa atas kelancaran operasional LPD.

"Dukungan dari para tokoh dan masyarakat sangat penting. Keberadaan LPD Bantas yang berjalan dengan baik saat ini terbukti mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan fisik maupun spiritual di lingkungan Desa Adat Bantas," ujar Nyoman Darmawan di sela-sela kegiatan.

Melalui kegiatan tirtayatra ini, diharapkan hubungan harmonis (Tri Hita Karana) antara pengelola LPD, prajuru adat, dan tokoh agama semakin kuat, sehingga LPD Desa Adat Bantas dapat terus ajeg dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi kesejahteraan krama desa. (*)

25/05/2026

Sinergi Bali-TNI, Proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik Resmi Dimulai

DENPASAR – Langkah strategis untuk mengatasi persoalan sampah sekaligus mewujudkan energi bersih di Pulau Dewata resmi bergulir. Gubernur Bali, Wayan Koster mendampingi Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Maruli Simanjuntak meninjau Kick Off pematangan lahan lokasi Pengelohan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di lahan milik PT. Pelindo di Pesanggaran, Pedungan – Denpasar pada Jumat (22/5/2026) siang.

Proyek PSEL ini diharapkan menjadi solusi permanen atas isu lingkungan yang selama ini menjadi tantangan besar di kawasan perkotaan Bali. Dengan mengubah sampah domestik menjadi pasokan listrik, program ini tidak hanya membersihkan lingkungan tetapi juga mendukung kemandirian energi hijau yang berkelanjutan.

Tampak juga hadir dalam peninjauan tersebut Bupati Badung, Walikota dan Wakil Walikota Denpasar, Pangdam IX Udayana, Deputi Bidang Koordinasi Keterjangkauan dan Keamanan Pangan Kemenko Pangan, Kepala PPLH Bali Nusra, perwakilan BPI Danantara serta instansi terkait lainnya. Kehadiran para pejabat lintas sektor ini menegaskan komitmen kuat dari pemerintah pusat, daerah, hingga TNI dalam mengawal proyek strategis nasional tersebut.

Dalam peninjauan tersebut, KSAD Maruli Simanjuntak menegaskan bahwa TNI Angkatan Darat siap memberikan dukungan penuh, khususnya dalam mempercepat pematangan lahan agar konstruksi fasilitas PSEL dapat berjalan sesuai jadwal. Kolaborasi ini dinilai krusial demi menyelaraskan aspek keamanan nasional dengan ketahanan ekologi daerah.

Sementara itu, Gubernur Wayan Koster menyampaikan apresiasi yang tinggi atas sinergi yang solid dari semua pihak. Penataan lahan milik PT. Pelindo di Pesanggaran ini dinilai sangat strategis karena lokasinya yang berada di pusat produksi sampah terbesar di Bali, yaitu wilayah Sarbagita.

Melalui pelaksanaan kick off ini, pematangan lahan akan segera diakselerasi dengan teknologi ramah lingkungan. Jika proyek ini berjalan mulus, Bali akan menjadi pelopor dalam integrasi tata kelola sampah modern dan konversi energi terbarukan di Indonesia. (*)










Want your public figure to be the top-listed Public Figure in Tabanan?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Address

Tabanan