Dalam Dimensi
Mengenal diri menggali potensi diri
Titik kesadaran yang memicu ke ajaiban
Semua ada ilmunya
Kesadaran berbagi
07/09/2026
SEPUTAR DUNIA QUANTUN
__________________________
Anda ngawur banget mas !!! Mungkin saja ada di antara anda yang bilang begitu setelah membaca judul di atas. Tapi wajar juga, karena secara umum bisa dikatakan hidup ini sangat identik dengan waktu. Nah, kali ini saya mengajak anda untuk lebih liar dalam merenung. Judul di atas adalah, Waktu ; Antara Ada dan Tiada. Tidak lazim? Ya. Bagi saya, waktu itu ada, sekaligus tiada. Nyata sekaligus tidak nyata. Mungkin terkesan pembahasan soal ini gak penting. Tapi luangkan waktu untuk merenungkannya. Karena pembahasan soal waktu akan banyak bersinggungan dengan hakikat kehidupan, bahkan rahasia alam semesta. Jika tidak benar-benar ada rahasia di baliknya, tidak mungkin TUHAN bersumpah atas nama waktu, DEMI MASA !! Oke kita gak akan banyak cing cong. Yuk kita mulai pembahasannya.
Bagaimana kita mengukur waktu? Banyak cara. Bisa dengan melihat jam atau melihat kalender. Kalau tidak dengan dua hal itu ya kita bisa melihat tanda-tanda alam misalnya posisi bulan, bintang dan matahari. Nah selanjutnya, ketika kita berbicara soal waktu pasti akan menyangkut tiga hal yaitu sesuatu yang kita sebut sebagai MASA DEPAN (FUTURE), MASA LALU (PAST) dan SAAT INI (NOW / PRESENT). Darimana kita tahu ketiga hal itu? Ya dari alat-alat tadi atau tanda-tanda alam tadi. Jawaban anda begitu thoo? Nah sekarang kita agak liar sedikit keluar dari “kotak”. Bagaimana pendapat anda jika saya katakan bahwa kita tahu masa lalu, masa depan dan sekarang itu sebenarnya bukan karena alat-alat atau tanda-tanda alam tadi. Saya punya sebuah ide liar bahwa PENYEBAB kita bisa membedakan ini masa depan, ini masa lalu dan ini sekarang adalah INGATAN (MEMORI). Whatt ??!!! Ya, karena ingatan lah kita mengenal masa lalu, masa depan dan sekarang. Masih belum mudeng? Oke kita perdalam.
Gini lho. Bukankah kita itu menyebut masa lalu, masa depan dan saat ini karena ADA PERBANDINGAN? Apa yang jadi perbandingan? INGATAN / MEMORI. Segala sesuatu yang berada dalam memori kita itu kita sebut MASA LALU alias PERNAH DIALAMI. Jadi dengan demikian, MASA DEPAN adalah segala sesuatu yang BELUM ada dalam MEMORI kita. Di antara konsep masa lalu dan masa depan itulah kita menyebutnya SEKARANG. Nah mari kita berandai-andai. Seandainya manusia TIDAK PUNYA KEMAMPUAN MENYIMPAN MEMORI apakah ada yang namanya masa lalu? Tidak ada bukan? Dan karena tidak ada yang di simpan di memori maka tidak ada juga masa depan. Iya tho? Karena TIDAK ADA PERBANDINGAN. Konsekuensi lainnya, jika TIDAK ADA MEMORI maka yang ada hanyalah SEKARANG !!!
