NansQaE Computer

NansQaE Computer

Share

NansQaE Computer melayani servis komputer atau laptop, networking, cetak foto, editing video, printing(cetak dokumen)

🥰 18/01/2024

🥰

23/12/2023

😍☺ 23/12/2023

😍☺

Found a tunnel 23/12/2023

Found a tunnel

Pernah dengar cerita Tokugawa iatsu kawan???
Dimana dulunya ada rurounin yang melakukan perjalanan pertaubatan. Aslinya ia battosai namun pada dasarnya ia merindukan era evolusi yang mana tujuannya adalah kedamaian. 

Siapakah ia. Ia adalah tokoh legendaris ternama dijepang pada jaman Tokugawa iatsu.

Kawa Kami Ghensai (Khensin Himura).
25 Desember 1834 – 13 Januari 1872) 
adalah seorang samurai Jepang dari akhir periode edo. Terampil sebagai ahli pedang, dia adalah salah satu dari hitokiri (empat pembunuh berantai) dari Periode Bakumatsu dijepang kala itu. 

Jadi sebenarnya apa yang ingin ku sampaikan bukan soal dia melainkan ini soal perhatian kita terhadap warga Palestina.

To the poinnya begini.

Untuk apa memiliki gelar atas pangkat dan jabatan. 

Jika diri kita tidak berlandaskan Jiwa yang mulia. Maka yang perlu kita pertanyakan adalah untuk apa menjadi suci kalau sesuatu itu diraih tanpa kehendak mengubah sesuatu ke hal-hal yang berguna lagi bijak Dimata rakyat. 

Untuk menjadi cerdas, manusia terkadang harus tau betul mengapa ia tidak dituntut untuk menjadi orang baik sebelum dinyatakan orang baik.

Sebab menjadi orang baik artinya ia siap dicaci, dimaki, bahkan difitnah sekalipun. 

Seorang cerdas ia yang tidak memerlukan dan mengutamakan kebaikan untuk menjadi seorang penegak keadilan. Itu lah sebaik-baik sikap pemimpin yang handal dalam menuntun diri. 

Ia terkoneksi pada alam bawah sadarnya yang mengatakan bahwa. 

"aku bukan siapa-siapa selain makhluk yang lemah lagi takut akan perbuatan dosa dan yang paling tidak pantas disanjung lagi dipuji sebab aku bukan orang lain melainkan aku dengan jalan ku sendiri". 

So.. 

Menjadi baik atau tidak.

Itu pilihan mu namun kalau aku pribadi menjadi pedang sakabato itu tidaklah masalah. Selama yang namanya alat peperang digunakan untuk membela kebenaran.

Sebab orang terpelajar yang ia handalkan bukan  soal kepitaran Namaun melainkan ia mampu mengontrol jiwanya karena kecerdasan dalam menentukan mana salah mana benar. Mana kenadilan mana pembiaran. 23/12/2023

Pernah dengar cerita Tokugawa iatsu kawan??? Dimana dulunya ada rurounin yang melakukan perjalanan pertaubatan. Aslinya ia battosai namun pada dasarnya ia merindukan era evolusi yang mana tujuannya adalah kedamaian. Siapakah ia. Ia adalah tokoh legendaris ternama dijepang pada jaman Tokugawa iatsu. Kawa Kami Ghensai (Khensin Himura). 25 Desember 1834 – 13 Januari 1872)  adalah seorang samurai Jepang dari akhir periode edo. Terampil sebagai ahli pedang, dia adalah salah satu dari hitokiri (empat pembunuh berantai) dari Periode Bakumatsu dijepang kala itu. Jadi sebenarnya apa yang ingin ku sampaikan bukan soal dia melainkan ini soal perhatian kita terhadap warga Palestina. To the poinnya begini. Untuk apa memiliki gelar atas pangkat dan jabatan. Jika diri kita tidak berlandaskan Jiwa yang mulia. Maka yang perlu kita pertanyakan adalah untuk apa menjadi suci kalau sesuatu itu diraih tanpa kehendak mengubah sesuatu ke hal-hal yang berguna lagi bijak Dimata rakyat. Untuk menjadi cerdas, manusia terkadang harus tau betul mengapa ia tidak dituntut untuk menjadi orang baik sebelum dinyatakan orang baik. Sebab menjadi orang baik artinya ia siap dicaci, dimaki, bahkan difitnah sekalipun. Seorang cerdas ia yang tidak memerlukan dan mengutamakan kebaikan untuk menjadi seorang penegak keadilan. Itu lah sebaik-baik sikap pemimpin yang handal dalam menuntun diri. Ia terkoneksi pada alam bawah sadarnya yang mengatakan bahwa. "aku bukan siapa-siapa selain makhluk yang lemah lagi takut akan perbuatan dosa dan yang paling tidak pantas disanjung lagi dipuji sebab aku bukan orang lain melainkan aku dengan jalan ku sendiri". So.. Menjadi baik atau tidak. Itu pilihan mu namun kalau aku pribadi menjadi pedang sakabato itu tidaklah masalah. Selama yang namanya alat peperang digunakan untuk membela kebenaran. Sebab orang terpelajar yang ia handalkan bukan soal kepitaran Namaun melainkan ia mampu mengontrol jiwanya karena kecerdasan dalam menentukan mana salah mana benar. Mana kenadilan mana pembiaran.

Want your business to be the top-listed Photography Service in Lombok?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Telephone

Website

Address

Lombok