Punggawa Rindu
Kamu adalah sakit yang tak pernah aku benci dan luka yang ingin aku peluk berkali-kali..!!!
01/05/2026
"Ayat-Ayat Penyesalan"
Pada subuh yang sejuk
sebelum mentari mencumbui pagi
aku terjaga oleh aroma tubuhmu
ia tiba sebelum hangat seduhan kopi meraba bibir-bibir lambung.
Bercerita tentang hangat peluk mu yang mengalahkan gigil sesembahan dinihari pada semenanjung kalbu.
Kau pernah bernaung dengan anggun melampaui unggun yang menemani kebekuan. dan lebih elok dari embun yang menari di penghujung dedaunan tua.
Namun masa mu berbatas
kau memoksa kala siang bertahta
seperti hangat kopi yang hilang diuji waktu saat bibir lalai menyesap dengan segera..!!
Maaf...aku terlambat menyimpul arah pada kau yang terlanjur berlumut luka dipadang penantian. duri-duri tajam menghujam telapak tabah, dan pilu terus merobek lembar-lembar sabar yang sempat tersanjung..!!
Kau adalah ayat-ayat penyesalan yang ku eja dalam sunyi
kau bagai rasa bersalah yang terus-menerus ku ingat dan aku renungi dalam keheningan yang menyesakkan..
Seruput doa merayu sang fana
dan subuh tenggelam dalam peraduan waktu, kebahagiaan datang bak cahaya yang menerobos jendela, membangunkan jiwa-jiwa beku dengan kehangatan dan kejelasan setelah malam panjang yang dingin..!!!
Y-Terbuang
27/04/2026
-Penjelajah Yang Rapuh-
Tentang aku yang mungkin sudah terhapus
biarkan pergi bersama kisah yang pupus, dan tak lagi berurat.
aku adalah bab yang telah usai ditulis
di buku lama, yang sudutnya mulai tipis.
tampa ragu,,,
kau menjarah seluruh bahagiaku
dan tak menyisahkan sedikit pun rindu
untuk ku timang di pangkuan sepi
pada jelajah yang rapuh
aku masih melihat punggungmu
yang jelma di antara semak nan genangan
menyesatkan aku pada keheningan
Hahaha,,,,,aku dan rembulan
sama-sama memeluk sepi
setelah segenap harapan mati tersungkur pada kaki malam yang pongah..!!!
kini aku benar-benar sendiri
menangis berjelaga pada sudut malam istirahatkan lelah bersandar pada kekosongan,,,sembari memeluk sisa-sisa romansa yang sesungguhnya sudah lama patah..!!!
Senin 27 April 2026
Y-Terbuang
16/03/2026
"Pulang Memeluk Hampa"
Perihal rasa ku kepada mu
tak ubahnya nasib ilalang tua
yang menguning dalam ratap
menanti siraman tempias hujan
Namun yang datang hanya kecup embun
yang di buru terik
memilih pulang sebelum siang
hingga aku sekarat dan mati
bahkan sebelum musim tiba.
Dan aku menantimu sepenuh rindu
layaknya senja di bungkus malam
hadirmu terlalu singkat bagai kilat
menyuguhkan kemewahan jingga
lalu hilang ke balik kelam.
Mungkin hanya aku yang terlalu candu
seperti mengharap unggun
yang hampir padam
datang mengentas kuyup
Namun deras hujan
yang kau datangkan
membuat aku kepayahan
melawan gigil dan pulang memeluk hampa...!!!
17 Maret 2026
Y-Terbuang
26/12/2025
"Desember Menitah Tirani"
Sungguh pagi yang begitu gaduh
Awan kelabu menggulung buana utuh
Pecah retakan antara tangis yang luruh
Gelegar menyeruduk di sekujur ufuk
Langit pagiku melawan fitrah
Tak ada lagi mentari membawa kemuning yang cerah
Nirwana berwajah gundah
Angin dan hujan berlomba menanak gelisah
Puting-puting embun tak sempat di belai mentari
Desember menitahkan tirani yang di pasung di bilik rotasi
Segala yang dilintasi musim menjejak
Angin terjal geram berdecak
Jiwa-jiwa pengecut berdesak oleh hujan yang tak sekedar membawa detak tetapi menancap retak..!!!
Y-Terbuang
Click here to claim your Sponsored Listing.