Masih susah diterima ya? Gini loh saya jadikan di sini anda saja contohnya. Anda mungkin menyebut diri anda sekarang lebih gemuk, lebih tua, lebih tinggi kan karena anda MEMILIKI MEMORI tentang KEADAAN ANDA SEBELUMNYA? Lha kalo anda gak mengingat apapun gimana coba? Okeee misal anda mendokumentasikan dalam bentuk foto atau diburn pada media dvd. Lah kalo anda gak punya ingatan ya tetap saja anda bingung. Ini sih siapa ya yang ada di foto? Kok bisa ada dvd ini ya? Siapa yang mendokumentasikannya ya? Bahkan anda juga tidak tau SIAPA NAMA anda. Ketika anda tidak memiliki kemampuan mengingat segala sesuatu yang anda pelajari selalu HILANG TIDAK BERBEKAS. Sehingga kembali lagi ke penjelasan di atas. WAKTU ADALAH SOAL PERBANDINGAN !!
So, sejatinya SEMUANYA TERJADI SEKARANG. YANG NYATA ADALAH SEKARANG. Masa lalu sudah berlalu, masa depan masih imajinasi, HIDUP itu SEJATINYA YA SEKARANG ini. DI SANA, ketika anda hampiri ya menjadi DI SINI. Yang anda sebut BESOK ya akan jadi SEKARANG. Dan yang anda sebut sekarang tidak akan pernah jadi masa lalu kalo anda gak punya ingatan. Sehingga tidak tepat sebenarnya ketika kita mengatakan bahwa waktu itu bergerak. Waktu tidak bergerak ! Karena secara fisika, segala sesuatu yang bergerak pasti memiliki kecepatan. Nah, apa ada satuan kecepatan untuk pergerakan waktu? TIDAK ADA. Yang ada, justru waktu selalu menjadi konsep yang mendefinisikan kecepatan pergerakan suatu benda dalam dimensi ruang (x, y, z). Itulah sebabnya waktu disebut diimensi ke empat (t). Ruang mendefinisikan dimana posisi sesuatu hal, dan waktu digunakan untuk mendefinisikan berapa lama (t) sesuatu itu dalam dimensi ruang (x, y, z).
.Sekarang mungkin anda bisa memahami, mengapa saya di awal berpendapat bahwa WAKTU itu ANTARA ADA DAN TIADA. Lalu apa manfaatnya untuk kehidupan? Lah kalo kita menyadari ini, kita bisa membebaskan diri dari luka-luka masa lalu dan kecemasan akan masa depan. KARENA HIDUP ITU adalah SAAT INI. Saat anda tidur lelap anda “terlepas dari waktu”. Anda tidak tahu jam berapa. Itulah sebabnya anda damai dalam tidur lelap anda. Hening. Lepas dari semua masalah. Nah mari kita aplikasikan itu dalam kehidupan sehari.hari. O iya ada satu lagi yang mau saya sampaikan. “Yang tidak bisa basah ya air, karena ia membasahi. Yang tidak bisa dibakar ya api, karena ialah yang membakar. So, apa yang TIDAK BISA LEKANG OLEH WAKTU? Ya, WAKTU itu sendiri. Sekian. Selamat mumet. Sampai jumpa di catatan selanjutnya.
TAMAT
Oleh: Arif Rahutomo.
Kesadaran yang tepat dalam membelanjakan uang
06/09/2026
SEPUTAR DUNIA QUANTUN
__________________________
Bagi anda yang pernah menyimak catatan lawas saya berjudul kebatinan modern tentu masih ingat bahwa saya dulu pernah menekuni dunia mistik dan ilmu gaib. Di catatan lawas berseri bagian 1 sampai dengan bagian 10 tersebut saya share beberapa pengalaman-pengalaman aneh yang dulu saya kira itu semua gak bisa dijelaskan secara sains. Setelah mengenal dunia fisika quantum ternyata saya menemukan penjelasannya. Termasuk penjelasan tentang fenomena dulu beberapa teman pernah melihat saya di beberapa lokasi secara bersamaan padahal saya tidak ke lokasi tersebut. Nah loh ?! Yang bagian ini saya belum tuliskan di catatan lawas tersebut karena pada bagian 10 catatan tersebut saya hentikan. Padahal tadinya mau saya tulis sampai 20 bagian. Ya, terpaksa saya lakukan karena inbox yang masuk aneh-aneh dan saya merasa dilabeli dukun … Waduh !! Yo wis mendingan catatannya saya stop.
Apa sih maksud dari judul multiple self itu? Sederhananya adalah sebuah fenomena menggandakan diri kita menjadi banyak. Saya yakin ada di antara anda yang pernah mendapatkan cerita bahwa kakek dan nenek moyang kita dulu bisa demikian. Orang tersebut ada di pulau jawa tapi juga kelihatan sedang ibadah haji di mekkah. Kok bisa? Sakti khan? He he he. Nah kabar baiknya sebenarnya setiap orang bisa melakukan itu bahkan secara alamiah. Bagi anda yang pernah ikut kelas privat vibrasi bersama saya atau pernah ikut workshop quantum x formation bersama mas ifan winarno tentu tidak aneh dengan hal ini karena perilaku partikel di dunia quantum juga demikian. Sebuah elektron bisa berada di sini dan dimana-mana sekaligus pada saat yang sama. Nah jika diri kita juga tersusun dari partikel maka sangat masuk akal kita juga bisa melakukan hal itu khan?
Jadi pertanyaannya, apakah mungkin kita menggandakan diri kita? Ya jawabannya adalah mungkin. Prinsip dasarnya adalah bahwa segala sesuatu di alam semesta ini awalnya hanya samudera kemungkinan yang tiada batas yang “memadat” menjadi sebuah atau sesuatu saat kita mengamatinya. Pengamatan lah yang menjadikan sesuatu itu ada. Dalam fisika quantum hal ini disebut sebagai “the observer effect”. Paduan sempurna antara niat (intention) dan pengamatan (attention) inilah yang membentuk realitas. Dalam hal multiple self juga demikian. Ini berarti setiap orang bisa melakukannya termasuk anda. Lalu pengamatan yang bagaimana dan niat yang bagaimana? Ini yang sulit dibagikan lewat tulisan atau lewat telephone. Ini sebaiknya dibagikan secara langsung (live).
Berdasarkan eksperimen pribadi dan banyak rekan, ternyata copy-an diri kita tersebut dalam keadaan tertentu bisa dilihat oleh orang lain secara fisik meskipun kita tidak memberitahukan soal ini kepada orang lain. Artinya, ini benar-benar sesuatu, bukan proyeksi keyakinan orang lain karena dampak kita cerita ke orang lain tersebut. Menarik bukan? Poool. Hingga saat ini meskipun tau penjelasannya saya masih terkagum-kagum. Bukan terkagum-kagum dengan multiple self nya. Saya kagum dengan DIA yang MAHA KUASA yang menciptakan diri manusia dengan sangat sempurna sehingga bisa melakukan hal-hal seperti ini. O ya, sampe sini masih skeptis kah anda? He he
Eksperimen terakhir yang dieksplorasi saya dan teman saya dalam sebuah kasus dimana saya juga menjadi teman diskusi dalam penyelesaian kasus tersebut, metode ini juga digunakan. Teman saya ini sedang kena kasus penipuan dan bingung mencari siapa pelaku penipuan tersebut. Nah karena “kepepet” teknik multiple self ini digunakan. Sahabat saya membuat copy an dirinya dan ditugaskan untuk mencari siapa pelaku penipuan tersebut. Dan boleh percaya boleh tidak, akhirnya pelakunya ketemu. Ha ha ha. Keren. Asli keren, karena pelaku penipuan ini di dunia maya. Ini salah satu kasus dari beberapa kasus yang sudah dieksplore. Apakah semudah itu tekniknya? Gimana ya? Kalo udah dikasih tau caranya secara live ya mudah. Lewat tulisan begini ya susah.
Nah, apakah metode ini pasti bekerja? Dalam analisa saya, metode ini efektif saat kita tidak banyak mempertanyakan. Saat banyak berlogika metode ini tidak bekerja. Satu lagi yang saya amati, rumusnya selalu itu lagi itu lagi. Apa itu? Ya setelah kita meng-copy diri kita dan dia diberi tugas tertentu, kita tidak boleh melekat dengan apapun hasilnya. Saat kita lepas tidak melekat, metode ini bekerja dengan sangat efektif. Yakin, tidak banyak berlogika dan lepaskan. Ketiga hal ini yang melatari intention dan attention yang saya sebut di paragraph sebelumnya.
Wah, ini jin ya? Walaaah. Kalo anda sudah bawa-bawa jin saya gak ikut-ikut. Ini adalah diri kita sendiri, multiple self ! Gini lhooo, bukankah di dalam diri kita seperti ada banyak diri yang satu sama lain saling berdialog? Misalnya, saat pagi kita di atas kasur seperti ada dialog khan? Yang satu bilang segera bangun, yang satu bilang ayo tidur lagi. Nah fenomena itu bisa jadi contoh sederhana. Hanya saja dalam metode multiple self ini diri kita “dipisahkan di luar diri kita” menjadi sesuatu yang “mandiri sekaligus dalam kontrol kita”. Multiple self ini bisa kita panggil dan bisa kita hilangkan alias diintegrasikan lagi ke dalam diri kita. Lalu seberapa banyak kita bisa membuat ini? Saya belum tau, yang jelas bisa banyak sekali tapi ini not recommended. Karena saat semua copy-an kita itu melakukan tugasnya kadang kita seperti “lola” atau “hang” atau “lemot”. So, buat saja dengan jumlah seperlunya, jangan serakah he he.
Apakah benar-benar copy-an diri kita ini nampak secara fisik? Saat dibuat ia hanya ada dalam imajinasi kita, namun dalam keadaan tertentu bisa nampak. Saat gelombang otak alpha atau theta saya kira orang bisa melihatnya. Beberapa hari terakhir memang saya merenung bahwa sangat mungkin multiple self ini bisa nyata secara fisik bukan hanya bisa dilihat dalam keadaan tertentu. Itu loh, seperti kagebunshin no jutsu (jurus seribu bayangan) milik Naruto dimana Naruto bisa menggandakan dirinya menjadi ribuan dan nyata bahkan bisa bertarung. Dan di level tertentu dengan jurus tersebut Naruto bisa memutuskan mana yang bisa menjadi aslinya dia. Tapi asli, saya belum nemu caranya supaya bisa begitu ha ha ha. Ini ngayal kok ha ha ha.
Oh ya satu lagi. Guru saya berpesan, meskipun metode multiple self ini keren, kita perlu eling lan waspodho dalam menggunakannya. Jika kita menggunakannya untuk hal-hal yang tidak baik atau menggunakan ini untuk mendzalimi orang lain akan ada konsekuensinya. Karena hukum alam bekerja atas dasar keseimbangan dan keadilan dalam kehidupan. Jadi gunakan metode ini secara bijaksana. Atas dasar pertimbangan itulah tentang bagaimana cara untuk melakukannya tidak dibahas di sini, selain soal kesulitan menjelaskannya. Ya, khawatir metode ini digunakan sembarangan. Jika anda ingin lebih memahami bagaimana multiple self ini, silahkan menonton lagi film lawas THE MATRIX yang dibintangi Keanu Reeves. Tontonlah film trilogi itu dengan urutan seri 1, 3 lalu 2. Atau kalo mau yang lebih sederhana, nonton serial Naruto wakakakkk !!! Sekian. Sampai jumpa di catatan selanjutnya.
Oleh: Arif Rahutomo
Membuat uang mengorbit kepada Anda
Cara melatih supaya ego kita tidak selalu merasa di atas, dan supaya tidak terburu-buru
Duduk dengan rasa untuk menerima dan melepas luka batin
Realitamu adalah pantulan dari batinmu
Click here to claim your Sponsored Listing.
Category
Contact the place of worship
Website
Address
Central Java